Gudang Toko Aksesori Ponsel di Ngawi Terbakar, Satu Motor Hangus dan Kerugian Capai Ratusan Juta
- account_circle Kusnanto
- calendar_month 19 jam yang lalu
- visibility 68
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Ngawi – Kebakaran melanda gudang Toko Maju Mapan, penyedia layanan aksesori telepon seluler dan WiFi di tepi Jalan Raya Desa Pangkur, Kecamatan Pangkur, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Minggu (11/10/2026) sekitar pukul 13.00 WIB. Kobaran api yang membakar tumpukan kabel WiFi memicu kepanikan karyawan hingga mereka berupaya menyelamatkan sejumlah sepeda motor yang terjebak di dalam bangunan.
Asap tebal membumbung dari bagian gudang ketika toko masih beroperasi. Sejumlah karyawan bergegas keluar untuk meminta bantuan warga, sementara sebagian lainnya berusaha menyelamatkan barang-barang yang masih bisa dievakuasi.
Agung Budiono, warga yang menyaksikan kejadian tersebut, mengatakan kebakaran bermula dari munculnya asap di bagian gudang. Tak lama kemudian, api terlihat membesar dan mengancam barang-barang di dalam bangunan.
“Awal muncul asap dari gudang itu, terus muncul api dan membesar. Toko masih buka, yang terbakar gudang bagian atas. Karyawan panik, sejumlah motor terjebak di dalamnya, ada yang terbakar,” ungkap Agung.
Kepanikan juga dirasakan para karyawan yang saat itu tengah bekerja. Meilisa Putri Rosalinda, salah seorang karyawan toko, menuturkan dirinya sempat mencium bau kabel terbakar sebelum kobaran api muncul.
“Awalnya bau kabel terbakar, terus muncul api dan membesar. Saya sendiri di bagian gudang, langsung lari memberitahukan ke pemiliknya,” tutur Meilisa.
Api dengan cepat membesar di area gudang yang menyimpan tumpukan kabel WiFi di lantai satu dan dua. Kondisi tersebut membuat karyawan harus segera menyelamatkan diri sekaligus meminta pertolongan untuk mencegah api merembet ke bagian depan toko.
Satu unit sepeda motor dilaporkan hangus terbakar. Sementara itu, barang-barang lain yang berada di dalam toko berhasil dievakuasi ke tepi jalan dan rumah-rumah warga sekitar.
Petugas pemadam kebakaran Kabupaten Ngawi yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pemadaman. Warga juga turut membantu dengan menyiramkan air seadanya guna menghambat penjalaran api.
Petugas pemadam kebakaran Kabupaten Ngawi, Heri Kuncoro, mengatakan kobaran api sudah membesar saat timnya tiba di lokasi. Asap tebal menjadi salah satu kendala dalam proses pemadaman.
“Ada laporan, kita datang api sudah membesar. Asap tebal mengganggu proses pemadaman, hingga kini belum padam,” ujar Heri saat memberikan keterangan di lokasi kejadian.
Upaya pemadaman berlangsung lebih dari dua jam hingga api berhasil dikendalikan. Banyaknya material kabel yang terbakar membuat proses penanganan membutuhkan waktu lebih lama.
Dugaan sementara, kebakaran dipicu korsleting listrik. Namun, penyebab pasti kebakaran masih perlu dipastikan melalui pemeriksaan lebih lanjut. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Meski demikian, kebakaran menyebabkan satu unit sepeda motor hangus dan kerugian material ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. (Kus)
- Penulis: Kusnanto
- Editor: Krs/Diez





