Berita Terkini
Trending Tags

Lisdyarita Tekankan Kehati-hatian Pilih Kepala Dinas, Harus Tepat Bidang dan Mampu Layani Masyarakat

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 36
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Lisdyarita menegaskan seleksi JPTP dilakukan secara hati-hati. Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Ponorogo Lisdyarita menegaskan akan berhati-hati dalam menentukan satu nama dari tiga besar calon yang mengikuti seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ponorogo.

Lisdyarita mengatakan, calon kepala dinas yang dipilih nantinya harus sesuai dengan bidang yang dipimpinnya serta memiliki kemampuan dalam menghadapi dan melayani masyarakat.

Menurutnya, Ponorogo saat ini tengah berupaya bangkit sehingga dibutuhkan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) yang mampu menata organisasi sekaligus menjalankan pelayanan kepada masyarakat.

“Lihat dulu, karena dalam memilih Kepala Dinas harus hati-hati. Karena Ponorogo sedang bangkit, jadi bagaimana dalam memilih ini harus yang tepat, dengan bidangnya juga. Terus bagaimana dia menghadapi masyarakat,” ujar Lisdyarita.

Ia menambahkan, kemampuan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat menjadi salah satu hal yang turut diperhatikan. Menurutnya, seorang kepala dinas harus memiliki pendekatan yang baik ketika berhadapan dengan masyarakat.

“Ketika dalam melayani masyarakat harus benar-benar ke masyarakatnya,” lanjutnya.

Terkait pertanyaan mengenai kemungkinan latar belakang almamater menjadi pertimbangan dalam menentukan satu nama dari tiga besar, Lisdyarita menegaskan tidak memilih berdasarkan sekolah tertentu.

Ia mengatakan proses penentuan akan dilakukan secara adil dengan mempertimbangkan sejumlah aspek, termasuk hasil presentasi para peserta serta komitmen mereka dalam membawa Ponorogo menjadi lebih baik.

“Kalau sekolah tertentu tidak. Saya berusaha adil. Jadi saya juga melihat, kemarin kan sempat ada presentasi juga. Dari presentasi itu saya nanti akan melihat kembali seperti apa dan komitmennya untuk membawa Ponorogo ini menjadi hebat seperti apa,” jelasnya.

Lisdyarita juga menyoroti kondisi pengelolaan anggaran yang saat ini banyak bergantung pada pemerintah pusat. Karena itu, menurutnya, kepala OPD terpilih harus mampu menata organisasi dan jajaran di bawahnya agar dapat bekerja secara terpadu.

“Bagaimana mereka bisa menata organisasinya, menata dinasnya, menata bawahannya, sehingga ini bisa semua menjadi satu,” katanya.

Lisdyarita menegaskan, proses pemilihan tersebut harus dilakukan secara cermat karena kepala dinas nantinya memiliki tanggung jawab dalam menjalankan pemerintahan sekaligus memberikan pelayanan kepada masyarakat Ponorogo.

“Yang pasti kan kita untuk semuanya untuk masyarakat Ponorogo. Jadi mesti hati-hati sekali kita dalam memilih ini,” pungkasnya. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tingkatkan Respons Kebakaran, Pemkot Madiun Siapkan Pos Damkar Baru

    Tingkatkan Respons Kebakaran, Pemkot Madiun Siapkan Pos Damkar Baru

    • calendar_month Rabu, 30 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun terus berupaya meningkatkan pelayanan kebakaran demi mempercepat respons penanganan kejadian darurat di wilayah Kota Madiun. Salah satu langkah yang diambil adalah rencana pembangunan tiga pos pelayanan kebakaran, masing-masing satu pos di tiga kecamatan Kota Madiun. Rencana tersebut disampaikan langsung oleh Wali Kota Madiun, Maidi, dalam kegiatan Sosialisasi […]

    Bagikan
  • DKPP Kota Madiun Vaksinasi Unggas Setelah Ditemukan Kasus Avian Influenza

    DKPP Kota Madiun Vaksinasi Unggas Setelah Ditemukan Kasus Avian Influenza

    • calendar_month Jumat, 4 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Madiun mengambil langkah cepat menyusul laporan kematian mendadak sejumlah unggas milik warga di kawasan Kayen, Kelurahan Kelun Kecamatan Kartoharjo. Berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium, unggas-unggas tersebut terindikasi terjangkit Avian Influenza (AI). Menurut drh. Lailatun Nafisah, Medik Veteriner Ahli Pertama DKPP, pihaknya segera melakukan upaya […]

    Bagikan
  • Laptop Berisi Data Kerja Raib, Pemkab Magetan Evaluasi Sistem Keamanan Perkantoran

    Laptop Berisi Data Kerja Raib, Pemkab Magetan Evaluasi Sistem Keamanan Perkantoran

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kasus pencurian tujuh laptop dan satu hard disk di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan tidak hanya menimbulkan kerugian materiil. Hilangnya perangkat kerja tersebut juga berpotensi mengganggu aktivitas pemerintahan karena sebagian data pekerjaan pegawai diduga ikut hilang. Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Magetan, Hendrawan Prastawa Adhi, menjelaskan perangkat yang dicuri […]

    Bagikan
  • Pemprov Jatim Tunjuk Kepala BPPKAD Sebagai Plh Sekda Ponorogo

    Pemprov Jatim Tunjuk Kepala BPPKAD Sebagai Plh Sekda Ponorogo

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 232
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Pasca penetapan Sekretaris Daerah Ponorogo, Agus Pramono, sebagai tersangka dalam kasus dugaan jual beli jabatan di lingkungan RSUD dr. Harjono, kursi Sekda mengalami kekosongan. Kondisi ini membuat sejumlah agenda strategis, terutama yang berkaitan dengan pembahasan anggaran daerah, ikut tersendat. Sebab, posisi Sekda memiliki peran krusial sebagai pimpinan Tim Anggaran Pemerintah Daerah […]

    Bagikan
  • Pasar Gula Macet, Petani Tebu Madiun Menjerit 13 Minggu Tak Terbayar

    Pasar Gula Macet, Petani Tebu Madiun Menjerit 13 Minggu Tak Terbayar

    • calendar_month Selasa, 26 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 243
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Memasuki panen raya tebu, ratusan petani di Kabupaten Madiun terancam bangkrut karena tidak menerima pembayaran hasil panen selama 13 minggu. Sejak Juli 2025, gula petani tak terserap pasar akibat stok melimpah dan mandeknya program penyerapan pemerintah. “Petani tebu setengah mati tidak bisa hidup karena gula tidak laku. Sudah 13 minggu […]

    Bagikan
  • Wujudkan Remaja Berkarakter, Pemkab Madiun Kukuhkan Bunda GenRe di 15 Kecamatan

    Wujudkan Remaja Berkarakter, Pemkab Madiun Kukuhkan Bunda GenRe di 15 Kecamatan

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan KB (DP3AP2KB) Kabupaten Madiun, resmi mengukuhkan Bunda GenRe (Generasi Berencana) tingkat kecamatan. Pengukuhan tersebut sebagai upaya memperkuat pendampingan dan pembinaan remaja di seluruh wilayah. Pengukuhan ini merupakan amanah dari program nasional Kementerian BKKBN yang menekankan pentingnya peran […]

    Bagikan
expand_less