Berita Terkini
Trending Tags

Satu Tahun Bumi Kampung Pesilat Ditangan Harmonis, Apa Saja Tantangan dan Harapannya ?

  • account_circle Ndor
  • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
  • visibility 658
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pasangan Harmonis saat melakukan retreat kepala daerah di magelang. Foto : Tim Liputan-Sinergia

Sinergia | Kab Madiun – Tidak terasa satu tahun pasangan Harmonis, Bupati Madiun Hari Wuryanto dan Wabup Madiun Purnomo Hadi memegang kendali pemerintahan di bumi kampung pesilat. Dua jagoan Harmonis itu dilantik Presiden Prabowo Subianto pada tanggal 20 Februari 2025 lalu.

Artinya tepat tanggal 20 Februari 2026 akan terjadi moment ulang tahun pertama bagi pasangan murah senyum tersebut. Lalu apa saja harapan dan tantangan ke depan bagi kemajuan di Kabupaten Madiun ?

Akademisi dari Kampus Stainu, Nuryanto, menyebut ada beberapa sisi yang patut dicermati. “Yang jelas butuh perencanaan strategis dalam setiap pengambilan keputusan. Ini yang dibutuhkan dan sangat penting,” ujarnya, Rabu (18/02/2026).

Menurutnya, penguasaan manajerial dalam bentuk implementasi manajemen produksi dalam mengelola kekuasaan seorang pemimpin, bisa diartikan sebagai bentuk penerapan prinsip-prinsip manajemen yang produksif untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas. Sehingga diharapkan pemerintahan daerah yang adaptif terhadap kondisi masyarakat.

Dikatakan, adapun beberapa aspek yang bisa diterapkan misalnya saja Perencanaan Strategis. Di mana pemerintah daerah membuat rencana strategis untuk mencapai tujuan pembangunan daerah.

Kemudian Pengorganisasian. Seorang pemimpin daerah mengatur sumber daya manusia, keuangan, dan infrastruktur untuk mencapai tujuan sebagaimana visi dan misi yang sudah disampaikan sejak diawal kepemimpinannya.

“Lalu aspek Pengawasan dan Evaluasi. melakukan memantau dan mengevaluasi kinerja organisasi perangkat daerah untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik,” tegas Nuryanto.

Image Not Found

Tak kalah penting yaitu adanya Pengambilan Keputusan dimana Pemimpin daerah membuat keputusan yang tepat dan cepat untuk meningkatkan kualitas pemerintahan.

Dalam konteks ini, Nuryanto mencermati bagi seorang kepala daerah dapat saja menerapkan konsep manajemen seperti Efisiensi. Meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya untuk mencapai tujuan yang hendak dicapai.

Kepala daerah yang punya Produktivitas dan Kualitas akan bisa meningkatkan produktivitas kerja aparatur pemerintah daerah serta mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Dengan menerapkan prinsip-prinsip manajemen kepala daerah dapat meningkatkan kualitas pemerintahan dan mencapai tujuan pembangunan daerah” pungkas Nuryanto. (Ndor/kris)

Bagikan
  • Penulis: Ndor
  • Editor: Kris

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diduga Laka Tunggal, Perempuan 19 Tahun Ditemukan Tewas di Semak-Semak Bersama Motornya 

    Diduga Laka Tunggal, Perempuan 19 Tahun Ditemukan Tewas di Semak-Semak Bersama Motornya 

    • calendar_month Sabtu, 28 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Seorang perempuan muda berusia 19 tahun ditemukan tewas di semak-semak pinggir Jalan Raya Saradan–Gemarang, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Jumat (27/06/2025) pagi. Di dekat jasad korban, ditemukan sepeda motor jenis matik dalam kondisi rusak. Polisi menduga korban tewas akibat kecelakaan tunggal. Korban diketahui bernama Jepi Novia, warga Desa Durenan, Kecamatan Gemarang. […]

    Bagikan
  • Sungai di Magetan Jadi Tempat Sampah, DLHP : Mohon Masukannya

    Sungai di Magetan Jadi Tempat Sampah, DLHP : Mohon Masukannya

    • calendar_month Minggu, 14 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sungai yang seharusnya menjadi sumber kehidupan kini justru berubah fungsi menjadi “tempat sampah” di Kabupaten Magetan. Di perbatasan Desa Krowe dan Desa Tapen, Kecamatan Lembeyan, aliran sungai tampak dipenuhi plastik, botol bekas, popok bayi, hingga sisa makanan. Tumpukan itu menimbulkan bau menyengat, air keruh, serta gundukan sampah bercampur tanaman liar. Kondisi […]

    Bagikan
  • Pohon Trembesi Tumbang Tutup Jalan Kaibon–Nglandung Madiun, Akses Sempat Lumpuh 1,5 Jam

    Pohon Trembesi Tumbang Tutup Jalan Kaibon–Nglandung Madiun, Akses Sempat Lumpuh 1,5 Jam

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 273
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Sebuah pohon trembesi berukuran besar tumbang dan menutup akses Jalan Raya Kaibon–Nglandung, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, Senin (16-02-2026) pagi. Peristiwa ini diduga akibat hujan deras yang mengguyur wilayah setempat. Dampaknya sempat mengganggu arus lalu lintas warga. Pohon dengan diameter sekitar 1,5 meter dan tinggi kurang lebih 10 meter itu roboh melintang […]

    Bagikan
  • BI Rate Naik Jadi 5,25 Persen, Penjualan Rumah di Kota Madiun Diprediksi Kian Lesu

    BI Rate Naik Jadi 5,25 Persen, Penjualan Rumah di Kota Madiun Diprediksi Kian Lesu

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI Rate) menjadi 5,25 persen diprediksi memberi tekanan besar terhadap sektor properti, khususnya penjualan rumah berbasis Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Pelaku usaha properti di Kota Madiun menilai kebijakan tersebut berpotensi menurunkan daya beli masyarakat dan memperberat cicilan konsumen. Ketua Real Estate Indonesia (REI) Kota […]

    Bagikan
  • Awal Tahun 2025, Pasien DBD di RSUD Caruban Melonjak Tajam

    Awal Tahun 2025, Pasien DBD di RSUD Caruban Melonjak Tajam

    • calendar_month Rabu, 15 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Memasuki puncak musim penghujan, di awal tahun 2025, jumlah Pasien Demam Berdarah Dengue (DBD ) di RSUD Caruban Kabupaten Madiun meningkat. Kasi Pelayanan Medik RSUD Caruban, dr. Didik Indrawanto, membenarkan hasil rekam medis yang masuk di awal tahun 2025 yakni sejak tanggal 1 hingga 14 Januari 2025 ini sebanyak 46 […]

    Bagikan
  • Bantuan ATENSI Kemensos Cair di Magetan, Warga Terima Alat Bantu dan Modal Usaha

    Bantuan ATENSI Kemensos Cair di Magetan, Warga Terima Alat Bantu dan Modal Usaha

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sebanyak 107 warga Kabupaten Magetan menerima bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) dari Kementerian Sosial Republik Indonesia melalui Sentra Terpadu Kartini Temanggung. Bantuan tersebut disalurkan kepada para penerima manfaat yang masuk dalam kategori Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS), mulai dari penyandang disabilitas, kelompok rentan, anak, hingga penyintas HIV dan korban penyalahgunaan napza. […]

    Bagikan
expand_less