Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

Longsor di Kawasan Wisata Telaga Sarangan, Tutup Akses Jalan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
  • visibility 373
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Peristiwa tanah longsor di jalur utama objek wisata telaga sarangan, Foto Kusnanto-Sinergia

Sinergia | Magetan – Hujan intensitas tinggi yang mengguyur kawasan Telaga Sarangan sejak Rabu sore (14/1/2026) hingga Kamis dini hari memicu terjadinya tanah longsor di jalur utama objek wisata tersebut. Peristiwa yang terjadi menjelang subuh itu diduga kondisi tanah tebing sudah jenuh air dan diperparah hembusan angin kencang.

Kepala Resort Pemangkuan Hutan (KRPH) Sarangan, Supriyanto, menjelaskan bahwa longsor bermula dari aliran air deras dari area atas tebing. Arus tersebut mengikis tanah hingga menyebabkan batu besar yang sebelumnya menggantung akhirnya terlepas.

Menurutnya, hujan tanpa jeda dari sore hingga pagi membuat struktur tanah tidak mampu menahan tekanan air.

“Sejak sore hujan tak berhenti dan angin juga cukup kuat. Air yang mengalir dari atas membuat tanah tergerus dan batu yang menggantung akhirnya ikut jatuh,” tutur Supriyanto, Kamis (15/1/2026).

Tebing yang runtuh memiliki ketinggian sekitar empat meter. Sementara material longsor menutup sebagian badan jalan hingga sekitar dua meter dari bibir tebing. Kondisi ini membuat jalur menuju Telaga Sarangan sempat tidak dapat dilewati.

Supriyanto menegaskan bahwa peristiwa tersebut hanya berdampak pada akses jalan. “Tinggi tebingnya sekitar empat meter dan materialnya masuk ke badan jalan. Untuk sementara, kendaraan belum bisa melintas,” jelasnya.

Ia memastikan bahwa tidak ada bangunan maupun warung di area wisata yang terdampak. “Tidak ada warung atau bangunan warga yang terkena. Dampaknya murni pada tertutupnya jalur menuju lokasi,” imbuhnya.

Image Not Found
Peristiwa tanah longsor di jalur utama objek wisata telaga sarangan, Foto Kusnanto-Sinergia

Upaya pembersihan dilakukan secara gotong royong oleh pihak terkait, mulai dari masyarakat sekitar, BPBD, TNI-Polri, hingga Perhutani. Penanganan cepat diperlukan mengingat dalam waktu dekat Telaga Sarangan memiliki agenda larungan.

“Nanti penanganannya dilakukan bersama sejumlah pihak agar akses pengunjung bisa segera kembali normal,” kata Supriyanto.

Terkait batu besar yang jatuh bersama material longsor sebenarnya sudah menimbulkan kekhawatiran sejak beberapa hari sebelumnya. Supriyanto menyatakan bahwa kejadian ini justru menghilangkan potensi bahaya yang berisiko mengancam keselamatan pengguna jalan.

“Batu itu sebenarnya sudah berbahaya sejak beberapa hari. Dengan jatuh sekarang, risiko di jalur wisata ini justru berkurang,” pungkasnya.(Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sempat Dilaporkan Hilang, Gadis Magetan Muncul dan Beberkan Dugaan Kekerasan Seksual

    Sempat Dilaporkan Hilang, Gadis Magetan Muncul dan Beberkan Dugaan Kekerasan Seksual

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 248
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Seorang gadis asal Kabupaten Magetan berinisial L (18) yang sebelumnya dilaporkan hilang pada 20 November 2025, akhirnya muncul dan memberikan klarifikasi melalui video berdurasi 3 menit 58 detik di akun media sosialnya, @leilajenn18.2.0, Rabu (26/11/2025). Dalam video tersebut, L menanggapi laporan orang hilang yang dibuat oleh DN, pria yang pernah tinggal […]

    Bagikan
  • Refleksi 30 Tahun Kudatuli, Diana Sasa: Demokrasi Tidak Pernah Datang Gratis

    Refleksi 30 Tahun Kudatuli, Diana Sasa: Demokrasi Tidak Pernah Datang Gratis

    • calendar_month Senin, 27 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Magetan menggelar Refleksi Ideologis 30 Tahun Tragedi Kudatuli di Kantor DPC PDI Perjuangan Magetan, Minggu (26/7/2026) malam. Kegiatan tersebut menjadi momentum mengenang peristiwa 27 Juli 1996 sekaligus memperkuat komitmen kader dalam menjaga nilai-nilai demokrasi, konstitusi, dan keberpihakan kepada rakyat. Acara diawali dengan doa bersama dan tahlil, kemudian […]

    Bagikan
  • Prabowo Resmikan Balai Pertemuan dan Fakultas Kedokteran Unida Gontor

    Prabowo Resmikan Balai Pertemuan dan Fakultas Kedokteran Unida Gontor

    • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meresmikan Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM) serta Fakultas Kedokteran Universitas Darussalam (Unida) Gontor, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Sabtu (19/9/2026). Peresmian dilakukan setelah Prabowo menghadiri Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor sekaligus menyampaikan sambutan dalam acara tersebut. Dalam prosesi peresmian, Presiden Prabowo menyatakan secara resmi […]

    Bagikan
  • Tertimpa Longsoran Batu Raksasa, Rumah dan Kios Milik Narto Hancur

    Tertimpa Longsoran Batu Raksasa, Rumah dan Kios Milik Narto Hancur

    • calendar_month Minggu, 23 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 278
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Sebuah batu raksasa dengan diameter sekitar 4 meter jatuh akibat longsor dan menghancurkan rumah milik Narto warga di Desa Ngilo Ilo, Kecamatan Slahung, Ponorogo, Jawa Timur pada Sabtu (22/2/2025) sore. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun kerugian diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. Rumah dan kios milik Narto (50) […]

    Bagikan
  • Kejari Magetan Musnahkan Barang Bukti 36 Perkara, Rokok Ilegal Dominasi Temuan

    Kejari Magetan Musnahkan Barang Bukti 36 Perkara, Rokok Ilegal Dominasi Temuan

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kejaksaan Negeri Magetan memusnahkan barang bukti dari 36 perkara pidana yang telah berkekuatan hukum tetap atau inkracht. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan putusan pengadilan terhadap perkara yang ditangani sejak Desember 2025 hingga April 2026. Pemusnahan dilakukan secara terbuka di hadapan aparat penegak hukum dan sejumlah pihak terkait. Barang bukti yang […]

    Bagikan
  • Emak-Emak Ponorogo Putar Otak, Harga Sayur hingga Bapokting Naik di Awal Ramadan

    Emak-Emak Ponorogo Putar Otak, Harga Sayur hingga Bapokting Naik di Awal Ramadan

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 295
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Memasuki awal Ramadan 1447 Hijriah, kenaikan harga sejumlah bahan pokok dan penting (bapokting) mulai dirasakan masyarakat di Kabupaten Ponorogo. Lonjakan harga paling terasa terjadi pada komoditas sayur mayur, bumbu dapur, hingga produk peternakan. Berdasarkan pantauan di Pasar Legi Ponorogo, Jumat (20/2/2026), sejumlah kebutuhan dapur mengalami kenaikan bertahap sejak sepekan terakhir menjelang […]

    Bagikan
expand_less