Berita Terkini
Trending Tags

Arumi Bachsin Apresiasi Kinerja PKK Magetan, Tekankan Gotong Royong sebagai Kunci Turunkan Stunting

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
  • visibility 86
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Ketua Tim Penggerak PKK Jawa Timur, Arumi Bachsin Emil Dardak, melakukan kunjungan di Magetan, Foto : Istimewa

Sinergia | Magetan – Ketua Tim Penggerak PKK Jawa Timur, Arumi Bachsin Emil Dardak, melakukan kunjungan dalam agenda “Petik Hasil Kampung Aku Hatinya PKK” di Desa Gonggang, Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan Rabu (03/12/2025). Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum menyampaikan pesan penting terkait ketahanan pangan keluarga dan keberhasilan Magetan dalam menekan angka stunting.

Arumi menegaskan bahwa program “Aku Hatinya PKK” bukan sekadar seremoni panen, tetapi merupakan gerakan berkelanjutan yang bertujuan meningkatkan kualitas pangan dan kesehatan keluarga. “Gerakan ini harus membawa dampak nyata. Alhamdulillah, angka stunting di Magetan turun dari 10% menjadi 6%,” ujar Arumi.

Ia juga memuji kekompakan PKK Magetan serta kokohnya semangat gotong royong masyarakat Poncol, salah satu alasan kecamatan itu dipilih sebagai lokasi kunjungan. “Saya senang melihat ibu-ibu di sini bekerja dengan penuh semangat. Poncol dipilih karena prestasinya luar biasa dan ini adalah buah dari kerja keras bersama,” tuturnya.

Dalam acara tersebut, Arumi menyerahkan sejumlah bantuan yang menjadi bagian dari dukungan berkelanjutan PKK Jawa Timur terhadap daerah. Bantuan tersebut meliputi bibit tanaman, pohon alpukat, serta satu unit kolam lele berikut benihnya. Keseluruhan program ini juga turut melibatkan Pokja III PKK Jatim serta Dinas Pertanian dan Perikanan.

“Kami membawa dua bantuan, kolam lele dan bibitnya, serta pohon alpukat yang tadi sudah kita tanam bersama. Ini bukan sekadar bantuan fisik, tetapi penyemangat agar program tetap berjalan,” jelas Arumi.

Ia menekankan bahwa keberhasilan utama program PKK bukan pada jumlah bibit atau hewan ternak, tetapi pada budaya gotong royong yang terus dipelihara warga. “Yang harus dipertahankan adalah gotong royongnya. Memulai program itu mudah, tetapi merawat, peduli, dan mendistribusikan hasilnya untuk warga yang membutuhkan itulah yang terpenting,” katanya.

Desa Gonggang dan Kecamatan Poncol tercatat memiliki sederet prestasi dalam pelaksanaan “Aku Hatinya PKK”, mulai dari juara tingkat kabupaten hingga meraih peringkat dua tingkat provinsi. Arumi mengungkapkan bahwa selama proses penilaian lomba, dirinya sengaja tidak terlibat demi menjaga objektivitas.

“Saya menahan diri untuk tidak ikut menilai agar hasilnya objektif. Setelah dinyatakan juara barulah saya berkunjung, dan ternyata memang layak diapresiasi,” ujarnya.

Arumi juga memaparkan gambaran umum prevalensi stunting di Jawa Timur yang kini berada di angka 14%. Dengan jumlah penduduk terbesar kedua di Indonesia, capaian tersebut dianggap cukup baik. “Kita penurunan stunting terbaik kedua se-Indonesia. Tapi ruang perbaikan selalu ada. Setiap daerah punya strategi berbeda sesuai kearifan lokalnya,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa target nasional penurunan stunting 5% pada 2045 hanya dapat dicapai dengan kerja sama semua pihak. “Saya butuh dukungan seluruh pihak. Strategi harus disesuaikan dengan karakter setiap wilayah, termasuk Magetan dan daerah lain di Madura,” tegas Arumi.

Kunjungan itu dikemas dengan rangkaian kegiatan, mulai dari menanam pohon, menebar benih lele, hingga memanen hasil Kampung “Aku Hatinya PKK” seperti cabai keriting, sawi, dan kangkung. Arumi dan rombongan juga meninjau stan UMKM desa sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan ekonomi keluarga.

Dengan kunjungan ini, Pemerintah Provinsi Jawa Timur berharap program “Aku Hatinya PKK” terus menjadi kekuatan penting dalam mendukung ketahanan pangan, pemberdayaan keluarga, serta upaya menekan angka stunting di Magetan dan seluruh Jawa Timur. (Nan/Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Petani Tebu PG Rejoagung Madiun Aman Pembayaran, Berbeda dengan Wilayah SGN

    Petani Tebu PG Rejoagung Madiun Aman Pembayaran, Berbeda dengan Wilayah SGN

    • calendar_month Selasa, 26 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 386
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Ketika banyak petani tebu di Kabupaten Madiun mengeluhkan pembayaran hasil panen yang macet, petani tebu di bawah naungan Pabrik Gula (PG) Rejoagung Baru justru tak mengalami masalah serupa. Mereka menerima pembayaran hasil giling tebu setiap pekan sesuai harga pokok penjualan (HPP) Rp14.500 per kilogram. Sekretaris DPC Asosiasi Petani Tebu Rakyat […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Tancap Gas, Ketahanan Pangan Menjadi Skala Prioritas

    Pemkab Madiun Tancap Gas, Ketahanan Pangan Menjadi Skala Prioritas

    • calendar_month Jumat, 21 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Usai dilantik Presiden Prabowo Subianto, Pemkab Madiun tancap gas menterjemahkan program Asta Cita. Hal itu sudah linier dengan 10 program unggulan yang digagas Bupati Madiun Hari Wuryanto dan Wabup Madiun, dr Purnomo Hadi. “Tentu saja apa yang menjadi program pusat yaitu Asta Cita nah di Kab Madiun itu ada 10 […]

    Bagikan
  • Diduga Basi, Menu Program MBG di TK Aisyiyah 10 Magetan Dikeluhkan Wali Murid

    Diduga Basi, Menu Program MBG di TK Aisyiyah 10 Magetan Dikeluhkan Wali Murid

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 304
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Keluhan terkait kualitas makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) muncul di Kabupaten Magetan. Sejumlah wali murid TK Aisyiyah 10 mengeluhkan menu makanan yang diterima anak-anak diduga dalam kondisi tidak layak konsumsi, Jumat (13/3/2026). Keluhan tersebut mencuat setelah beberapa orang tua murid membagikan temuan mereka di grup WhatsApp wali murid sekolah. […]

    Bagikan
  • Banjir Berulang di Magetan Tuai Kritik, Aktivis Desak Evaluasi Kinerja OPD

    Banjir Berulang di Magetan Tuai Kritik, Aktivis Desak Evaluasi Kinerja OPD

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 223
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Banjir yang kembali melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Magetan menuai sorotan tajam dari berbagai pihak. Dalam satu tahun terakhir, sejak awal kepemimpinan Bupati Nanik Sumantri bersama Wakil Bupati Suyatni Prihasmoro, kejadian serupa tercatat telah terjadi dua kali. Aktivis LSM Magetan Center, Beni Ardi, menilai kondisi ini tidak bisa lagi dianggap sebagai […]

    Bagikan
  • DPW Komnas PPLH Soroti Kerusakan Hutan Lindung di Ponorogo, DPD Diminta Segera Bertindak

    DPW Komnas PPLH Soroti Kerusakan Hutan Lindung di Ponorogo, DPD Diminta Segera Bertindak

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kerusakan hutan lindung di Kabupaten Ponorogo menjadi sorotan utama Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Komite Nasional Pemanfaatan dan Pelestarian Lingkungan Hidup (Komnas PPLH) Jawa Timur. Sorotan itu disampaikan saat pelantikan pengurus DPD Komnas PPLH Ponorogo di Pendopo Pemkab, Senin (24/11/2025). Ketua DPW Komnas PPLH Jawa Timur, Agus Widjiono, menegaskan bahwa pihaknya mendapati […]

    Bagikan
  • Pekan Pertama Seleksi Sekda Kabupaten Madiun Sepi Peminat

    Pekan Pertama Seleksi Sekda Kabupaten Madiun Sepi Peminat

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 229
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun— Seleksi terbuka jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Madiun yang dibuka sejak 13 Januari 2026 masih minim peminat. Hingga memasuki pekan pertama pendaftaran, belum satu pun pelamar yang mengirimkan berkas. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Madiun Heru Kuncoro mengatakan, pendaftaran seleksi Sekda masih dibuka hingga 28 Januari 2026. […]

    Bagikan
expand_less