Sabtu, 24 Okt 2026
Trending Tags

Gerbong Kertapati, Daya Tarik Monumen Soco yang Menyimpan Luka Sejarah

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
  • visibility 297
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Gerbong kereta uap berwarna perak dan hitam menjadi pusat perhatian setiap pengunjung, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Di area Monumen Soco, Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan, sebuah gerbong kereta uap berwarna perak dan hitam menjadi pusat perhatian setiap pengunjung. Gerbong yang dikenal dengan nama Gerbong Kertapati itu bukan sekadar benda tua, melainkan saksi bisu tragedi Madiun 1948 saat pemberontakan PKI yang merenggut ratusan nyawa.

Juru kunci Monumen Soco, Ahmad Sukir (71), menuturkan gerbong ini dahulu dipakai untuk mengangkut tahanan dari Pabrik Gula Redjosari, Gorang-gareng, Kawedanan menuju Desa Soco. Mereka terdiri atas aparat kepolisian, tokoh agama, pejabat, hingga warga sipil.

“Setibanya di Soco, para tahanan itu dieksekusi massal. Jasad korban kemudian dimasukkan ke dalam sumur yang kini menjadi ikon monumen,” kata Sukir, Rabu (01/10/2025).

Ia menjelaskan, para korban awalnya dijebak melalui undangan palsu yang dibuat kelompok Front Demokrasi Rakyat (FDR). Usai dikumpulkan di Pabrik Gula Redjosari, mereka diberondong tembakan. Sebagian yang masih hidup lalu dimasukkan ke Gerbong Kertapati untuk dibawa menuju lokasi eksekusi.

Tragedi tersebut membuat gerbong ini tak bisa dilepaskan dari sejarah kelam bangsa. Pada 1989, kawasan Soco dibangun menjadi monumen, dan gerbong dipindahkan dari lokasi awalnya agar generasi penerus dapat menyaksikan langsung bukti nyata peristiwa itu.

“Dulu gerbong ini dipindahkan dengan cara didorong di atas rel yang ditata dari Redjosari ke Soco. Sampai sekarang, relnya masih ada di bawah gerbong,” ungkap Sukir.

Monumen Soco kemudian diresmikan pada 1992 dan dinamai Komplek Tetenger Soco 1. Sekitar satu kilometer dari lokasi tersebut, terdapat Monumen Soco 2 dengan prasasti tanpa nama korban sebagai pengingat.

Selain menjadi tempat mengenang sejarah, keberadaan gerbong itu juga menarik perhatian wisatawan. Baik di hari biasa maupun akhir pekan, banyak pengunjung datang untuk berfoto atau membaca kisah singkat tragedi Madiun 1948.

“Biasanya orang ingin melihat langsung peninggalan asli yang pernah digunakan untuk membawa korban ke tempat eksekusi,” ujar Sukir.

Gerbong Kertapati kini bukan hanya benda bersejarah, melainkan simbol penderitaan sekaligus pengingat agar tragedi kelam pemberontakan PKI 1948 tak terulang kembali.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Desak Usut Dugaan Korupsi, Ratusan Warga Desa Temon Geruduk Kejari Ponorogo

    Desak Usut Dugaan Korupsi, Ratusan Warga Desa Temon Geruduk Kejari Ponorogo

    • calendar_month Senin, 28 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 226
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Ratusan warga Desa Temon, Kecamatan Ngrayun, Kabupaten Ponorogo, menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo, Senin (28/04/2025). Mereka menuntut Kejari mengusut dugaan penyelewengan dana desa yang dilakukan kepala desa setempat. Dalam aksinya, massa tidak hanya berorasi, tetapi juga membawa poster-poster berisi berbagai tuntutan. Mereka mendesak aparat kejaksaan […]

    Bagikan
  • Diskon Tiket Kereta Api 20% Arus Balik Lebaran 2026, Buruan Pesan Sebelum Habis!

    Diskon Tiket Kereta Api 20% Arus Balik Lebaran 2026, Buruan Pesan Sebelum Habis!

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 318
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun menawarkan diskon tiket kereta api kelas eksekutif hingga 20 persen pada masa arus balik Lebaran 2026. Program ini berlaku untuk keberangkatan 25 Maret hingga 1 April 2026 dan menjadi peluang bagi masyarakat yang belum mendapatkan tiket. Manajer Humas KAI Daop […]

    Bagikan
  • Satintelkam Polres Madiun Kota Layani 1.965 Pemohon SKCK

    Satintelkam Polres Madiun Kota Layani 1.965 Pemohon SKCK

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dalam kurun waktu 3 hari kerja, pemohon Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) membludak di Satintelkam Polres Madiun Kota. Hingga hari keempat pada Selasa (16/09/2025) antrian masih nampak di unit pelayanan SKCK di Jalan Sumatera Kota Madiun ini. Peningkatan pemohon SKCK ini imbas pengangkatan tenaga honorer menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian […]

    Bagikan
  • Longsor Tambang Sirtu Telan Korban Jiwa, Pemkab Magetan Laporkan ke ESDM Jatim

    Longsor Tambang Sirtu Telan Korban Jiwa, Pemkab Magetan Laporkan ke ESDM Jatim

    • calendar_month Sabtu, 27 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Longsornya tebing tambang batuan (galian C) di Desa Trosono, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Sabtu (27/9/2025) pagi, menelan korban jiwa. Suroso (55), sopir truk, meninggal dunia setelah tertimbun material tambang. Peristiwa tragis ini mendorong Pemerintah Kabupaten Magetan untuk mengambil langkah tegas. Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti yang meninjau langsung lokasi […]

    Bagikan
  • Truk Mundur di Tanjakan Ngawi, Tabrak Mobil dan Motor, Satu Tewas, Satu Kritis

    Truk Mundur di Tanjakan Ngawi, Tabrak Mobil dan Motor, Satu Tewas, Satu Kritis

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 447
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Raya Ngrambe–Jogorogo, tepatnya di tanjakan Desa Babadan, Kecamatan Ngrambe, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Minggu (5/4/2026) sore. Insiden ini melibatkan sebuah truk bermuatan kayu bakar, satu mobil, serta sepeda motor yang ditumpangi dua orang. Peristiwa tersebut terekam dalam video warga yang beredar, memperlihatkan dua pengendara sepeda motor […]

    Bagikan
  • DPRD Kota Madiun Angkat Bicara Soal SPMB SMA 2026, SOROTI Ribuan Lulusan SMP Tak Tertampung di SMA Negeri

    DPRD Kota Madiun Angkat Bicara Soal SPMB SMA 2026, SOROTI Ribuan Lulusan SMP Tak Tertampung di SMA Negeri

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 270
    • 0Komentar

    Sinergia| Kota Madiun – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Madiun kembali menyoroti persoalan klasik dalam pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026. Kalangan legislatif menilai keterbatasan daya tampung SMA negeri yang menyebabkan banyak lulusan SMP sederajat tidak tertampung masih menjadi pekerjaan rumah yang terus berulang setiap tahun. Ketua DPRD Kota Madiun, Armaya, mengatakan berdasarkan […]

    Bagikan
expand_less