Berita Terkini
Trending Tags

Longsor di Kawasan Wisata Telaga Sarangan, Tutup Akses Jalan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
  • visibility 224
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Peristiwa tanah longsor di jalur utama objek wisata telaga sarangan, Foto Kusnanto-Sinergia

Sinergia | Magetan – Hujan intensitas tinggi yang mengguyur kawasan Telaga Sarangan sejak Rabu sore (14/1/2026) hingga Kamis dini hari memicu terjadinya tanah longsor di jalur utama objek wisata tersebut. Peristiwa yang terjadi menjelang subuh itu diduga kondisi tanah tebing sudah jenuh air dan diperparah hembusan angin kencang.

Kepala Resort Pemangkuan Hutan (KRPH) Sarangan, Supriyanto, menjelaskan bahwa longsor bermula dari aliran air deras dari area atas tebing. Arus tersebut mengikis tanah hingga menyebabkan batu besar yang sebelumnya menggantung akhirnya terlepas.

Menurutnya, hujan tanpa jeda dari sore hingga pagi membuat struktur tanah tidak mampu menahan tekanan air.

“Sejak sore hujan tak berhenti dan angin juga cukup kuat. Air yang mengalir dari atas membuat tanah tergerus dan batu yang menggantung akhirnya ikut jatuh,” tutur Supriyanto, Kamis (15/1/2026).

Tebing yang runtuh memiliki ketinggian sekitar empat meter. Sementara material longsor menutup sebagian badan jalan hingga sekitar dua meter dari bibir tebing. Kondisi ini membuat jalur menuju Telaga Sarangan sempat tidak dapat dilewati.

Supriyanto menegaskan bahwa peristiwa tersebut hanya berdampak pada akses jalan. “Tinggi tebingnya sekitar empat meter dan materialnya masuk ke badan jalan. Untuk sementara, kendaraan belum bisa melintas,” jelasnya.

Ia memastikan bahwa tidak ada bangunan maupun warung di area wisata yang terdampak. “Tidak ada warung atau bangunan warga yang terkena. Dampaknya murni pada tertutupnya jalur menuju lokasi,” imbuhnya.

Image Not Found
Peristiwa tanah longsor di jalur utama objek wisata telaga sarangan, Foto Kusnanto-Sinergia

Upaya pembersihan dilakukan secara gotong royong oleh pihak terkait, mulai dari masyarakat sekitar, BPBD, TNI-Polri, hingga Perhutani. Penanganan cepat diperlukan mengingat dalam waktu dekat Telaga Sarangan memiliki agenda larungan.

“Nanti penanganannya dilakukan bersama sejumlah pihak agar akses pengunjung bisa segera kembali normal,” kata Supriyanto.

Terkait batu besar yang jatuh bersama material longsor sebenarnya sudah menimbulkan kekhawatiran sejak beberapa hari sebelumnya. Supriyanto menyatakan bahwa kejadian ini justru menghilangkan potensi bahaya yang berisiko mengancam keselamatan pengguna jalan.

“Batu itu sebenarnya sudah berbahaya sejak beberapa hari. Dengan jatuh sekarang, risiko di jalur wisata ini justru berkurang,” pungkasnya.(Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sinergi TNI-Polri dan BPBD Trenggalek Pulihkan Jalur Nasional dari Pohon Tumbang

    Sinergi TNI-Polri dan BPBD Trenggalek Pulihkan Jalur Nasional dari Pohon Tumbang

    • calendar_month Rabu, 2 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Sinergia | Trenggalek – Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang melanda Kabupaten Trenggalek pada Rabu (02/04/2025). Dampaknya pohon sengon buto berukuran besar tumbang dan menutup total badan jalan di Jalur Nasional Trenggalek-Ponorogo, Kecamatan Tugu. Hal itu menyebabkan akses vital yang menghubungkan antar kabupaten ini lumpuh total. Menyikapi hal itu, personil TNI-Polri dari Koramil […]

    Bagikan
  • Upacara Peringati HUT ke-80 RI Kecamatan Dagangan Berlangsung Khidmat

    Upacara Peringati HUT ke-80 RI Kecamatan Dagangan Berlangsung Khidmat

    • calendar_month Minggu, 17 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia di Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, berlangsung khidmat. Upacara bendera yang digelar di Lapangan Dagangan pada Minggu (17/08/2025) tersebut dipimpin langsung oleh Kapten Inf Muslikin, Komandan Koramil 0803/14 Dagangan. Ribuan peserta hadir dalam upacara tersebut, mulai dari siswa SD, SMP, SMA sederajat, perangkat desa, […]

    Bagikan
  • TMMD Ngluyu Nganjuk, Pengentasan Jerat Kemiskinan dan Stunting

    TMMD Ngluyu Nganjuk, Pengentasan Jerat Kemiskinan dan Stunting

    • calendar_month Senin, 5 Mei 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Sinergia | Nganjuk – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 siap digelar serentak di berbagai daerah di Indonesia pada 6 Mei mendatang. Salah satunya di Kabupaten Nganjuk yang menyasar Desa Lengkong Lor, Kecamatan Ngluyu dan Desa Sumbermiri, Kecamatan Lengkong. Sebagai sasaran utama akan dilakukan pengerasan jalan sepanjang 1.100 meter dan lebar 3 meter yang […]

    Bagikan
  • Kasus PMK di Magetan Meningkat, 30 Sapi Terpapar Sepanjang Januari

    Kasus PMK di Magetan Meningkat, 30 Sapi Terpapar Sepanjang Januari

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada ternak sapi di Kabupaten Magetan kembali mengalami lonjakan seiring perubahan cuaca ekstrem yang melanda wilayah setempat dalam beberapa pekan terakhir. Memasuki akhir Januari 2026, Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Magetan mencatat 30 kasus PMK yang tersebar di sejumlah desa dan kecamatan. Dari data resmi […]

    Bagikan
  • Tragedi Maut di Turunan Kare, Diduga Rem Blong, Pasutri Magetan Tewas Terjun ke Jurang

    Tragedi Maut di Turunan Kare, Diduga Rem Blong, Pasutri Magetan Tewas Terjun ke Jurang

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 504
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Kecelakaan maut terjadi di jalur perbukitan Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, Senin (23/3/2026) siang. Sepasang suami istri asal Kabupaten Magetan dilaporkan tewas di lokasi setelah sepeda motor yang mereka kendarai terjun ke jurang. Peristiwa tragis tersebut terjadi sekitar pukul 12.45 WIB di Desa Cermo. Kapolsek Kare, AKP Gunawan, membenarkan adanya insiden kecelakaan […]

    Bagikan
  • Atap Lapuk hingga Bocor, Empat Pasar Tradisional di Kabupaten Madiun Butuh Revitalisasi

    Atap Lapuk hingga Bocor, Empat Pasar Tradisional di Kabupaten Madiun Butuh Revitalisasi

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Kondisi fisik sejumlah pasar tradisional milik Pemerintah Kabupaten Madiun kian memprihatinkan. Kerusakan bangunan, terutama pada bagian atap yang telah lapuk, menyebabkan kebocoran dan mengganggu aktivitas jual beli para pedagang maupun pengunjung pasar. Salah satu pembeli di Pasar Dolopo mengatakan keprihatinan jika melihat pasar sebagai pusat perekonomian tapi terkesan kumuh dan tidak […]

    Bagikan
expand_less