Berita Terkini
Trending Tags

Bunderan Serayu Kota Madiun yang Jadi Surganya Kuliner dan Takjil

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Senin, 17 Mar 2025
  • visibility 408
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Para Pemburu Takjil Sibuk Membeli Takjil Menjelang Buka Puasa, Foto : Surya – Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Bulan Suci Ramadhan tentu menghadirkan nuansa berbeda. Salah satu kegiatan yang paling ramai dilakukan adalah berburu takjil untuk hidangan berbuka puasa. Hal ini terlihat jelas di jalan Taman Praja, tepatnya di Bunderan Serayu, Kota Madiun.

Berbagai macam makanan, mulai dari yang manis, pedas, gurih, hingga segar, dijajakan disini. Para pedagang yang berjualan di lokasi tersebut merasa senang karena dagangannya laris manis.

Salah satu pedagang, Ariska, mengungkapkan bahwa dagangannya sangat laris dan omzet yang didapatkan meningkat drastis. Bahkan naik dua kali lipat dibandingkan hari biasa.

“Alhamdulillah, mas, dagangannya laris. Biasanya, saya jual sushi 200 per biji, sekarang bisa terjual lebih dari 400 biji. Kalau biasanya saya berjualan di sini saat Car Free Day (CFD), penjualannya biasa saja. Tapi, selama Ramadan ini, omzet saya meningkat dua kali lipat,” ujarnya.

Image Not Found
Para Pemburu Takjil Sibuk Membeli Takjil Menjelang Buka Puasa, Foto : Surya – Sinergia

Kegiatan berburu takjil ini juga mendukung pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal dengan menyediakan ruang bagi pedagang untuk menjual berbagai hidangan khas Ramadan.

Lutfia Putri, salah satu pembeli, mengungkapkan bahwa ia memilih membeli takjil di jalan Taman Praja karena varian takjil yang sangat beragam. Ia bisa memilih makanan sesuai keinginannya.

“Ya, banyak pilihan makanan di sini. Tadi saya beli kimbab, tteokbokki, dan ceker. Semoga pasar Ramadan di sini bisa dilaksanakan setiap hari,” katanya.

Ramadhan memang bulan penuh berkah. Perputaran perekonomian pun diyakini meningkat selama bulan Ramadhan ini.

Surya – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bau Mebeler Senilai Rp 400 Juta Menghangat Seiring Tumpukan Sampah Yang Menyengat

    Bau Mebeler Senilai Rp 400 Juta Menghangat Seiring Tumpukan Sampah Yang Menyengat

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle Mandor
    • visibility 532
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Bau menyengat dari tumpukan sampah di TPS Pasar Sayur Caruban, Kelurahan Krajan, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, dikeluhkan warga dan pelaku usaha. Di tengah persoalan yang tak kunjung terurai, publik justru dihadapkan pada kabar pengadaan mebeler senilai Rp 400 juta di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat. Keluhan itu mencuat pada Selasa (5/5/2026). […]

    Bagikan
  • Siapa Pejabat Eselon II yang Bakal Masuk Gerbong Mutasi Wali Kota Maidi ?

    Siapa Pejabat Eselon II yang Bakal Masuk Gerbong Mutasi Wali Kota Maidi ?

    • calendar_month Jumat, 22 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Tepat enam bulan setelah dilantik pada 20 Februari lalu, Wali Kota Madiun, Maidi, kini memiliki kewenangan penuh untuk melakukan mutasi pejabat di lingkup Pemkot Madiun. Per 21 Agustus 2025, dirinya tak lagi perlu menunggu persetujuan Badan Kepegawaian Negara (BKN) maupun Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Maidi menegaskan, rencana perombakan pejabat eselon […]

    Bagikan
  • Kejari Magetan Dalami Dugaan Korupsi Pokir DPRD, 100 Saksi Sudah Diperiksa

    Kejari Magetan Dalami Dugaan Korupsi Pokir DPRD, 100 Saksi Sudah Diperiksa

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 386
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan terus memperdalam penyelidikan dugaan penyelewengan anggaran Pokok-pokok Pikiran (Pokir) DPRD Kabupaten Magetan tahun anggaran 2021–2023. Sejak proses penyelidikan dimulai, sekitar 100 orang dari berbagai unsur telah dipanggil untuk memberikan keterangan. Pemeriksaan terhadap para saksi berlangsung sejak November 2025. Mereka terdiri atas mantan anggota DPRD Magetan periode 2019–2024, […]

    Bagikan
  • Kejar Target PAD, Bapenda Kota Madiun Optimalisasi PBJT Makanan-Minuman

    Kejar Target PAD, Bapenda Kota Madiun Optimalisasi PBJT Makanan-Minuman

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun terus mengoptimalkan pendapatan asli daerah (PAD) melalui sektor Pajak Daerah, termasuk Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) makanan dan minuman. Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F Bagus Panuntun, meminta Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) memperkuat upaya pendataan dan pengawasan terhadap pelaku usaha, khususnya jasa katering, guna mengejar […]

    Bagikan
  • Fantastis! Kekayaan Direktur RSUD dr. Harjono Ponorogo Capai Rp14,5 Miliar

    Fantastis! Kekayaan Direktur RSUD dr. Harjono Ponorogo Capai Rp14,5 Miliar

    • calendar_month Minggu, 9 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Direktur RSUD dr. Harjono Ponorogo, Yunus Mahatma, tercatat memiliki kekayaan paling tinggi dibanding dua pejabat lain yang ikut terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Jumat (7/11/2025). Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) tahun 2024 yang diakses melalui laman resmi elhkpn.kpk.go.id, Yunus memiliki total harta senilai Rp. […]

    Bagikan
  • Pemerintah Kec Geger Menggelar Bimtek Transparansi Tata Kelola Keuangan Desa

    Pemerintah Kec Geger Menggelar Bimtek Transparansi Tata Kelola Keuangan Desa

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 239
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun – Transparansi dan akuntabel Pengelolaan keuangan di setiap desa menjadi syarat wajib agar tata kelola sesuai regulasi. Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 20 tahun 2018 menjadi payung hukum mengatur azaz dan tata tertib administrasi anggaran di desa. Tranparansi diterjemahkan agar masyarakat bisa mengakses data anggaran di setiap desa tersebut. Paling tidak minimal […]

    Bagikan
expand_less