Rabu, 28 Okt 2026
Trending Tags

Serangan Hama Potong Leher, Petani Magetan Panen Dini dan Merugi

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
  • visibility 180
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Petani menunjukan padi yang terkena hama potong leher, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Kab. Magetan – Serangan penyakit padi “potong leher” menghantam lahan pertanian di Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan. Akibatnya, para petani terpaksa melakukan panen dini dengan hasil yang sangat minim. Dari puluhan karung gabah yang biasa mereka panen, kini hanya tersisa satu hingga dua karung per petak lahan.

Petani mengaku rugi besar akibat serangan jamur Magnaporthe oryzae yang merontokkan bulir padi sebelum masa panen tiba. “Kalau ditunggu tua, malah lapuk dan jatuh. Panen sekarang pun hasilnya jauh dari harapan,” ujar Misdi (70), petani asal Desa Pragak, Selasa (03/06/2025).

Penyakit yang disebabkan jamur ini menyerang bagian pangkal bulir padi, membuat tanaman mengering sebelum waktunya. Kondisi tersebut memaksa petani seperti Sukadi, Yadi, dan Saman memanen lebih awal demi menyelamatkan sedikit hasil yang masih bisa dikumpulkan.

“Awalnya kami kira hama biasa seperti wereng, jadi disemprot insektisida. Ternyata ini jamur, harusnya pakai fungisida. Tapi sudah telanjur, tak tertolong lagi,” keluh Sukadi.

Cuaca ekstrem yang ditandai dengan hujan berturut-turut selama hampir dua pekan diduga memicu serangan penyakit. Kelembapan tinggi mempercepat pertumbuhan jamur, serta memperparah kondisi tanaman.

Tak hanya di Desa Pragak, serangan ini juga dilaporkan menyebar ke sejumlah kecamatan lain seperti Lembeyan, Kawedanan, dan Takeran. Banyak petani merasa tidak mendapat arahan atau pendampingan dalam mengantisipasi penyakit ini.

Image Not Found
Petani di Magetan merugi karena tanaman padi terkena serangan hama, Foto : Kusnanto – Sinergia

“Benih kami pakai varietas unggul, beli dari toko resmi. Tapi ternyata tak tahan penyakit. Kami butuh pengetahuan dan pendampingan, bukan hanya disuruh menyemprot tanpa tahu harus pakai apa,” kata Kadimun, petani lain dari Dusun Sepandan.

Kerugian ekonomi membayangi para petani. Dari hasil panen yang minim, mereka bahkan tidak bisa menutup biaya produksi, apalagi melunasi utang modal.

Ironisnya, sebagian besar petani tidak ikut program asuransi pertanian. Mereka mengaku tak paham prosedurnya dan tak mengira risiko gagal panen sebesar ini akan terjadi.

“Modal semua pinjaman. Kalau seperti ini, musim tanam berikutnya saja kami bingung cari biaya,” ungkap Saman.

Petani mendesak pemerintah tidak sekadar menyalahkan cuaca atau memberikan imbauan. Mereka meminta bantuan nyata, mulai dari edukasi penanganan penyakit tanaman, distribusi fungisida, hingga kemungkinan pemberian kompensasi atau bantuan sosial.

“Kalau dibiarkan terus seperti ini, bisa berdampak pada ketahanan pangan. Jangan tunggu semua gagal baru sibuk turun ke lapangan,” tegas Yadi.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dua Rumah Rusak Diterjang Longsor di Wagir Kidul, Satu Pengendara Luka Ringan

    Dua Rumah Rusak Diterjang Longsor di Wagir Kidul, Satu Pengendara Luka Ringan

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Pulung sejak Rabu (19/11/2025) siang memicu terjadinya longsor di Desa Wagir Kidul sekitar pukul 15.45 WIB. Tebing setinggi sekitar sepuluh meter dengan panjang kurang lebih dua puluh meter ambrol dan menimpa permukiman warga. Peristiwa tersebut menyebabkan rumah milik Marjuki rata dengan tanah, sedangkan rumah Jemirin […]

    Bagikan
  • Puting Beliung dan Banjir Terjang Desa Semen Ngawi, Puluhan Rumah Rusak

    Puting Beliung dan Banjir Terjang Desa Semen Ngawi, Puluhan Rumah Rusak

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 276
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Hujan deras disertai angin puting beliung melanda Desa Semen, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Rabu (22/4/2026) siang. Peristiwa tersebut menyebabkan puluhan rumah warga mengalami kerusakan, terutama pada bagian atap, serta memicu banjir yang sempat memutus akses jalan desa. Berdasarkan rekaman video warga, kondisi pascakejadian menunjukkan sejumlah bangunan rusak akibat terjangan […]

    Bagikan
  • Presiden Prabowo Beli Sapi Kurban Seberat 1,1 Ton dari Peternak Ngawi

    Presiden Prabowo Beli Sapi Kurban Seberat 1,1 Ton dari Peternak Ngawi

    • calendar_month Kamis, 22 Mei 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, membeli seekor sapi kurban jumbo seberat 1,11 ton dari seorang peternak asal Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, untuk disembelih pada Hari Raya Iduladha mendatang. Sapi tersebut dibeli dengan harga lebih dari Rp. 90 juta. Sapi jenis Ongole berwarna putih itu merupakan milik Syaiful Irsyad (32), peternak […]

    Bagikan
  • Stabilisasi Harga Kebutuhan Pokok, Polres Magetan Gelar Gerakan Pangan Murah di Desa-Desa,

    Stabilisasi Harga Kebutuhan Pokok, Polres Magetan Gelar Gerakan Pangan Murah di Desa-Desa,

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Upaya menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di Kabupaten Magetan kembali diperkuat oleh Polres Magetan melalui pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM). Program ini digelar dengan menggandeng Perum Bulog dan Badan Pangan Nasional (BPN) sebagai langkah nyata dalam pengendalian inflasi sekaligus memastikan ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat. Berbeda dari kegiatan pasar murah konvensional, […]

    Bagikan
  • PKBM KA-ER Madiun Bebaskan Biaya Pendidikan, Sediakan Layanan Tutor Kunjung

    PKBM KA-ER Madiun Bebaskan Biaya Pendidikan, Sediakan Layanan Tutor Kunjung

    • calendar_month Rabu, 7 Okt 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) KA-ER Krida Rakyat di Kabupaten Madiun menjadikan pendidikan kesetaraan sebagai salah satu upaya utama memutus mata rantai anak putus sekolah. Tak hanya membuka akses pendidikan melalui Paket A, B, dan C, lembaga tersebut juga menggratiskan seluruh biaya pendidikan mulai dari pendaftaran hingga peserta didik lulus dan […]

    Bagikan
  • Jenazah PMI Asal Magetan Tiba di Tanah Air, Keluarga Diselimuti Duka

    Jenazah PMI Asal Magetan Tiba di Tanah Air, Keluarga Diselimuti Duka

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Suasana duka menyelimuti Desa Gonggang, Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan, Senin (27/10/2025) malam. Jenazah Fendi Setiawan (31), Pekerja Migran Indonesia (PMI) akhirnya tiba di rumah duka setelah sempat tertunda karena kendala administrasi pemulangan dari Malaysia. Isak tangis keluarga dan warga pecah ketika peti jenazah tiba sekitar pukul 21.00 WIB. Beberapa kerabat tak […]

    Bagikan
expand_less