Berita Terkini
Trending Tags

Terjadi Insiden Dekat Waduk Saradan, Polisi Amankan Situasi dan Giring Massa Keluar Madiun

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Minggu, 6 Jul 2025
  • visibility 139
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Insiden bentrok antar perguruan kembali terjadi di wilayah Madiun, Foto : Istimewa

Sinergia | Kab. Madiun – Sebuah video berdurasi 19 detik beredar di media sosial memperlihatkan rombongan konvoi sepeda motor mengejar seseorang di pinggir waduk. Insiden tersebut terjadi di kawasan wisata Waduk Saradan, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, pada Minggu Siang (06/07/2025), bertepatan dengan kegiatan Suran Agung. Polisi yang berada di barisan belakang rombongan langsung mendatangi lokasi dan mengamankan situasi dengan menggiring massa agar melanjutkan perjalanan.

Seorang pedagang yang menjadi saksi mata, Muriyah, menyebut kericuhan dipicu oleh keberadaan seseorang yang mengenakan atribut berbeda dari rombongan yang melintas.

“Langsung dikejar dan dikeroyok, Mas. Orang itu lari ke arah danau dan naik kapal wisata untuk kabur,” kata Muriyah di lokasi.

Insiden tersebut sempat membuat panik sejumlah pengunjung, namun tidak menimbulkan korban luka. Polisi tiba beberapa saat setelah kejadian berlangsung.

“Polisi baru datang sekitar pukul dua siang, setelah kericuhan terjadi,” ujar Muriyah.

Saat dihubungi melalui sambungan telepon, Kapolsek Saradan, AKP Koco Widodo, membenarkan adanya gesekan dalam rombongan konvoi tersebut. Namun, pihaknya belum dapat memastikan asal kelompok yang terlibat dalam insiden.

“Memang sempat terjadi gesekan saat pengawalan, tapi belum bisa dipastikan dari kelompok mana. Kemungkinan berasal dari internal perguruan, namun lawannya belum diketahui,” ujar AKP Koco.

AKP Koco menegaskan tidak ada laporan resmi yang masuk ke Polsek Saradan terkait korban luka maupun kerusakan fasilitas umum.

“Sejauh ini tidak ada laporan, baik soal korban maupun kerusakan,” tegasnya.

Hingga Minggu petang terpantau sejumlah aparat gabungan berjaga jaga disejumlah wilayah perbatasan melakukan pengawalan pesilat yang pulang dari lokasi Suran Agung. Bahkan sejumlah polisi juga sempat mengamankan rombongan yang tidak tertib berlalu lintas di jalan raya, seperti mengamankan mobil yang menyalakan flare dan membawa atribut bendera besar dibentangkan saat perjalanan. 

Hingga berita ini diturunkan pihak kepolisian masih menunggu laporan lanjutan dari masyarakat untuk mengidentifikasi pelaku maupun korban yang terlibat.

“Kami masih menunggu pengaduan resmi dari warga atau pihak terkait. Untuk sementara, belum bisa dipastikan jumlah maupun identitas yang terlibat,” imbuhnya.

AKP Koco juga memastikan bahwa situasi di sekitar Waduk Saradan telah kembali kondusif.

“Saat ini situasi aman dan terkendali. Gesekan terjadi singkat dan langsung kami tangani,” pungkasnya.

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Remaja Tewas Tertabrak Truk Tebu di Perempatan Terminal Maospati

    Remaja Tewas Tertabrak Truk Tebu di Perempatan Terminal Maospati

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kecelakaan maut terjadi di simpang timur Terminal Maospati, Kabupaten Magetan, Senin (01/09/2025) sore. Seorang pelajar berinisial NP (17), warga Desa Sayutan, Kecamatan Parang, meninggal dunia setelah sepeda motor yang dikendarainya tertabrak truk bermuatan tebu. Peristiwa itu bermula ketika korban yang baru saja pulang dari kursus bahasa asing di Desa Winong melaju […]

    Bagikan
  • Satu Perusahaan Garmen di Magetan Pailit, Disnaker Pastikan Masih Ada 229 Perusahaan Aktif

    Satu Perusahaan Garmen di Magetan Pailit, Disnaker Pastikan Masih Ada 229 Perusahaan Aktif

    • calendar_month Kamis, 26 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 465
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Dunia industri di Kabupaten Magetan menghadapi dinamika baru. Salah satu perusahaan garmen, PT KSS Indo Apparel yang berlokasi di Desa Karangsono, Kecamatan Barat, resmi dinyatakan pailit dan telah berhenti beroperasi sejak 13 Februari 2025. Perusahaan yang berdiri sejak 2021 ini gulung tikar setelah mengalami penurunan jumlah pesanan secara drastis, yang […]

    Bagikan
  • 453 Jemaah Haji Kabupaten Madiun Siap Berangkat, 85 Orang Masuk Kategori Risiko Tinggi

    453 Jemaah Haji Kabupaten Madiun Siap Berangkat, 85 Orang Masuk Kategori Risiko Tinggi

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 256
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Sebanyak 453 calon jemaah haji asal Kabupaten Madiun dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci pada 27 April 2026. Keberangkatan tersebut terbagi dalam dua kelompok terbang (kloter), yakni kloter 24 dan 25, dengan tambahan jemaah cadangan yang masih menunggu penempatan. Kepala Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Madiun, Bisri Mustafa, menjelaskan bahwa kuota […]

    Bagikan
  • Jambore B2SA, DKPP Kota Madiun Tanamkan Pola Makan Sehat dan Anti Boros Pangan pada Siswa

    Jambore B2SA, DKPP Kota Madiun Tanamkan Pola Makan Sehat dan Anti Boros Pangan pada Siswa

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Menumbuhkan kesadaran pola makan sehat dan bijak dalam mengonsumsi pangan sejak usia remaja dinilai sangat penting. Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Madiun menggelar Jambore Makan B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman) serta Stop Boros Pangan. Kegiatan edukatif tersebut berlangsung di Hotel Aston Madiun dan diikuti oleh siswa-siswi perwakilan […]

    Bagikan
  • Hadapi Musim Kemarau, BPBD Madiun Siapkan Mitigasi Kekeringan dan Karhutla

    Hadapi Musim Kemarau, BPBD Madiun Siapkan Mitigasi Kekeringan dan Karhutla

    • calendar_month Senin, 4 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Menghadapi musim kemarau yang diperkirakan berlangsung pada Agustus ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Madiun mulai mengaktifkan sejumlah langkah mitigasi. Antisipasi difokuskan pada potensi kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah rawan. “Kami akan mulai menurunkan tim ke lapangan minggu depan. Fokusnya pada pemantauan desa-desa yang berisiko […]

    Bagikan
  • Anak Sapi Bermata Tiga dan Bermocong Dua Lahir di Magetan Bikin Heboh

    Anak Sapi Bermata Tiga dan Bermocong Dua Lahir di Magetan Bikin Heboh

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 229
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Fenomena langka menghebohkan warga Desa Setren, Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Seekor anak sapi jantan hasil persilangan induk Simental dengan pejantan Limousin lahir dengan kelainan fisik berupa tiga mata, dua moncong, dua lidah, namun hanya memiliki satu kepala dan satu badan. Anak sapi tersebut lahir pada Senin (6/7/2026) sekitar pukul […]

    Bagikan
expand_less