Berita Terkini
Trending Tags

Terjadi Insiden Dekat Waduk Saradan, Polisi Amankan Situasi dan Giring Massa Keluar Madiun

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Minggu, 6 Jul 2025
  • visibility 117
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Insiden bentrok antar perguruan kembali terjadi di wilayah Madiun, Foto : Istimewa

Sinergia | Kab. Madiun – Sebuah video berdurasi 19 detik beredar di media sosial memperlihatkan rombongan konvoi sepeda motor mengejar seseorang di pinggir waduk. Insiden tersebut terjadi di kawasan wisata Waduk Saradan, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, pada Minggu Siang (06/07/2025), bertepatan dengan kegiatan Suran Agung. Polisi yang berada di barisan belakang rombongan langsung mendatangi lokasi dan mengamankan situasi dengan menggiring massa agar melanjutkan perjalanan.

Seorang pedagang yang menjadi saksi mata, Muriyah, menyebut kericuhan dipicu oleh keberadaan seseorang yang mengenakan atribut berbeda dari rombongan yang melintas.

“Langsung dikejar dan dikeroyok, Mas. Orang itu lari ke arah danau dan naik kapal wisata untuk kabur,” kata Muriyah di lokasi.

Insiden tersebut sempat membuat panik sejumlah pengunjung, namun tidak menimbulkan korban luka. Polisi tiba beberapa saat setelah kejadian berlangsung.

“Polisi baru datang sekitar pukul dua siang, setelah kericuhan terjadi,” ujar Muriyah.

Saat dihubungi melalui sambungan telepon, Kapolsek Saradan, AKP Koco Widodo, membenarkan adanya gesekan dalam rombongan konvoi tersebut. Namun, pihaknya belum dapat memastikan asal kelompok yang terlibat dalam insiden.

“Memang sempat terjadi gesekan saat pengawalan, tapi belum bisa dipastikan dari kelompok mana. Kemungkinan berasal dari internal perguruan, namun lawannya belum diketahui,” ujar AKP Koco.

AKP Koco menegaskan tidak ada laporan resmi yang masuk ke Polsek Saradan terkait korban luka maupun kerusakan fasilitas umum.

“Sejauh ini tidak ada laporan, baik soal korban maupun kerusakan,” tegasnya.

Hingga Minggu petang terpantau sejumlah aparat gabungan berjaga jaga disejumlah wilayah perbatasan melakukan pengawalan pesilat yang pulang dari lokasi Suran Agung. Bahkan sejumlah polisi juga sempat mengamankan rombongan yang tidak tertib berlalu lintas di jalan raya, seperti mengamankan mobil yang menyalakan flare dan membawa atribut bendera besar dibentangkan saat perjalanan. 

Hingga berita ini diturunkan pihak kepolisian masih menunggu laporan lanjutan dari masyarakat untuk mengidentifikasi pelaku maupun korban yang terlibat.

“Kami masih menunggu pengaduan resmi dari warga atau pihak terkait. Untuk sementara, belum bisa dipastikan jumlah maupun identitas yang terlibat,” imbuhnya.

AKP Koco juga memastikan bahwa situasi di sekitar Waduk Saradan telah kembali kondusif.

“Saat ini situasi aman dan terkendali. Gesekan terjadi singkat dan langsung kami tangani,” pungkasnya.

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ramah Lingkungan, Polsek Ponorogo Bagikan Daging Kurban Pakai Takir Daun Pisang

    Ramah Lingkungan, Polsek Ponorogo Bagikan Daging Kurban Pakai Takir Daun Pisang

    • calendar_month Jumat, 6 Jun 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Ada cara unik yang dilakukan Polsek Kota Ponorogo dalam merayakan Hari Raya Idul Adha 1446 H. Berbeda dari kebiasaan umum yang menggunakan kantong plastik, kali ini para anggota kepolisian membagikan daging kurban kepada warga menggunakan takir tradisional dari daun pisang. Takir ini dibuat langsung oleh para anggota Polsek dari daun […]

    Bagikan
  • Hilang Penat, Berlibur di Pemandian Air Panas Masih Alami

    Hilang Penat, Berlibur di Pemandian Air Panas Masih Alami

    • calendar_month Sabtu, 5 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Jika Anda masih bingung menentukan destinasi libur Lebaran, tak ada salahnya mengunjungi pemandian air panas alami di kawasan Telaga Ngebel, Kabupaten Ponorogo. Pemandian Tirta Husada di Desa Wagir Lor, Kecamatan Ngebel, ini menawarkan panorama pegunungan yang asri, udara sejuk, dan sensasi berendam di air panas belerang yang dipercaya baik untuk […]

    Bagikan
  • Sungai di Magetan Jadi Tempat Sampah, DLHP : Mohon Masukannya

    Sungai di Magetan Jadi Tempat Sampah, DLHP : Mohon Masukannya

    • calendar_month Minggu, 14 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sungai yang seharusnya menjadi sumber kehidupan kini justru berubah fungsi menjadi “tempat sampah” di Kabupaten Magetan. Di perbatasan Desa Krowe dan Desa Tapen, Kecamatan Lembeyan, aliran sungai tampak dipenuhi plastik, botol bekas, popok bayi, hingga sisa makanan. Tumpukan itu menimbulkan bau menyengat, air keruh, serta gundukan sampah bercampur tanaman liar. Kondisi […]

    Bagikan
  • Arus Balik Lebaran, Jalur Ponorogo–Madiun Padat Merayap

    Arus Balik Lebaran, Jalur Ponorogo–Madiun Padat Merayap

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 827
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Arus balik Lebaran di jalur Ponorogo menuju Kabupaten Madiun terpantau mengalami kepadatan, Selasa (24/3/2026). Tepatnya di Desa Ngrupit, Kecamatan Jenangan, atau di sekitar Pos Mlilir, ribuan kendaraan roda empat terlihat padat merayap. Kepadatan terjadi akibat tingginya volume kendaraan pemudik yang kembali ke kota asal. Antrean panjang bahkan terpantau mulai dari kawasan […]

    Bagikan
  • Polemik TK Islam Masyitoh, Pemkot Madiun Sarankan Cari Lokasi Alternatif

    Polemik TK Islam Masyitoh, Pemkot Madiun Sarankan Cari Lokasi Alternatif

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 231
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun angkat bicara terkait polemik penggunaan fasilitas pendidikan oleh TK Islam Masyitoh di atas aset milik PCNU Kota Madiun di Jalan Alun-Alun Barat. Melalui Asisten Administrasi Pembangunan dan Umum Sekretariat Daerah Kota Madiun, Totok Sugiarto, Pemkot menegaskan telah mengambil langkah koordinatif untuk mencari solusi terbaik. Totok menjelaskan, […]

    Bagikan
  • Anggota DPRD Ngawi Kembali Mangkir dari Panggilan Kejaksaan

    Anggota DPRD Ngawi Kembali Mangkir dari Panggilan Kejaksaan

    • calendar_month Sabtu, 17 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Winarto anggota DPRD Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, kembali dipanggil oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Ngawi terkait kasus dugaan korupsi dalam pembebasan lahan PT GFT Indonesia Investment. Namun, ia kembali tidak hadir dengan alasan sakit, Jumat (16/05/2025). Politisi dari Partai Golkar itu tercatat telah tiga kali dipanggil oleh Kejari dalam kapasitasnya sebagai […]

    Bagikan
expand_less