Kamis, 5 Nov 2026
Trending Tags

Diduga Sengaja Dimatikan Oknum, Pohon Ratusan Tahun di Ponorogo Akhirnya Ditebang

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Jumat, 18 Sep 2026
  • visibility 107
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pohon ratusan tahun di Ponorogo ditebang karena mengering dan mati. Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo — Sebuah pohon yang diperkirakan berusia ratusan tahun di Jalan Arif Rahman Hakim, Kabupaten Ponorogo, ditebang petugas setelah mati dan mengering. Pohon tersebut diduga sengaja dimatikan oleh oknum tidak bertanggung jawab dengan cara mengebor batang pohon dan memberikan cairan tertentu.

Penebangan dilakukan karena kondisi pohon dinilai membahayakan pengguna jalan. Jika tumbang, pohon berukuran besar tersebut berpotensi menimpa kendaraan maupun pengguna jalan yang melintas.

Penilik Jalan Nasional PUPR, Imam Syafii, mengatakan pemotongan pohon kering dan mati telah dikoordinasikan dengan sejumlah instansi terkait. Menurutnya, tindakan tersebut merupakan bagian dari upaya pengamanan di ruas jalan nasional.

“Pemotongan pohon atau pemangkasan pohon yang sudah kering atau sudah mati memang sudah kami koordinasikan dengan instansi-instansi terkait karena membahayakan pengguna jalan,” kata Imam, Jumat (18/9/2026).

Imam menyebut, dari hasil penyusuran di lapangan, pihaknya kerap menemukan pohon di tepi jalan yang diduga sengaja dimatikan. Selain itu, terdapat pula pohon yang digunakan warga untuk membakar sampah di bawahnya.

Untuk pohon yang ditebang di Jalan Arif Rahman Hakim, petugas menemukan sejumlah tanda yang mengarah pada dugaan pohon sengaja dimatikan. Di bagian batang dan akar terdapat bekas pengeboran.

“Setelah kami inspeksi bersama DLH dan kepolisian, memang ada indikasi sengaja dimatikan,” ujarnya.

Selain pohon tersebut, petugas juga melakukan penanganan terhadap sejumlah pohon mati di sepanjang ruas Jalan Nasional Ponorogo-Madiun. Jumlahnya diperkirakan mencapai belasan pohon, baik berukuran kecil maupun besar.

Imam menegaskan, tindakan sengaja mematikan atau merusak pohon di kawasan jalan nasional dapat berujung pada proses hukum. Pihaknya tidak akan segan membawa kasus serupa ke ranah pidana apabila kembali ditemukan adanya unsur kesengajaan.

“Kalau nanti kami dapati ada kasus-kasus ini terjadi lagi, kami tidak segan-segan untuk membawa ini ke ranah pidana,” tegasnya.

Penanganan pohon mati dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan sejumlah instansi. Selain petugas jalan nasional, proses pengamanan juga dibantu Dinas Lingkungan Hidup (DLH), pemerintah kelurahan, serta kepolisian.

Imam mengimbau masyarakat tidak merusak pohon maupun membakar sampah di bawah pohon yang berada di tepi jalan. Menurutnya, tindakan tersebut bukan hanya merusak fasilitas jalan, tetapi juga dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan.

“Ini bukan soal hukum lagi, tapi nyawa. Karena pohon berada di tepi jalan. Kalau roboh dan mengenai kendaraan, siapa yang bertanggung jawab?” tandasnya. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD dan Bupati Madiun Sepakati Pertanggungjawaban APBD 2024 dan Raperda RPJMD 2025-2029

    DPRD dan Bupati Madiun Sepakati Pertanggungjawaban APBD 2024 dan Raperda RPJMD 2025-2029

    • calendar_month Selasa, 8 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – DPRD Kabupaten Madiun bersama Pemerintah Kabupaten Madiun resmi menyepakati dua agenda penting dalam rapat paripurna yang digelar di ruang rapat utama DPRD, Senin (07/07/2025). Kesepakatan tersebut meliputi pengambilan keputusan bersama atas Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2024 serta Raperda Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2025–2029. Rapat dipimpin langsung […]

    Bagikan
  • Libur Akhir Tahun, Telaga Sarangan Diserbu Wisatawan, Jasa Fotografer Kebanjiran Rezeki

    Libur Akhir Tahun, Telaga Sarangan Diserbu Wisatawan, Jasa Fotografer Kebanjiran Rezeki

    • calendar_month Minggu, 28 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 375
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Suasana libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 langsung terasa begitu memasuki kawasan pintu masuk Wisata Telaga Sarangan, Kabupaten Magetan. Deretan kendaraan mengular hingga beberapa ratus meter dari loket tiket. Meski padat, suasana tetap tertib. Udara pagi yang sejuk menyapa para wisatawan dari berbagai daerah yang datang bergelombang sejak matahari baru […]

    Bagikan
  • Jembatan Dukuh Sanan Ponorogo Ambrol Saat Dilewati Mobil Box, Sopir dan Kernet Selamat

    Jembatan Dukuh Sanan Ponorogo Ambrol Saat Dilewati Mobil Box, Sopir dan Kernet Selamat

    • calendar_month Rabu, 21 Okt 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Sebuah jembatan di Dukuh Sanan, Desa Ngadisanan, Kecamatan Sambit, Kabupaten Ponorogo, ambrol saat dilintasi mobil box pengangkut minuman kemasan.pada rabu (21/10/2026) Peristiwa tersebut menyebabkan kendaraan terjebak di atas jembatan yang rusak. Beruntung, sopir dan kernet yang berada di dalam kendaraan selamat tanpa mengalami kejadian fatal. Jembatan tersebut memiliki lebar sekitar 2,5 […]

    Bagikan
  • Libur Lebaran Telaga Sarangan Sumbang Hampir Rp5 Miliar PAD, Disbudpar Magetan Optimistis Target Tercapai

    Libur Lebaran Telaga Sarangan Sumbang Hampir Rp5 Miliar PAD, Disbudpar Magetan Optimistis Target Tercapai

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 249
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Destinasi wisata andalan, Telaga Sarangan, kembali menunjukkan perannya sebagai penopang utama Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Magetan, terutama selama momentum libur Lebaran 2026. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Magetan mencatat, total kontribusi PAD dari kawasan wisata tersebut sejak awal tahun hingga periode libur Lebaran mencapai Rp4.996.696.611. Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata dan […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Salurkan 146 Ton Pupuk Gratis untuk 34 Kelompok Tani

    Pemkot Madiun Salurkan 146 Ton Pupuk Gratis untuk 34 Kelompok Tani

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) mulai menyalurkan 146,15 ton pupuk NPK kepada 34 kelompok tani dari total 38 kelompok tani yang ada di wilayah Kota Madiun. Sebanyak empat kelompok tani lainnya belum bisa menerima bantuan lantaran belum berbadan hukum Indonesia. Dalam arahanya, Wali Kota Madiun […]

    Bagikan
  • Satgas Pangan Cek Harga Beras di Pasar Pagotan, Pastikan Sesuai HET

    Satgas Pangan Cek Harga Beras di Pasar Pagotan, Pastikan Sesuai HET

    • calendar_month Jumat, 11 Sep 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Satuan Tugas Pangan (Satgas Pangan) Polres Madiun memastikan harga beras di Pasar Pagotan, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, masih berada dalam batas Harga Eceran Tertinggi (HET). Pengecekan harga dan ketersediaan beras tersebut dilakukan bersama Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro serta Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Madiun, Jumat (11/9/2026). Kasat Reskrim […]

    Bagikan
expand_less