Terjerat Kabel di Jalan Letjen Suprapto Ponorogo, Leher Pengendara Motor Luka dan Memar
- account_circle Ega Patria
- calendar_month 15 jam yang lalu
- visibility 67
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Ponorogo – Seorang pengendara sepeda motor bernama Sopingi, 30, warga Desa Carat, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo, mengalami luka dan memar di bagian leher setelah terjerat kabel Wi-Fi yang melintang di jalan. Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (12/10/2026) sekitar pukul 16.45 WIB di Jalan Letjen Suprapto, tepatnya di selatan SPBU Gupolo, Kelurahan Keniten, Kecamatan Ponorogo.
Kejadian bermula saat Sopingi mengendarai sepeda motor dari arah Ponorogo menuju Magetan untuk menjemput istrinya yang bekerja di Kolam Renang Legowo. Saat melintas di lokasi kejadian, leher korban tiba-tiba tersangkut kabel yang melintang di jalan hingga mengalami luka dan memar.
Sopingi mengatakan, saat itu dirinya tidak menyadari adanya kabel yang melintang. Setelah merasakan lehernya tersangkut, ia berhenti dan memeriksa kondisi kabel yang ternyata putus.
“Kemarin sore, Mas, saya mau menjemput istri sekitar pukul empat sampai lima sore. Sampai di jalan, tiba-tiba leher saya tersangkut kabel. Saya cek, ternyata ada kabel yang putus. Untung saya tidak berkendara kencang,” ungkap Sopingi.
Akibat kejadian tersebut, korban mengaku kesulitan saat menelan, bahkan untuk minum. Setelah menjemput istrinya, Sopingi dibawa ke puskesmas untuk mendapatkan penanganan medis.

“Sakit, Mas. Mau minum saja susah. Untung saya tidak kencang,” imbuhnya.
Sopingi kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polres Ponorogo sekitar pukul 23.00 WIB pada hari yang sama. Ia berharap polisi mengusut kejadian tersebut agar tidak terulang dan membahayakan pengendara lainnya.
“Saya laporkan ke Polres Ponorogo supaya diusut dan tidak terulang lagi,” tegasnya.
Sementara itu, Arjuna Diaz, warga yang berada di sekitar lokasi, mengaku melihat korban melintas menggunakan sepeda motor sambil memegang lehernya. Saat itu, ia juga melihat kabel Wi-Fi dalam kondisi putus.
“Awalnya saya melihat korban naik motor sambil memegang leher, lalu melihat kabel Wi-Fi yang putus. Kejadiannya kurang lebih pukul empat sampai lima sore,” kata Arjuna Diaz.
Menurut Arjuna, pemasangan kabel Wi-Fi di kawasan tersebut selama ini dinilai kurang rapi. Meski demikian, ia menyebut kejadian pengendara motor terjerat kabel seperti itu baru pertama kali terjadi di lingkungannya.
“Kalau pemasangan Wi-Fi di sini memang tidak rapi, seperti itu. Baru kali pertama kejadian seperti ini,” ujarnya.
Peristiwa ini menjadi perhatian terhadap keselamatan pengguna jalan, terutama pengendara sepeda motor. Kabel yang putus atau menjuntai hingga ke badan jalan berpotensi menyebabkan kecelakaan apabila tidak segera ditangani.
Pihak terkait diharapkan segera memeriksa kondisi kabel di lokasi kejadian dan memastikan pemasangannya aman agar insiden serupa tidak kembali terjadi. (Ega)
- Penulis: Ega Patria
- Editor: Krs/Diez





