Satu Tahun Bumi Kampung Pesilat Ditangan Harmonis, Apa Saja Tantangan dan Harapannya ?
- account_circle Ndor
- calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
- visibility 79
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Kab Madiun – Tidak terasa satu tahun pasangan Harmonis, Bupati Madiun Hari Wuryanto dan Wabup Madiun Purnomo Hadi memegang kendali pemerintahan di bumi kampung pesilat. Dua jagoan Harmonis itu dilantik Presiden Prabowo Subianto pada tanggal 20 Februari 2025 lalu.
Artinya nanti tepat tanggal 20 Februari 2026 akan terjadi moment ulang tahun pertama bagi pasangan murah senyum tersebut. Lalu apa saja harapan dan tantangan ke depan bagi kemajuan di Kab Madiun ? Apakah akan terlihat begini begini saja?
Akademisi dari Kampus Stainu, Nuryanto, menyebut ada beberapa sisi yang patut dicermati. “Yang jelas butuh perencanaan strategis dalam setiap pengambilan keputusan. Ini yang dibutuhkan dan sangat penting,” ujarnya, saat dihubungi melalui ponsel, Minggu (08/02/2026).
Menurutnya, penguasaan manajerial dalam bentuk implementasi manajemen produksi dalam mengelola kekuasaan seorang pemimpin, bisa diartikan sebagai bentuk penerapan prinsip-prinsip manajemen yang produksif untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas. Sehingga diharapkan pemerintahan daerah yang adaptif terhadap kondisi masyarakat.
Dikatakan, adapun beberapa aspek yang bisa diterapkan misalnya saja Perencanaan Strategis. Di mana pemerintah daerah membuat rencana strategis untuk mencapai tujuan pembangunan daerah.

Kemudian Pengorganisasian. Seorang pemimpin daerah mengatur sumber daya manusia, keuangan, dan infrastruktur untuk mencapai tujuan sebagaimana visi dan misi yang sudah disampaikan sejak diawal kepemimpinannya.
“Lalu aspek Pengawasan dan Evaluasi. melakukan memantau dan mengevaluasi kinerja organisasi perangkat daerah untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik,” tegas Sekretaris DPC PKB Kab Madiun ini.
Tak kalah penting yaitu adanya Pengambilan Keputusan dimana Pemimpin daerah membuat keputusan yang tepat dan cepat untuk meningkatkan kualitas pemerintahan.
Dalam konteks ini, Nuryanto mencermati bagi seorang kepala daerah dapat saja menerapkan konsep manajemen seperti Efisiensi. Meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya untuk mencapai tujuan yang hendak dicapai.
Kepala daerah yang punya Produktivitas dan Kualitas akan bisa meningkatkan produktivitas kerja aparatur pemerintah daerah serta mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik.
“Dengan menerapkan prinsip-prinsip manajemen kepala daerah dapat meningkatkan kualitas pemerintahan dan mencapai tujuan pembangunan daerah” pungkas Nuryanto. (Ndor/kris).
- Penulis: Ndor
- Editor: Kris

