Senin, 19 Okt 2026
Trending Tags

Ribuan Pelajar Jalani Sidang Tilang, STNK dan SIM Diambil di Kejaksaan Negeri Ponorogo

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
  • visibility 496
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
1.300 pelanggar lalu lintas mengikuti proses pengambilan berkas tilang di Kantor Kejaksaan Negeri Ponorogo. Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Sedikitnya 1.300 pelanggar lalu lintas mengikuti proses pengambilan berkas tilang di Kantor Kejaksaan Negeri Ponorogo, Jawa Timur, Rabu (25/2/2026). Mayoritas pelanggar yang datang merupakan kalangan pelajar yang sebelumnya terjaring razia dalam Operasi Keselamatan Semeru 2026.

Sejak pagi hari, area Kantor Kejaksaan Negeri Ponorogo di Jalan MT Haryono dipadati pelajar dari berbagai sekolah. Mereka datang untuk mengambil dokumen kendaraan berupa STNK maupun SIM yang sebelumnya disita petugas saat razia.

Kejaksaan Negeri Ponorogo menegaskan proses pelayanan tidak menerima pembayaran tunai. Seluruh pembayaran denda tilang dilakukan secara non-tunai melalui BRIVA maupun mesin EDC hasil kerja sama dengan Bank BRI.

Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Ponorogo, I Komang Ugra, mengatakan membludaknya peserta merupakan limpahan dari kegiatan Operasi Keselamatan Semeru yang menghasilkan sekitar 1.300 perkara tilang.

“Ini merupakan limpahan kegiatan Operasi Semeru kemarin, jumlahnya sekitar 1.300 pelanggaran. Untuk pelayanan hari ini seluruh pegawai pidana umum kami turunkan untuk membantu proses pelayanan masyarakat,” ujarnya.

Image Not Found
1.300 pelanggar lalu lintas mengikuti proses pengambilan berkas tilang di Kantor Kejaksaan Negeri Ponorogo. Foto : Ega-Sinergia

Ia menjelaskan, masyarakat sebenarnya tidak harus mengambil berkas tilang pada hari pelaksanaan sidang. Pengambilan dapat dilakukan setiap hari kerja, Senin hingga Jumat, selama jam pelayanan.

“Pengambilan tilang bisa dilakukan kapan saja pada hari kerja, tidak harus hari ini. Tidak ada batas akhir pengambilan, selama masih dalam jam kerja tetap bisa dilayani. Biasanya putusan bisa diambil sehari setelah sidang,” tambahnya.

Salah satu pelajar, Amelia Ribut Agustina, mengaku terjaring razia saat hendak berangkat sekolah sekitar pukul 07.00 WIB. Ia bersama sejumlah temannya terpaksa meminta dispensasi sekolah untuk mengambil STNK di Kejaksaan.

“Saya kena tilang waktu mau berangkat sekolah. Banyak teman saya juga kena. Tadi minta dispensasi untuk ambil STNK,” ujarnya.

Pelajar yang tinggal di sekitar SMKN 2 Ponorogo tersebut mengaku tetap menggunakan sepeda motor karena tidak tersedia kendaraan umum menuju sekolah. Sementara orang tuanya bekerja di luar negeri.

“Tidak ada kendaraan umum, jadi terpaksa naik motor,” katanya.

Sebagian besar pelajar yang terjaring razia diketahui belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) karena usia yang belum memenuhi syarat, rata-rata baru menginjak usia 18 tahun.(ega).

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Kris/Byg

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Ini Arahan Wali Kota Madiun

    Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Ini Arahan Wali Kota Madiun

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun menggelar apel pada Kamis (05/06/2025) yang dipusatkan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Winongo. Lokasi tersebut direncanakan akan disulap menjadi destinasi wisata kebun buah di masa mendatang. Apel dipimpin langsung oleh Wali Kota Madiun, Maidi, dan diikuti oleh seluruh jajaran […]

    Bagikan
  • Pria Lansia di Ngawi Ditemukan Meninggal Bersimbah Darah, Polisi Lakukan Penyelidikan

    Pria Lansia di Ngawi Ditemukan Meninggal Bersimbah Darah, Polisi Lakukan Penyelidikan

    • calendar_month Kamis, 1 Okt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 354
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi — Seorang pria lanjut usia berinisial S (67), warga Desa Klampisan, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya pada Rabu (30/9/2026) malam. Tubuh korban ditemukan dalam kondisi bersimbah darah sehingga sempat menimbulkan dugaan adanya tindak kekerasan. Namun, hasil pemeriksaan kepolisian dan medis memastikan S meninggal dunia akibat […]

    Bagikan
  • Peternak di Madiun Mulai Siapkan Ratusan Hewan Kurban Jelang Idul Adha

    Peternak di Madiun Mulai Siapkan Ratusan Hewan Kurban Jelang Idul Adha

    • calendar_month Rabu, 14 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Menjelang Hari Raya Idul Adha yang jatuh kurang dari tiga pekan lagi, para peternak di Kabupaten Madiun mulai menyiapkan ratusan hewan ternak untuk kebutuhan kurban. Sejumlah hewan kurban bahkan telah terjual sejak beberapa waktu lalu. Salah satunya adalah Muhammad Saifuddin, peternak asal Desa Banjarsari Kulon, Kecamatan Dagangan. Ia menyebut sebanyak […]

    Bagikan
  • Proclaro Rocktrain Pray for NTT, Musik Rock Berpadu Aksi Charity

    Proclaro Rocktrain Pray for NTT, Musik Rock Berpadu Aksi Charity

    • calendar_month Minggu, 20 Sep 2026
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Musik rock dan aksi sosial berpadu dalam gelaran Proclaro Rocktrain Pray for NTT yang digelar di Bogowonto Culinary Center (BCC) Kota Madiun, Sabtu (19/9/2026). Kegiatan tersebut dikemas sebagai ruang berbagi sekaligus pertunjukan musik untuk menggalang kepedulian terhadap masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT). Acara menghadirkan konsep sharing dan jamming yang mempertemukan sejumlah […]

    Bagikan
  • Harga Pupuk Subsidi Turun 20 Persen, Disperta Madiun Perketat Pengawasan Penyaluran

    Harga Pupuk Subsidi Turun 20 Persen, Disperta Madiun Perketat Pengawasan Penyaluran

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah menetapkan penurunan harga eceran tertinggi (HET) pupuk subsidi hingga 20 persen mulai Oktober 2025. Menyikapi kebijakan tersebut, Dinas Pertanian dan Perikanan (Disperta) Kabupaten Madiun memperkuat pengawasan distribusi sekaligus mempercepat penyerapan pupuk bersubsidi di tingkat petani. Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Disperta Kabupaten Madiun, Zainul Arifin, menjelaskan pihaknya […]

    Bagikan
  • Opsi Penggabungan OPD di Pemkab Madiun Akan Berdampak Hemat Anggaran Puluhan Milyard

    Opsi Penggabungan OPD di Pemkab Madiun Akan Berdampak Hemat Anggaran Puluhan Milyard

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle Ndor
    • visibility 476
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Efisiensi anggaran yang terjadi belakangan akibat kebijakan pemerintah pusat tentu ikut membebani pengelolaan keuangan pemerintah daerah. Dibutuhkan pemikiran cerdas agar daerah mencari terobosan baru untuk menghemat anggaran. “Salah satu opsi yang bisa diambil adalah penggabungan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah ( OPD ). Karena dengan jumlah OPD yang puluhan berdampak pula […]

    Bagikan
expand_less