Berita Terkini
Trending Tags

Wabah PMK Kembali Serang Magetan, Peternak Terpaksa Jual Murah Sapi

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 15 Sep 2025
  • visibility 72
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Para peternak sapi was-was karena Wabah PMK muncul lagi di Magetan, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) kembali merebak di Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Desa Bogoarum, Kecamatan Plaosan, menjadi pusat perhatian setelah tiga ekor sapi dilaporkan mati sejak awal September 2025. Kondisi ini membuat lebih dari separuh populasi sapi di desa tersebut terinfeksi. Para peternak pun tak punya banyak pilihan selain menjual ternak mereka dengan harga jatuh.

“Kalau dibiarkan, bisa habis semua. Jadi terpaksa kami lepas murah, dari harga Rp20 – 30 juta sekarang paling hanya laku separuhnya,” ungkap Dedi Prima Ardani, peternak asal Bogoarum, Minggu (14/09/2025).

Serangan virus PMK membuat sapi lemas, sulit makan, dan mengeluarkan lendir dari mulut. Kondisi ini bukan hanya mengancam keselamatan hewan, tetapi juga menghantam ekonomi keluarga peternak.

“Beberapa bulan lalu sempat ada pendataan, tapi sampai sekarang tindak lanjutnya tidak jelas. Vaksinasi pun tidak ada. Padahal sapi ini modal utama kami,” kata Dedi yang memelihara tiga ekor sapi.

Peternak menduga merebaknya kembali PMK di Magetan dipicu lemahnya pengawasan mobilitas ternak antarwilayah dan minimnya vaksinasi rutin. Mereka berharap pemerintah segera turun tangan.

“Kalau masalah ini tidak segera ditangani, sapi bisa mati, dan kehidupan ekonomi keluarga kami juga ikut terpuruk,” tegas Dedi.

Selain vaksinasi massal, para peternak juga mendesak adanya obat-obatan serta kompensasi kerugian. Catatan Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Magetan menyebut, sepanjang 2024 terdapat 426 kasus PMK, dengan 400 kasus baru muncul pada Desember. Hingga Januari 2025, jumlah sapi mati mencapai 33 ekor, sementara 23 ekor lainnya harus dipotong paksa.

Di tingkat provinsi, Jawa Timur mencatat 12.934 sapi terpapar PMK pada Desember 2024–Januari 2025. Dari jumlah itu, 689 ekor dinyatakan mati.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ada Tempat Kos Semi Permanen di Eks Terminal Seloaji Ponorogo, Diduga Jadi Lokasi Prostitusi

    Ada Tempat Kos Semi Permanen di Eks Terminal Seloaji Ponorogo, Diduga Jadi Lokasi Prostitusi

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Razia di eks-Terminal Seloaji yang dilakukan oleh Satpol PP Ponorogo pada Senin malam (3/11/2025) cukup mencengangkan. Selain menemukan aktivitas prostitusi yang mengganggu ketertiban di kawasan eks Terminal Seloaji, petugas juga mencatat adanya tempat kos yang diduga digunakan untuk kegiatan serupa. Kabid Penegakan Perundang-undangan Daerah Satpol PP dan Damkar Ponorogo, Hendra Asmara […]

    Bagikan
  • Suasana Perayaan Galungan dan Piodalan di Pura Sanggha Bhuwana Lanud Iswahjudi

    Suasana Perayaan Galungan dan Piodalan di Pura Sanggha Bhuwana Lanud Iswahjudi

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Umat Hindu dari wilayah Karesidenan Madiun yang meliputi Kabupaten Magetan, Kota/Kabupaten Madiun, Ngawi, hingga Ponorogo, berkumpul di Pura Sanggha Bhuwana, Lanud Iswahjudi, Maospati pada Rabu (19/11/2025). Mereka melaksanakan rangkaian upacara Hari Raya Galungan yang tahun ini bertepatan dengan Rebo Kliwon Wuku Dungulan. Perayaan Galungan di pura tersebut berlangsung istimewa karena sekaligus […]

    Bagikan
  • Ratusan PPPK Akan Perkuat Tata Kelola Koperasi Merah Putih di Magetan

    Ratusan PPPK Akan Perkuat Tata Kelola Koperasi Merah Putih di Magetan

    • calendar_month Senin, 15 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 226
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Upaya penguatan tata kelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih terus dilakukan seiring arahan dari pemerintah pusat. Salah satu langkah yang ditempuh adalah menempatkan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) guna menopang kualitas sumber daya manusia sekaligus mendorong pengelolaan koperasi yang lebih profesional dan transparan. Kebijakan tersebut mendapat respons positif dari Pemerintah Kabupaten […]

    Bagikan
  • Viral Ritual Berpakaian Putih-Putih di Puncak Gunung Lawu, Diduga Terkait Bulan Suro

    Viral Ritual Berpakaian Putih-Putih di Puncak Gunung Lawu, Diduga Terkait Bulan Suro

    • calendar_month Senin, 14 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Puncak Gunung Lawu kembali menjadi sorotan usai viralnya video puluhan orang berpakaian putih melakukan ritual di sekitar tugu Trianggulasi, titik tertinggi Gunung Lawu. Video yang diunggah di media sosial itu telah disukai lebih dari 46 ribu kali dan menuai hampir 3.000 komentar. Peristiwa tersebut diperkirakan terjadi pada Jumat (11/07/2025) sekitar […]

    Bagikan
  • Mediasi Gugatan Gus Wahid Kembali Tertunda, Ketua DPRD Magetan Dua Kali Mangkir

    Mediasi Gugatan Gus Wahid Kembali Tertunda, Ketua DPRD Magetan Dua Kali Mangkir

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Upaya penyelesaian sengketa melalui jalur mediasi antara Nurwahid (Gus Wahid) dan pimpinan DPRD Magetan kembali tidak membuahkan hasil. Agenda mediasi yang dijadwalkan berlangsung di Pengadilan Negeri Magetan pada Rabu (26/11/2025) terpaksa dihentikan karena Ketua DPRD Magetan, Suratno, kembali tidak hadir untuk kedua kalinya. Sidang yang dipimpin oleh mediator Hakim Dedi Alfarizi […]

    Bagikan
  • Viral, Warga Magetan Temukan Motor yang Dicuri Sejak 2023 Saat Berburu Takjil

    Viral, Warga Magetan Temukan Motor yang Dicuri Sejak 2023 Saat Berburu Takjil

    • calendar_month Selasa, 4 Mar 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Niat hati ingin ngabuburit dan berburu takjil, Novi Rianti, warga Desa Purwosari, Kecamatan Magetan justru mendapati sepeda motornya yang hilang sejak 2023 lalu. Hal itu dialaminya ketika mencari takjil di Kota Madiun untuk berbuka puasa. Novi membagikan momen itu melalui beberapa video pendek di akun TikTok pribadinya, @Sayangmuh hingga viral […]

    Bagikan
expand_less