Berita Terkini
Trending Tags

Tiga Sekolah di Lembeyan Belum Pernah Menerima MBG, Wali Murid Pertanyakan Pemerataan Program

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
  • visibility 233
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
SDN Tapen 2, salah satu sekolah yang belum menerima MBG, (27/1/2026) Foto : Kusnanto

Sinergia | Magetan — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah bergulir hampir satu tahun di Kabupaten Magetan ternyata belum dirasakan oleh sejumlah sekolah di Kecamatan Lembeyan. Setidaknya TK Tapen, SDN 1 Tapen, dan SDN 2 Tapen masih belum pernah menerima distribusi MBG hingga akhir Januari 2026.

Temuan tersebut terungkap berdasarkan pantauan lapangan dan keluhan para wali murid yang mempertanyakan pemerataan layanan program. Salah satu wali murid yang enggan disebut namanya mengungkapkan kekecewaannya.

“Sudah hampir satu tahun anak kami belum sekali pun mendapat MBG. Dari Desember 2025 sudah ada pendataan alergi makanan, tapi sampai sekarang belum ada pembagian. Anak-anak sering bertanya rasanya MBG itu seperti apa dan kapan bisa menikmati,” ujarnya, Selasa (27/1/2026).

Ia menambahkan, sekolah di desa lain yang letaknya berdekatan telah menerima program tersebut hampir secara menyeluruh.

Seorang guru di SDN Tapen juga membenarkan kondisi itu. “Benar, sejak awal MBG dimulai, sekolah kami belum pernah menerima MBG,” singkatnya.

Data yang dihimpun menunjukkan bahwa SPPG Lembeyan Kulon sebagai satuan pelayanan terdekat dari ketiga sekolah tersebut, telah melayani 36 sekolah dari jenjang TK hingga SMA/SMK. Jumlah sasarannya mencapai 3.349 murid dan 380 tenaga pendidik.

Cakupan itu berkurang sejak beroperasinya SPPG Pupus pada Senin (26/1) kemarin, sehingga pembagian wilayah layanan mengalami penyesuaian. Namun kondisi tersebut belum menjelaskan secara pasti mengapa sekolah-sekolah di Tapen masih belum tersentuh program.

Ketua Satgas MBG Kabupaten Magetan sekaligus Sekretaris Daerah, Welly Kristanto, menjelaskan bahwa belum meratanya layanan dipengaruhi jumlah SPPG yang belum sepenuhnya beroperasi.

Menurutnya, Magetan direncanakan memiliki 50 SPPG, namun baru 42 yang beroperasi. “Masih ada delapan yang belum operasional karena menunggu proses penyerahan anggaran dari BGN,” ujarnya.

Image Not Found
Sekda Magetan Welly Kristanto saat dikonfirmasi terkait pemerataan MBG di Magetan, (27/1/2026), Foto : Kusnanto

Welly menyebut total penerima manfaat MBG di Magetan saat ini mencapai sekitar 187 ribu orang, namun distribusi ke sekolah-sekolah tertentu memang menunggu kesiapan SPPG terkait.

Saat ditanya mengenai kasus sekolah-sekolah di Tapen yang belum menerima MBG, Welly menegaskan bahwa pemerataan akan dilakukan setelah seluruh SPPG beroperasi penuh.

“Kita dari Pemda mendorong agar sekolah yang belum mendapat dapat segera menerima. Namun kewenangan penyaluran berada di Badan Gizi Nasional,” jelasnya.

Terkait wacana pelimpahan layanan ke SPPG terdekat, Welly menjelaskan bahwa hal itu tidak bisa dilakukan sembarangan.

“Setiap SPPG sudah memiliki batasan jumlah penerima manfaat yang wajib dilayani. Angka tersebut sudah ditentukan oleh BGN, jadi tidak bisa dilimpahkan begitu saja,” tegasnya.

Koordinasi teknis lebih lanjut menurutnya berada di tangan koordinator wilayah dari unsur BGN. (Nan/Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dampak KA Bangunkarta Anjlok, Sejumlah Perjalanan KA di Daop 7 Madiun Dialihkan dan Dibatalkan

    Dampak KA Bangunkarta Anjlok, Sejumlah Perjalanan KA di Daop 7 Madiun Dialihkan dan Dibatalkan

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Anjloknya Kereta Api Bangunkarta di wilayah Emplasemen Bumiayu, Jawa Tengah, berdampak luas terhadap operasional perjalanan kereta api di wilayah KAI Daerah Operasi 7 Madiun. Sejumlah perjalanan kereta mengalami keterlambatan, pengalihan rute, hingga pembatalan. Peristiwa anjloknya tiga rangkaian kereta KA Bangunkarta terjadi pada Senin (6/4/2026) sekitar pukul 14.15 WIB di jalur […]

    Bagikan
  • 741 Personel Disiagakan, Polres Madiun Kota Siap Laksanakan Ops Ketupat Semeru 2026 

    741 Personel Disiagakan, Polres Madiun Kota Siap Laksanakan Ops Ketupat Semeru 2026 

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Sebanyak 741 personel gabungan disiapkan untuk mengamankan arus mudik dan perayaan Hari Raya Idulfitri di wilayah Kota Madiun. Kesiapan tersebut ditandai dengan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2026 yang digelar di halaman Mako Polres Madiun Kota, Kamis (12/3/2026) sore. Apel tersebut melibatkan unsur TNI, Polri, serta berbagai instansi terkait […]

    Bagikan
  • Gelar Upacara Hari Pahlawan, Wabup Madiun Ajak Teladani Semangat Kepahlawanan Lewat Aksi Nyata

    Gelar Upacara Hari Pahlawan, Wabup Madiun Ajak Teladani Semangat Kepahlawanan Lewat Aksi Nyata

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun menggelar upacara peringatan Hari Pahlawan Nasional di halaman Pendopo Ronggo Djumeno, Caruban, Senin (10/11/2025).  Sambutan Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf, dibacakan oleh Wakil Bupati Madiun, Purnomo Hadi. Dalam amanatnya, Mensos mengajak seluruh elemen bangsa meneladani semangat dan pengorbanan para pahlawan dengan terus berbuat kebaikan dan menumbuhkan kepedulian […]

    Bagikan
  • Ceria Tanpa Gawai, Ratusan Anak Ponorogo Ikut Lomba Permainan Tradisional

    Ceria Tanpa Gawai, Ratusan Anak Ponorogo Ikut Lomba Permainan Tradisional

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Di tengah maraknya anak-anak yang lebih akrab dengan gawai (red: perangkat elektronik seperti ponsel pintar, tablet, atau komputer), ratusan siswa sekolah dasar di Ponorogo justru punya cara berbeda untuk bersenang-senang. Mereka diajak bernostalgia lewat permainan tradisional yang dulu sempat akrab di masa kecil banyak orang. Kegiatan bertajuk Loka Permainan Tradisional ini […]

    Bagikan
  • Ini Cerita Wisatawan Pada Momen Longsor yang Menyeretnya ke Telaga Sarangan

    Ini Cerita Wisatawan Pada Momen Longsor yang Menyeretnya ke Telaga Sarangan

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Insiden longsor yang terjadi di jalur lingkar selatan Telaga Sarangan, Kabupaten Magetan, Sabtu (17/1/2026) sore, menyisakan cerita menegangkan bagi tiga wisatawan yang tercebur ke dalam telaga. Salah satunya, Sahrul Ramadan, wisatawan asal Surabaya, mengungkapkan bagaimana dirinya tiba-tiba terseret ke air saat tanah di bawahnya ambles. Sahrul menuturkan bahwa sebelum tanah bergerak, […]

    Bagikan
  • Pimpin Apel Perdana, Nanik-Suyatni Tidak Ada Program 100 Hari Kerja, Prioritaskan Program Kerja Nasional

    Pimpin Apel Perdana, Nanik-Suyatni Tidak Ada Program 100 Hari Kerja, Prioritaskan Program Kerja Nasional

    • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Setelah resmi dilantik pada 23 Mei 2025, Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti dan Wakil Bupati Suyatni Priasmoro memimpin apel perdana bersama ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Magetan. Kegiatan ini berlangsung pada Senin (26/05/2025) di Alun-Alun Magetan, Jawa Timur. Bupati Nanik menyampaikan ajakan kepada seluruh ASN dan elemen […]

    Bagikan
expand_less