Berita Terkini
Trending Tags

Tiga Sekolah di Lembeyan Belum Pernah Menerima MBG, Wali Murid Pertanyakan Pemerataan Program

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
  • visibility 171
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
SDN Tapen 2, salah satu sekolah yang belum menerima MBG, (27/1/2026) Foto : Kusnanto

Sinergia | Magetan — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah bergulir hampir satu tahun di Kabupaten Magetan ternyata belum dirasakan oleh sejumlah sekolah di Kecamatan Lembeyan. Setidaknya TK Tapen, SDN 1 Tapen, dan SDN 2 Tapen masih belum pernah menerima distribusi MBG hingga akhir Januari 2026.

Temuan tersebut terungkap berdasarkan pantauan lapangan dan keluhan para wali murid yang mempertanyakan pemerataan layanan program. Salah satu wali murid yang enggan disebut namanya mengungkapkan kekecewaannya.

“Sudah hampir satu tahun anak kami belum sekali pun mendapat MBG. Dari Desember 2025 sudah ada pendataan alergi makanan, tapi sampai sekarang belum ada pembagian. Anak-anak sering bertanya rasanya MBG itu seperti apa dan kapan bisa menikmati,” ujarnya, Selasa (27/1/2026).

Ia menambahkan, sekolah di desa lain yang letaknya berdekatan telah menerima program tersebut hampir secara menyeluruh.

Seorang guru di SDN Tapen juga membenarkan kondisi itu. “Benar, sejak awal MBG dimulai, sekolah kami belum pernah menerima MBG,” singkatnya.

Data yang dihimpun menunjukkan bahwa SPPG Lembeyan Kulon sebagai satuan pelayanan terdekat dari ketiga sekolah tersebut, telah melayani 36 sekolah dari jenjang TK hingga SMA/SMK. Jumlah sasarannya mencapai 3.349 murid dan 380 tenaga pendidik.

Cakupan itu berkurang sejak beroperasinya SPPG Pupus pada Senin (26/1) kemarin, sehingga pembagian wilayah layanan mengalami penyesuaian. Namun kondisi tersebut belum menjelaskan secara pasti mengapa sekolah-sekolah di Tapen masih belum tersentuh program.

Ketua Satgas MBG Kabupaten Magetan sekaligus Sekretaris Daerah, Welly Kristanto, menjelaskan bahwa belum meratanya layanan dipengaruhi jumlah SPPG yang belum sepenuhnya beroperasi.

Menurutnya, Magetan direncanakan memiliki 50 SPPG, namun baru 42 yang beroperasi. “Masih ada delapan yang belum operasional karena menunggu proses penyerahan anggaran dari BGN,” ujarnya.

Image Not Found
Sekda Magetan Welly Kristanto saat dikonfirmasi terkait pemerataan MBG di Magetan, (27/1/2026), Foto : Kusnanto

Welly menyebut total penerima manfaat MBG di Magetan saat ini mencapai sekitar 187 ribu orang, namun distribusi ke sekolah-sekolah tertentu memang menunggu kesiapan SPPG terkait.

Saat ditanya mengenai kasus sekolah-sekolah di Tapen yang belum menerima MBG, Welly menegaskan bahwa pemerataan akan dilakukan setelah seluruh SPPG beroperasi penuh.

“Kita dari Pemda mendorong agar sekolah yang belum mendapat dapat segera menerima. Namun kewenangan penyaluran berada di Badan Gizi Nasional,” jelasnya.

Terkait wacana pelimpahan layanan ke SPPG terdekat, Welly menjelaskan bahwa hal itu tidak bisa dilakukan sembarangan.

“Setiap SPPG sudah memiliki batasan jumlah penerima manfaat yang wajib dilayani. Angka tersebut sudah ditentukan oleh BGN, jadi tidak bisa dilimpahkan begitu saja,” tegasnya.

Koordinasi teknis lebih lanjut menurutnya berada di tangan koordinator wilayah dari unsur BGN. (Nan/Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Madiun Sediakan Layanan Penitipan Kendaraan Gratis untuk Pemudik Lebaran 2025

    Polres Madiun Sediakan Layanan Penitipan Kendaraan Gratis untuk Pemudik Lebaran 2025

    • calendar_month Kamis, 27 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Kepolisian Resor Polres Madiun, Jawa Timur, membuka layanan penitipan kendaraan gratis bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik Lebaran 2025. Layanan ini tersedia di Polres Madiun serta seluruh Polsek jajaran.  Kapolres Madiun, AKBP Mohammad Zainur Rofik, menjelaskan bahwa program ini bertujuan untuk memberikan rasa aman bagi warga yang meninggalkan kendaraannya […]

    Bagikan
  • Rentetan Longsor di Magetan, Jalan Tertutup, Air Bersih Terputus, Sekolah Terdampak

    Rentetan Longsor di Magetan, Jalan Tertutup, Air Bersih Terputus, Sekolah Terdampak

    • calendar_month Sabtu, 24 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Magetan selama lebih dari dua pekan memicu rentetan longsor di tiga lokasi berbeda pada Jumat (23/05/2025). Meski tidak menimbulkan korban jiwa, bencana ini mengganggu aktivitas warga, merusak infrastruktur, dan memicu krisis air bersih di beberapa titik. Longsor pertama terjadi di jalur penghubung antara Wonomulyo dan […]

    Bagikan
  • Mbok Yem Jalani Perawatan Intensif di RSU Aisyiyah Ponorogo

    Mbok Yem Jalani Perawatan Intensif di RSU Aisyiyah Ponorogo

    • calendar_month Senin, 10 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Wakiyem atau yang akrab disapa Mbok Yem, pemilik warung legendaris di Puncak Gunung Lawu, saat ini masih menjalani perawatan intensif di RSU Aisyiyah Ponorogo. Diketahui, perempuan berusia 82 tahun itu ditangani oleh tiga dokter spesialis, yakni spesialis paru, penyakit dalam, dan jantung. Humas RSU Aisyiyah Ponorogo, Moh. Arbain menjelaskan kondisi Mbok […]

    Bagikan
  • Polres Ponorogo Sisir Kawasan Tebing Watusigar Gunung Kidul Cari Pelaku Terduga Pembunuhan

    Polres Ponorogo Sisir Kawasan Tebing Watusigar Gunung Kidul Cari Pelaku Terduga Pembunuhan

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 272
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Satreskrim Polres Ponorogo terus melakukan pencarian terhadap A, terduga pelaku pembunuhan Nur Aini (55) yang ditemukan tewas berlumuran darah di rumahnya di Desa Golan, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo. Pencarian bahkan meluas hingga ke Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Selama sepekan penyisiran di kawasan Tebing Watusigar, Kapanewon Girisubo, petugas menemukan […]

    Bagikan
  • Sepekan Menuju Penggusuran, Ini Jeritan Warga Totog Magetan

    Sepekan Menuju Penggusuran, Ini Jeritan Warga Totog Magetan

    • calendar_month Senin, 2 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Satu per satu jendela ditutup lebih awal di sudut Totog, Kelurahan Maospati, Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Suara tawa anak-anak yang biasa riuh di lorong-lorong sempit tak lagi terdengar. Hanya angin sore yang membawa sunyi, menyusup ke rumah-rumah mungil berukuran tak lebih dari 4×5 meter, tempat 18 keluarga kini menyimpan ketakutan yang sama […]

    Bagikan
  • PMII dan GMNI Tunda Audiensi dengan DPRD Kabupaten Madiun, Pertimbangkan Situasi Kondusif

    PMII dan GMNI Tunda Audiensi dengan DPRD Kabupaten Madiun, Pertimbangkan Situasi Kondusif

    • calendar_month Senin, 1 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Dua organisasi mahasiswa, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Universitas PGRI Madiun (Unipma) dan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Madiun, menunda audiensi dengan DPRD Kabupaten Madiun yang semula dijadwalkan berlangsung pada Senin (1/9/2025). Keputusan ini disampaikan melalui rilis resmi kedua organisasi. Ketua GMNI Cabang Madiun, Nikolaus Leontin Ama Beta, […]

    Bagikan
expand_less