Berita Terkini
Trending Tags

KAI Daop 7 Madiun Catat 26.417 Penumpang pada H+2 Lebaran 2026

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Minggu, 22 Mar 2026
  • visibility 166
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kepadatan penumpang kereta api di stasiun Madiun pada hari kedua lebaran, (22/3/2026), Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Volume penumpang kereta api di wilayah PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun meningkat pada hari kedua Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Kenaikan tercatat sekitar 8 persen dibandingkan hari sebelumnya.

Berdasarkan data sementara pada Minggu (22/3/2026), total penumpang mencapai 26.417 orang. Jumlah tersebut terdiri dari 13.846 penumpang naik dan 12.571 penumpang turun.

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan peningkatan ini menunjukkan mobilitas masyarakat masih tinggi selama masa libur Lebaran. Pada Sabtu (21/3/2026), jumlah penumpang tercatat sebanyak 24.449 orang.

“Terjadi peningkatan sekitar 8 persen dibandingkan hari sebelumnya, menandakan pergerakan masyarakat masih cukup tinggi,” ujarnya.

Secara kumulatif selama masa Angkutan Lebaran periode 11 Maret hingga 1 April 2026, KAI Daop 7 Madiun telah melayani 369.559 penumpang. Rinciannya, 173.795 penumpang naik dan 195.764 penumpang turun.

Image Not Found
Aplikasi Access by KAI mempermudah memantau ketersediaan tempat duduk secara real time dan melakukan pemesanan tiket, Foto : Kris-Sinergia

Puncak volume penumpang naik terjadi pada 22 Maret 2026 dengan 13.846 orang, sedangkan penumpang turun tertinggi tercatat pada 18 Maret 2026 sebanyak 15.131 orang.

“Kalau untuk hari Senin (23/3/2026), jumlah penumpang diperkirakan masih tinggi. Data sementara itu mencapai 22.566 orang, terdiri dari 12.954 penumpang naik dan 9.612 penumpang turun. Angka ini masih berpotensi berubah seiring penjualan tiket yang hingga saat ini masih berlangsung,” jelas Tohari.

Sejumlah stasiun dengan volume penumpang tertinggi pada Minggu (22/3/2026) antara lain Stasiun Madiun dengan 8.633 penumpang, diikuti Stasiun Kediri 2.286 penumpang, Stasiun Jombang 2.220 penumpang, Stasiun Tulungagung 2.001 penumpang, Stasiun Ngawi 1.895 penumpang, dan Stasiun Kertosono 1.859 penumpang.

KAI Daop 7 Madiun mengimbau penumpang untuk menjaga barang bawaan, tidak membawa barang berlebihan, serta mematuhi aturan demi keamanan dan kenyamanan selama perjalanan. Penumpang juga diminta datang lebih awal ke stasiun dan mengikuti arahan petugas.

Selain itu, masyarakat dapat memanfaatkan aplikasi Access by KAI untuk memantau ketersediaan tempat duduk secara real time dan melakukan pemesanan tiket. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • 14 Mantan Karyawan Perumda Umbul Madiun Tagih Hak Gaji Yang Tertunggak Senilai Rp. 600 Juta

    14 Mantan Karyawan Perumda Umbul Madiun Tagih Hak Gaji Yang Tertunggak Senilai Rp. 600 Juta

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sebanyak 14 mantan karyawan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Umbul Square Kabupaten Madiun menuntut pembayaran hak normatif mereka yang tertunggak selama enam bulan terakhir. Nilai tunggakan gaji, tunjangan dan Tunjangan Hari Raya (THR) diperkirakan mencapai Rp. 600 juta. Tuntutan disuarakan melalui Serikat Buruh Madiun Raya (SBMR) dalam pertemuan bipartit, Selasa (26/8/2025). […]

    Bagikan
  • Diterjang Longsor, Enam Warga Desa Depok Trenggalek Hilang

    Diterjang Longsor, Enam Warga Desa Depok Trenggalek Hilang

    • calendar_month Selasa, 20 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Sinergia | Trenggalek – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, pada Senin (19/5/2025) sore, memicu bencana tanah longsor di Desa Depok, Kecamatan Bendungan. Akibat kejadian ini, enam warga dilaporkan hilang setelah tertimbun material longsor. Proses evakuasi korban masih berlangsung hingga Selasa pagi (20/5/2025). Namun, upaya pencarian menghadapi kendala serius. Selain akses jalan […]

    Bagikan
  • Terkait Insiden di Perlintasan Sebidang Magetan, Daop 7 : Tunggu Penyelidikan

    Terkait Insiden di Perlintasan Sebidang Magetan, Daop 7 : Tunggu Penyelidikan

    • calendar_month Senin, 19 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Insiden memilukan terjadi di perlintasan sebidang JPL 08 Stasiun Magetan pada Senin (19/05/2025). KA Malioboro relasi Purwokerto-Malang menabrak 7 kendaraan roda 2 yang menyebabkan 4 orang meninggal dunia. Selain itu, 3 orang dikabarkan mengalami luka berat dan dievakuasi ke rumah sakit untuk penanganan medis. Terkait insiden tersebut, PT KAI Daop […]

    Bagikan
  • Korupsi Dana Hibah Pokir DPRD Magetan Terbongkar, Kejari Periksa 35 Saksi dan Tetapkan 6 Tersangka

    Korupsi Dana Hibah Pokir DPRD Magetan Terbongkar, Kejari Periksa 35 Saksi dan Tetapkan 6 Tersangka

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan mengungkap secara rinci konstruksi perkara dugaan korupsi dana hibah pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD Kabupaten Magetan tahun anggaran 2020–2024. Kasus ini dinilai tidak berdiri pada satu peristiwa tunggal, melainkan merupakan rangkaian tindakan yang terstruktur dan melibatkan berbagai pihak. Kepala Kejari Magetan, Sabrul Iman, menyebutkan bahwa penyidikan dilakukan secara […]

    Bagikan
  • Harga Jual Anjlok, Petani Bawang Merah di Magetan Makin Merana Akibat Serangan Hama

    Harga Jual Anjlok, Petani Bawang Merah di Magetan Makin Merana Akibat Serangan Hama

    • calendar_month Senin, 15 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Petani bawang merah di Kabupaten Magetan menghadapi tantangan berat pada musim tanam kali ini. Selain ancaman hama, anjloknya harga jual di pasaran turut menambah beban petani. Suratin (50), Petani Bawang Merah asal Desa Panekan, mengungkapkan bahwa serangan ulat menjadi kendala paling serius saat ini. Menurutnya, hama tersebut sangat sulit dikendalikan, terutama […]

    Bagikan
  • Aksi Nyata Hari Bumi, Pemuda Ponorogo Pasang Barikade Sampah di Sungai Tambak Kemangi

    Aksi Nyata Hari Bumi, Pemuda Ponorogo Pasang Barikade Sampah di Sungai Tambak Kemangi

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Peringatan Hari Bumi yang jatuh setiap 22 April dimaknai dengan aksi nyata oleh kelompok pemuda di Ponorogo. Sejumlah pemuda yang tergabung dalam Kelompok Peduli Sungai (KPS) Tambak Kemangi melakukan pemasangan barikade sampah di aliran sungai kawasan Tambak Kemangi, Kelurahan Tonatan, Kecamatan Ponorogo. Aksi yang dilakuka ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari […]

    Bagikan
expand_less