Berita Terkini
Trending Tags

Capaian PBB-P2 Kabupaten Madiun Baru 91%, Kecamatan Wungu Terendah

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Rabu, 7 Okt 2026
  • visibility 117
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Ilustrasi pembayaran PBB-P2 di Kabupaten Madiun.

Sinergia | Madiun – Jatuh tempo pembayaran telah lewat, namun penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) Kabupaten Madiun masih menyisakan pekerjaan besar. Hingga 30 September 2026, realisasi baru mencapai Rp27,7 miliar atau 91 persen dari target Rp30,5 miliar.

Pemkab Madiun masih harus mengejar Rp2,7 miliar dalam tiga bulan terakhir 2026. Capaian antarwilayah juga belum merata. Kecamatan Wungu terendah dengan capaian 76,71 persen. Sedangkan Kecamatan Gemarang menjadi yang tertinggi dengan realisasi 92,10 persen.

Sekretaris Bapenda Kabupaten Madiun, Ari Nursurrahmat, mengatakan pihaknya masih memiliki waktu hingga akhir tahun 2026 untuk mengejar kekurangan pada triwulan IV. Bapenda akan kembali melakukan evaluasi sekaligus mengintensifkan penagihan kepada wajib pajak (WP) yang belum melunasi kewajibannya.

“Kekurangannya masih Rp2,7 miliar yang akan kami kejar penerimaannya di triwulan keempat akhir tahun nanti,” kata Ari, Rabu (7/10/2026).

Menurut Ari, rendahnya capaian di sejumlah wilayah salah satunya dipengaruhi banyaknya wajib pajak yang berdomisili di luar daerah. Kondisi tersebut membuat proses penagihan membutuhkan waktu lebih panjang karena petugas harus melakukan penyisiran dan penagihan secara langsung.

“Faktor yang terendah capaian itu hasil dari evaluasi dikarenakan banyak WP yang di luar kota, sehingga masih membutuhkan waktu untuk penagihannya,” jelasnya.

Untuk menutup kekurangan Rp2,7 miliar tersebut, Bapenda Kabupaten Madiun akan mengintensifkan penagihan. Salah satunya dengan menerjunkan petugas untuk melakukan penagihan secara langsung atau door to door kepada wajib pajak yang masih memiliki tunggakan.

Evaluasi capaian penerimaan juga akan kembali dilakukan untuk memetakan wilayah serta wajib pajak yang belum memenuhi kewajibannya.

“Selain itu Bapenda akan laksanakan evaluasi kembali, dan melaksanakan penagihan door to door ke wajib pajak,” imbuh Ari.

Bapenda menargetkan penerimaan PBB-P2 dapat terus digenjot sepanjang triwulan IV sehingga kekurangan dari target tahunan dapat ditekan.

Di sisi lain, wajib pajak yang belum membayar PBB-P2 diminta segera melunasi kewajibannya. Sebab, pembayaran yang dilakukan setelah jatuh tempo 30 September 2026 mulai dikenai denda sebesar 1 persen setiap bulan.

“Di triwulan empat ini akan kami maksimalkan mengejar yang belum mencapai target. Dan denda satu persen per bulan sudah mulai berlaku per 1 Oktober ini,” pungkas Ari. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Krs/Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Disdukcapil Magetan Luncurkan Aplikasi “SI PAK HER”, Permudah Layanan Adminduk dari Rumah

    Disdukcapil Magetan Luncurkan Aplikasi “SI PAK HER”, Permudah Layanan Adminduk dari Rumah

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 367
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Magetan resmi meluncurkan inovasi layanan digital berupa aplikasi SI PAK HER (Sistem Pelayanan Administrasi Kependudukan Hemat, Efektif, dan Responsif). Aplikasi ini dihadirkan untuk mempermudah masyarakat dalam mengurus dokumen kependudukan tanpa harus datang langsung ke kantor pelayanan. Peluncuran aplikasi tersebut juga diiringi dengan hadirnya layanan […]

    Bagikan
  • Mesin Pencacah TNI Buatan Denpal V/1 Bantu Peternak, Ini Keunggulannya

    Mesin Pencacah TNI Buatan Denpal V/1 Bantu Peternak, Ini Keunggulannya

    • calendar_month Senin, 19 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Memanfaatkan bahan-bahan rongsokan dari bekas suku cadang mobil yang kondisinya rusak berat, Denpal V/1 Madiun di jajaran Korem 081/DSJ berhasil menciptakan mesin pencacah pakan ternak berkemampuan tinggi. Saat diuji coba langsung kepada para peternak di Madiun, kemampuan mesin itu diakui mampu menghancurkan berbagai limbah pertanian untuk pakan ternak. Bahkan mencacah […]

    Bagikan
  • Usman Efendi Resmi Dilantik, Lengkapi Formasi DPRD Kota Madiun

    Usman Efendi Resmi Dilantik, Lengkapi Formasi DPRD Kota Madiun

    • calendar_month Kamis, 21 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – DPRD Kota Madiun menggelar rapat paripurna pengambilan sumpah jabatan Pengganti Antar Waktu (PAW) pada Rabu (20/08/2025) malam. Dalam rapat tersebut, Usman Efendi resmi dilantik menjadi anggota legislatif menggantikan almarhum Andi Raya Bagus Miko Saputra. Dengan dilantiknya Usman, kini jumlah anggota DPRD Kota Madiun masa jabatan 2024–2029 kembali lengkap sebanyak 30 […]

    Bagikan
  • Provinsi Dorong Akselerasi Ekonomi Magetan, UMKM, Infrastruktur, dan Sektor Unggulan Jadi Fokus

    Provinsi Dorong Akselerasi Ekonomi Magetan, UMKM, Infrastruktur, dan Sektor Unggulan Jadi Fokus

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 304
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menegaskan pentingnya sinkronisasi perencanaan pembangunan antara daerah dan provinsi untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang berkualitas pada 2027. Hal ini disampaikan oleh Endy Alim Abdi Nusa, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur, yang hadir mewakili Bapperida Provinsi Jawa Timur dalam Musrenbang RKPD Kabupaten Magetan Tahun 2027 […]

    Bagikan
  • PWI Madiun Raya Gelar Tasyakuran Jelang HPN 2026, Perkuat Spirit Kebersamaan Wartawan

    PWI Madiun Raya Gelar Tasyakuran Jelang HPN 2026, Perkuat Spirit Kebersamaan Wartawan

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 433
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Menjelang peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang diperingati setiap 9 Februari, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Madiun Raya menggelar tasyakuran dan doa bersama di Sekretariat PWI Madiun Raya, Jalan Letkol Suwarno No. 6 Blok II, Kota Madiun, Minggu (8/2/2026). Ketua PWI Madiun Raya, Jumali dalam siaran persnya mengatakan kegiatan tasyakuran dan […]

    Bagikan
  • Data Stunting BPS Dengan Pemkab Selisih, Bupati Madiun : Metode Pengukuran Lapangan Lebih Riil

    Data Stunting BPS Dengan Pemkab Selisih, Bupati Madiun : Metode Pengukuran Lapangan Lebih Riil

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 166
    • 0Komentar

    sinergia | Madiun — Pemerintah Kabupaten Madiun mengklaim berhasil menekan angka stunting hingga menyentuh 5,23 persen pada 2026. Capaian itu bahkan hampir menyamai target nasional bebas stunting yang dipatok sebesar 5 persen pada 2045. Namun di tengah keberhasilan tersebut, muncul perbedaan data dengan Badan Pusat Statistik (BPS) yang masih mencatat prevalensi stunting Kabupaten Madiun sebesar […]

    Bagikan
expand_less