Berita Terkini
Trending Tags

Masih Banyak SPPG di Madiun Belum Kantongi Sertifikasi Kebakaran dan SLF

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
  • visibility 285
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Petugas pemadam kebakaran Kabupaten Madiun berikan pelatihan dasar tata cara pemadaman api kepada karyawan SPPG. (28/4/2026), Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Madiun mengungkap masih banyak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang belum mengantongi sertifikasi mitigasi kebakaran dan Sertifikat Laik Fungsi (SLF). Padahal, dua dokumen tersebut menjadi syarat wajib dalam kelengkapan administrasi operasional dapur program makan bergizi gratis (MBG).

Kepala Bidang Kesiapsiagaan dan Pengendalian Bahaya Kebakaran Damkar Kabupaten Madiun, Andy Koerniawan, menyebut dari sekitar 34 SPPG yang telah beroperasi, baru empat titik yang memiliki sertifikasi mitigasi kebakaran.

“Hanya ada empat dapur yang telah mendapatkan sertifikasi mitigasi kebakaran. Sisanya masih belum ada tanda-tanda mengurus dokumen tersebut,” ujarnya, Selasa (28/4/2026).

Tak hanya itu, jumlah SPPG yang sedang memproses Sertifikat Laik Fungsi (SLF) bangunan juga masih minim. Andy menyebut, baru empat SPPG yang tengah mengurus SLF, sementara puluhan lainnya belum melakukan langkah serupa.

“Untuk persyaratan, tidak hanya pelatihan saja, tapi SLF bangunan itu sendiri juga harus diperhatikan,” tambahnya.

Menurut Andy, keberadaan sertifikasi mitigasi kebakaran dan SLF menjadi indikator penting bahwa dapur SPPG telah memenuhi standar keamanan dalam menjalankan program strategis nasional. Terlebih, dapur-dapur tersebut setiap hari melayani ribuan penerima manfaat.

“SPPG ini adalah pelayanan kemasyarakatan. Setiap hari ada ribuan anak sekolah serta kelompok B3 seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan balita yang menerima manfaat. Maka aspek keamanan harus menjadi perhatian utama,” jelasnya.

Ia menambahkan, pemenuhan dokumen tersebut juga merupakan instruksi langsung dari Presiden Prabowo Subianto dan telah menjadi kewajiban yang ditekankan oleh Bupati Madiun, Hari Wuryanto.

Damkar Kabupaten Madiun pun membuka layanan bagi pengelola SPPG yang ingin mengurus sertifikasi, mulai dari pelatihan pemadaman kebakaran hingga pendampingan pemenuhan standar proteksi bangunan.

“Kami membuka pintu seluas-luasnya bagi SPPG yang ingin menunaikan kewajiban. Supaya keberlanjutan program nasional ini benar-benar terjaga,” pungkasnya. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ramadan Penuh Berkah, PWI Madiun Raya Gelar Bagi Takjil hingga Buka Puasa Bersama

    Ramadan Penuh Berkah, PWI Madiun Raya Gelar Bagi Takjil hingga Buka Puasa Bersama

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 464
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Madiun Raya berkolaborasi dengan Sinergia Mediatama menggelar kegiatan sosial berupa pembagian takjil kepada masyarakat. Pun dilanjutkan dengan acara buka puasa bersama di Sekretariat PWI Madiun Raya pada Rabu (18/3/2026). Kegiatan tersebut disambut antusias warga yang melintas di sekitar lokasi. Para pengurus dan anggota PWI Madiun Raya […]

    Bagikan
  • Satpol PP Tertibkan Pengamen, Tingkatkan Kenyamanan Masyarakat

    Satpol PP Tertibkan Pengamen, Tingkatkan Kenyamanan Masyarakat

    • calendar_month Jumat, 7 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Menyusul meningkatnya jumlah pengamen yang berkeliaran di Kota Madiun pada bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri, Pemerintah Kota Madiun melalui Satpol PP dan Damkar Kota Madiun melakukan operasi penertiban pada Kamis Malam (6/3/2025). Dalam operasi tersebut, petugas berhasil menertibkan enam pengamen yang sedang beraksi di sejumlah lokasi, terutama di Jalan […]

    Bagikan
  • Pemkab Magetan Usulkan Tambahan 7.000 Ton Pupuk Bersubsidi, Kuota NPK dan Organik Belum Mencukupi

    Pemkab Magetan Usulkan Tambahan 7.000 Ton Pupuk Bersubsidi, Kuota NPK dan Organik Belum Mencukupi

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan kembali mengajukan penambahan alokasi pupuk bersubsidi kepada pemerintah pusat untuk memenuhi kebutuhan petani pada musim tanam 2026. Tambahan yang diusulkan mencapai 7.000 ton, terdiri dari 5.000 ton pupuk NPK dan 2.000 ton pupuk organik. Usulan tersebut diajukan menyusul masih terbatasnya kuota pupuk bersubsidi yang diterima Kabupaten Magetan […]

    Bagikan
  • Rekam Jejak Riyin Nur Asiyah, Pengusaha yang Kini Selangkah Lagi Pimpin DPRD Magetan

    Rekam Jejak Riyin Nur Asiyah, Pengusaha yang Kini Selangkah Lagi Pimpin DPRD Magetan

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 489
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Nama Riyin Nur Asiyah kini menjadi sorotan publik setelah resmi ditunjuk Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sebagai calon Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPRD Kabupaten Magetan. Penunjukan tersebut dilakukan untuk mengisi kekosongan kursi pimpinan DPRD setelah Ketua DPRD sebelumnya, Suratno, dinonaktifkan usai ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana hibah pokok pikiran […]

    Bagikan
  • Polres Madiun Kota Klaim Angka Kriminal Turun di 2025, Waspadai Kasus Penipuan Online

    Polres Madiun Kota Klaim Angka Kriminal Turun di 2025, Waspadai Kasus Penipuan Online

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 279
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Polres Madiun Kota menggelar konferensi pers capaian kinerja sepanjang 2025 di Gedung Kompol Soenaryo pada Senin (29/12/2025). Kapolres Madiun Kota, AKBP Wiwin Junianto Supriyadi didampingi Wakapolres dan Pejabat Utama (PJU) mengungkapkan angka criminal tercatat 135 kasus, atau turun dibandingkan tahun 2024 yakni 181 kasus. Sementara, tindak pidana korupsi tahun 2025 […]

    Bagikan
  • Welly Kristanto Dilantik sebagai Sekda Magetan, Bupati Nanik : Akhiri Kekosongan Jabatan Panjang

    Welly Kristanto Dilantik sebagai Sekda Magetan, Bupati Nanik : Akhiri Kekosongan Jabatan Panjang

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 258
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Setelah melalui proses seleksi yang panjang, Kabupaten Magetan akhirnya memiliki Sekretaris Daerah (Sekda) definitif. Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti, secara resmi melantik Welly Kristanto sebagai Sekda Magetan di Pendopo Surya Graha, Jumat (07/11/2025). Pelantikan berlangsung khidmat dengan dihadiri oleh seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Magetan. Turut menjadi saksi dalam pelantikan […]

    Bagikan
expand_less