Berita Terkini
Trending Tags

Longsor di Kawasan Wisata Telaga Sarangan, Tutup Akses Jalan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
  • visibility 140
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Peristiwa tanah longsor di jalur utama objek wisata telaga sarangan, Foto Kusnanto-Sinergia

Sinergia | Magetan – Hujan intensitas tinggi yang mengguyur kawasan Telaga Sarangan sejak Rabu sore (14/1/2026) hingga Kamis dini hari memicu terjadinya tanah longsor di jalur utama objek wisata tersebut. Peristiwa yang terjadi menjelang subuh itu diduga kondisi tanah tebing sudah jenuh air dan diperparah hembusan angin kencang.

Kepala Resort Pemangkuan Hutan (KRPH) Sarangan, Supriyanto, menjelaskan bahwa longsor bermula dari aliran air deras dari area atas tebing. Arus tersebut mengikis tanah hingga menyebabkan batu besar yang sebelumnya menggantung akhirnya terlepas.

Menurutnya, hujan tanpa jeda dari sore hingga pagi membuat struktur tanah tidak mampu menahan tekanan air.

“Sejak sore hujan tak berhenti dan angin juga cukup kuat. Air yang mengalir dari atas membuat tanah tergerus dan batu yang menggantung akhirnya ikut jatuh,” tutur Supriyanto, Kamis (15/1/2026).

Tebing yang runtuh memiliki ketinggian sekitar empat meter. Sementara material longsor menutup sebagian badan jalan hingga sekitar dua meter dari bibir tebing. Kondisi ini membuat jalur menuju Telaga Sarangan sempat tidak dapat dilewati.

Supriyanto menegaskan bahwa peristiwa tersebut hanya berdampak pada akses jalan. “Tinggi tebingnya sekitar empat meter dan materialnya masuk ke badan jalan. Untuk sementara, kendaraan belum bisa melintas,” jelasnya.

Ia memastikan bahwa tidak ada bangunan maupun warung di area wisata yang terdampak. “Tidak ada warung atau bangunan warga yang terkena. Dampaknya murni pada tertutupnya jalur menuju lokasi,” imbuhnya.

Image Not Found
Peristiwa tanah longsor di jalur utama objek wisata telaga sarangan, Foto Kusnanto-Sinergia

Upaya pembersihan dilakukan secara gotong royong oleh pihak terkait, mulai dari masyarakat sekitar, BPBD, TNI-Polri, hingga Perhutani. Penanganan cepat diperlukan mengingat dalam waktu dekat Telaga Sarangan memiliki agenda larungan.

“Nanti penanganannya dilakukan bersama sejumlah pihak agar akses pengunjung bisa segera kembali normal,” kata Supriyanto.

Terkait batu besar yang jatuh bersama material longsor sebenarnya sudah menimbulkan kekhawatiran sejak beberapa hari sebelumnya. Supriyanto menyatakan bahwa kejadian ini justru menghilangkan potensi bahaya yang berisiko mengancam keselamatan pengguna jalan.

“Batu itu sebenarnya sudah berbahaya sejak beberapa hari. Dengan jatuh sekarang, risiko di jalur wisata ini justru berkurang,” pungkasnya.(Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Sugiri Sancoko dan Sejumlah Orang Diperiksa di Polres Ponorogo

    Bupati Sugiri Sancoko dan Sejumlah Orang Diperiksa di Polres Ponorogo

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mendalami kasus dugaan korupsi yang menjerat Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko pada Jumat (07/11/2025). Pintu rumah dinas Bupati Ponorogo di Pringgitan tertutup rapat begitu kabar Operasi Tangkap Tangan (OTT) mencuat ke publik. Dua mobil plat AD terpantau memasuki rumah dinas diduga pegawai KPK. Selang beberapa saat, dua […]

    Bagikan
  • Kota Madiun Catat Deflasi keempat di Tahun 2025

    Kota Madiun Catat Deflasi keempat di Tahun 2025

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Madiun mencatat, pada Agustus 2025 terjadi deflasi sebesar 0,07 persen. Ini menjadi deflasi keempat sepanjang tahun ini, setelah sebelumnya terjadi pada Januari, Februari, dan Mei. Kepala BPS Kota Madiun, Abdul Azis, menjelaskan bahwa secara tahunan (year on year/YoY), Agustus 2025 dibanding Agustus 2024, Kota Madiun […]

    Bagikan
  • Buruh Harian Lepas Mengaku Intel TNI, Berujung Damai Usai Dilaporkan

    Buruh Harian Lepas Mengaku Intel TNI, Berujung Damai Usai Dilaporkan

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kasus penipuan dengan modus mengaku sebagai anggota intel TNI AD mencuat di Kecamatan Pangkur, Kabupaten Ngawi. Seorang buruh harian lepas berinisial R (37), warga Bantul, dilaporkan keluarga A (21) setelah menikahi korban secara siri. Kapolsek Pangkur, AKP Nur Hidayat, menjelaskan awal mula kasus ini terjadi ketika korban berkenalan dengan R di […]

    Bagikan
  • Tak Mau Ambil Risiko Saat Mudik, KAI Daop 7 Madiun Periksa Jalur KA Talun–Tulungagung

    Tak Mau Ambil Risiko Saat Mudik, KAI Daop 7 Madiun Periksa Jalur KA Talun–Tulungagung

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Menjelang masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun memastikan kesiapan sarana dan prasarana perjalanan kereta api. Salah satu langkah yang dilakukan adalah inspeksi jalur menggunakan lori dresin dari Stasiun Talun hingga Stasiun Tulungagung. Kegiatan cek lintas tersebut dipimpin langsung Vice President Daop 7 Madiun, […]

    Bagikan
  • Warga Tiron Digemparkan Temuan Bayi Dalam Kresek di Tengah Sungai

    Warga Tiron Digemparkan Temuan Bayi Dalam Kresek di Tengah Sungai

    • calendar_month Kamis, 9 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Sinergia – Kab Madiun | Penemuan bayi mengambang di tengah aliran sungai sono menggemparkan warga Desa Tiron Kecamatan Madiun Kabupaten Madiun Jawa Timur Kamis Siang ( 09/01/2025). Miris bayi yang diduga baru saja dibuang itu terbungkus kresek merah dan sudah tak bernyawa. Jasad bayi tak berdosa itu ditemukan awalnya oleh seorang warga yang tengah bersepeda, […]

    Bagikan
  • Pria Diduga Maling Motor di Ngawi Ternyata Penderita Gangguan Jiwa

    Pria Diduga Maling Motor di Ngawi Ternyata Penderita Gangguan Jiwa

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Sebuah video amatir berdurasi singkat menghebohkan jagad maya. Rekaman tersebut memperlihatkan kerumunan warga yang tengah mengamankan seorang pria di depan sebuah rumah. Dalam video tampak seorang pria digelandang hingga terjadi ketegangan karena ia sempat melawan ketika hendak dimasukkan ke dalam mobil ambulans. Dalam rekaman terdengar narasi yang menyebut bahwa pria tersebut […]

    Bagikan
expand_less