Berita Terkini
Trending Tags

Kades Kebonagung Akui Lakukan Pemukulan dan Sampaikan Permohonan Maaf kepada Ketua PCNU Magetan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
  • visibility 243
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kades Kebonagung Akui Lakukan Pemukulan dan Sampaikan Permohonan Maaf kepada Ketua PCNU Magetan, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Perkembangan baru muncul dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap Ketua PCNU Magetan, KH Susanto Khoirul Fatwa. Kepala Desa Kebonagung, Balerejo, Kabupaten Madiun, Anton Sujarwo, akhirnya menyampaikan permohonan maaf sekaligus mengakui perbuatannya dalam sebuah pernyataan resmi yang dibuat di Pondok Pesantren Al-Hasna, Kartoharjo, Magetan, Selasa (02/12/2025) malam.

Pernyataan tersebut dibacakan Anton pada pukul 22.25 WIB di hadapan jajaran tokoh PCNU Magetan dan GP Ansor, termasuk KH Nasrudin (Suriah PCNU Magetan), KH Susanto Khoirul Fatwa (Ketua PCNU Magetan), Haji Sujianto (Wakil Ketua PCNU Magetan), Irfan Fajri (Sekretaris PCNU Magetan), KH Habib Mustofa (Ketua PC GP Ansor), Nur Mahmudin (Sekretaris GP Ansor), dan Zainal Faizin (Ketua LBH Ansor Magetan).

Dalam pernyataannya, Anton menegaskan bahwa dokumen tersebut dibuat secara sadar tanpa tekanan pihak mana pun. Ia mengakui sepenuhnya bahwa insiden pemukulan terhadap KH Susanto adalah perbuatannya sendiri.

“Saya membenarkan adanya peristiwa pemukulan yang saya lakukan kepada Kiai Haji Susanto Khoirul Fatwa,” ujarnya dalam surat tersebut.

Anton juga menyatakan bahwa tindakan itu merupakan kesalahan pribadi dan tidak dapat dibenarkan. Ia menyampaikan penyesalan mendalam dan siap menerima pembinaan dari lembaga yang berwenang.

“Saya berkomitmen untuk melakukan introspeksi diri, memohon ampun kepada Tuhan, serta tidak akan mengulang perbuatan serupa kepada siapa pun. Juga akan memperbaiki sikap sebagai figur publik, menjaga ketertiban, serta menghormati tokoh agama maupun masyarakat tanpa memandang latar belakang apa pun,” imbuhnya.

Melalui pernyataan itu, Anton meminta maaf sebesar-besarnya kepada KH Susanto dan seluruh pihak yang terdampak akibat kegaduhan yang muncul dari tindakannya.

“Saya bersedia diproses secara hukum apabila di kemudian hari mengulangi perbuatan serupa,” pungkasnya.

Surat pernyataan tersebut ditandatangani langsung oleh Anton Sujarwo dan disaksikan oleh jajaran PCNU Magetan serta GP Ansor. Kehadiran para tokoh itu sekaligus menjadi bukti bahwa proses klarifikasi dan permohonan maaf berjalan secara terbuka.

Belum ada keterangan lebih lanjut mengenai apakah proses hukum akan tetap dilanjutkan atau dihentikan setelah adanya permohonan maaf ini. LBH Ansor sebelumnya menyatakan siap mendampingi KH Susanto apabila jalur hukum tetap ditempuh.(Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diduga Ugal – Ugalan, Pick Up Tabrak Pelajar SMP Hingga Meninggal Dunia

    Diduga Ugal – Ugalan, Pick Up Tabrak Pelajar SMP Hingga Meninggal Dunia

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kecelakaan maut terjadi di jalur alternatif Ponorogo–Madiun, tepatnya di Jalan Desa Singosaren, Kecamatan Jenangan, Ponorogo, Minggu (19/10/2025) malam. Seorang pelajar SMP bernama Amelia (15), warga Desa Trenceng, Jenangan, tewas di lokasi usai sepeda motor yang dikendarainya ditabrak mobil pick-up dari arah berlawanan. Peristiwa nahas itu bermula saat mobil pick-up yang dikemudikan […]

    Bagikan
  • Warga Kota Madiun Mau Beasiswa S1, S2, dan S3 di India, Ini Syaratnya

    Warga Kota Madiun Mau Beasiswa S1, S2, dan S3 di India, Ini Syaratnya

    • calendar_month Rabu, 21 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun bekerja sama dengan Konsulat India untuk Indonesia kawasan Jawa Timur dan Jawa Tengah, membuka peluang beasiswa kuliah untuk warganya. Tak tanggung-tanggung, beasiswa itu bagi yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang S1, S2, dan S3 di India. Tawaran beasiswa ini disampaikan langsung oleh Mr. Manoj Baj, Konsul India […]

    Bagikan
  • Kuli Bangunan Tewas Kesetrum saat Pasang Besi Cor

    Kuli Bangunan Tewas Kesetrum saat Pasang Besi Cor

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Seorang kuli bangunan berinisial S.A.S (24), warga Desa Sareng, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, tewas tersengat listrik saat bekerja di proyek pembangunan ruko, Kamis (25/09/2025). Peristiwa bermula ketika korban bersama dua rekannya, Sudarsono (67) dan Gianto (52), tengah memasang material besi cor di lantai dua bangunan milik Rohmad Saiful Muklasin di […]

    Bagikan
  • Bupati Madiun Sidak MPLS, Tekankan Sekolah Ramah Anak dan Nol Bullying Sejak Hari Pertama

    Bupati Madiun Sidak MPLS, Tekankan Sekolah Ramah Anak dan Nol Bullying Sejak Hari Pertama

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Bupati Madiun Hari Wuryanto memastikan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2026/2027 di Kabupaten Madiun berjalan sesuai ketentuan dan bebas dari praktik perundungan (bullying) maupun perploncoan. Hal itu disampaikan usai meninjau langsung kegiatan MPLS di sejumlah SMP Negeri di wilayah Kecamatan Mejayan dan Saradan, Senin (13/7/2026). Dalam kunjungannya, Hari […]

    Bagikan
  • Petugas Gabungan OTT ODGJ yang Resahkan Warga

    Petugas Gabungan OTT ODGJ yang Resahkan Warga

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Petugas gabungan dari Dinas Sosial, TNI, Polri, dan pemadam kebakaran (Damkar) terpaksa berjibaku mengevakuasi seorang pria dengan gangguan jiwa di Desa Sidorejo, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jumat (26/09/2025). Pria bernama Heri Dwi Setyawan (45) itu ditangkap setelah dilaporkan kerap membuat resah warga sekitar. Ia disebut beberapa kali melakukan penganiayaan terhadap tetangga […]

    Bagikan
  • Kambing Kontes Bernilai Puluhan Juta Dipamerkan di Magetan, Warga Diajak Melirik Peluang Bisnis Ternak

    Kambing Kontes Bernilai Puluhan Juta Dipamerkan di Magetan, Warga Diajak Melirik Peluang Bisnis Ternak

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Puluhan kambing dan domba unggulan dari berbagai peternak di wilayah Eks Karesidenan Madiun dipamerkan dalam kegiatan Nyencang Bareng yang digelar di kawasan BUMDes Desa Rejomulyo, Kabupaten Magetan. Tak sekadar menjadi ajang berkumpul para penghobi ternak, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi masyarakat sekaligus upaya meningkatkan nilai ekonomi peternakan kambing dan domba. […]

    Bagikan
expand_less