Berita Terkini
Trending Tags

Modus Mengaku Dukun, Residivis Kasus Asusila Anak di Magetan Ditangkap

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 8 Jul 2025
  • visibility 96
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Satreskrim Polres Magetan menangkap seorang pria yang diduga melakukan tindakan asusila terhadap anak di bawah umur, Foto : Istimewa

Sinergia | Kab. Magetan – Satreskrim Polres Magetan menangkap seorang pria berinisial Agung Laksono, 26 tahun, warga Karangrejo, Magetan, yang diduga melakukan tindakan asusila terhadap anak di bawah umur. Tersangka menggunakan modus mengaku sebagai dukun yang dapat memindahkan janin akibat kehamilan gaib untuk menipu korban.

Kasus ini terbongkar setelah keluarga korban, siswi SMP berinisial EL, melaporkan kejadian tersebut. Pelaku menghubungi korban melalui pesan singkat dan mengatakan bahwa korban tengah hamil akibat makhluk halus.

“Karena takut, korban kemudian menuruti permintaan pelaku untuk bertemu di salah satu hotel kawasan Sarangan. Di sana, pelaku berpura-pura melakukan ritual dan melakukan perbuatan asusila,” ungkap Kasat Reskrim Polres Magetan, AKP Joko Santoso, Selasa (08/07/2025).

Polisi menyebut tersangka merupakan residivis kasus serupa. Pada tahun 2012, ia pernah dihukum penjara 8 tahun atas kasus kejahatan seksual terhadap anak dan bebas pada 2017. Ia juga tercatat pernah terlibat kasus yang sama pada tahun 2023.

“Modusnya, pelaku menakut-nakuti korban, mengaku bisa menyembuhkan dengan syarat tertentu, dan akhirnya bertemu untuk melakukan ritual. Kami amankan pelaku beserta barang bukti untuk proses hukum lebih lanjut,” jelas AKP Joko Santoso.

Selain menangkap Agung, polisi juga mengamankan seorang pelaku lain terkait penipuan dan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur. Kedua pelaku dijerat dengan Undang-Undang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara serta denda ratusan juta rupiah.

Polisi mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap modus penipuan berkedok pengobatan alternatif maupun praktik dukun yang meminta syarat tidak wajar, terutama pada anak di bawah umur.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Alih-Alih Ikon Wisata, Eco Bamboo Park Magetan Kini Jadi Lahan Cari Rumput

    Alih-Alih Ikon Wisata, Eco Bamboo Park Magetan Kini Jadi Lahan Cari Rumput

    • calendar_month Jumat, 5 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Harapan besar menjadikan Eco Bamboo Park (EBP) sebagai ikon baru sekaligus pusat edukasi bambu di Jawa Timur tampaknya jauh dari kenyataan. Dua tahun sejak digagas di Kelurahan Tinap, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Magetan, kawasan seluas 18,5 hektare itu kini lebih sering dimanfaatkan warga sekitar untuk mencari rumput ketimbang menjadi destinasi wisata ramah […]

    Bagikan
  • TKD Dipangkas, Pemkab Madiun Fokuskan Program Prioritas dan Kolaborasi Dengan Pemprov Jatim

    TKD Dipangkas, Pemkab Madiun Fokuskan Program Prioritas dan Kolaborasi Dengan Pemprov Jatim

    • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun bersiap melakukan efisiensi anggaran besar-besaran pada tahun 2026. Bupati Madiun Hari Wuryanto menjelaskan terdapat pergeseran dan pemangkasan dana Transfer Keuangan Daerah (TKD) dari pemerintah pusat yang mencapai sekitar Rp. 228 miliar. Menurutnya, Pemkab Madiun akan berfokus pada program-program prioritas yang sejalan dengan arah pembangunan Pemerintah Provinsi […]

    Bagikan
  • Ekspedisi Patriot Goes To Mahalona Luwu Timur: Jejak Anak Muda di Tengah Tantangan Daerah Transmigrasi Penghasil Lada

    Ekspedisi Patriot Goes To Mahalona Luwu Timur: Jejak Anak Muda di Tengah Tantangan Daerah Transmigrasi Penghasil Lada

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Sinergia | Luwu Timur – Bagi Sebagian orang, perjalanan ke daerah terpencil merupakan perjalanan yang penuh rintangan dan menyusahkan. Namun, bagi tim ekspedisi patriot, pengalaman ini merupakan kesempatan berharga untuk ikut berkontribusi pada Pembangunan di daerah transmigrasi, khususnya di daerah luwu timur.  Ekspedisi Patriot merupakan salah satu program Kementrian Transmigrasi yang berkolaborasi dengan beberapa Universitas […]

    Bagikan
  • Naik KA Wijayakusuma Dapat Diskon Tiket 10 Persen untuk ke Banyuwangi

    Naik KA Wijayakusuma Dapat Diskon Tiket 10 Persen untuk ke Banyuwangi

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Lagi ada rencana liburan ke Banyuwangi? Sekarang waktunya pas banget! PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 7 Madiun kasih promo spesial buat kamu yang naik KA Wijayakusuma — diskon tiket 10 persen khusus untuk kelas eksekutif. Promo ini hadir untuk memeriahkan event budaya Gandrung Sewu 2025, yang jadi salah satu acara […]

    Bagikan
  • 51.483 Tiket KA Keberangkatan dari Daop 7 Madiun Pada Masa Nataru 2024/2025

    51.483 Tiket KA Keberangkatan dari Daop 7 Madiun Pada Masa Nataru 2024/2025

    • calendar_month Jumat, 20 Des 2024
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Momen Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru) rupanya dimanfaatkan masyarakat untuk berpergian. Hal itu nampak dari tingginya penjualan tiket KA keberangkatan dari DAOP 7 Madiun pada Masa Nataru 2024/2025.  Dari sebanyak 60.552 tempat duduk untuk KA jarak jauh keberangkatan dari Daop 7 Madiun, tercatat 51.483 tiket telah terjual untuk […]

    Bagikan
  • Persiapan Haji Magetan Capai 90 Persen, Pemberangkatan Dijadwalkan 26 April

    Persiapan Haji Magetan Capai 90 Persen, Pemberangkatan Dijadwalkan 26 April

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Tahapan persiapan ibadah haji bagi jemaah asal Kabupaten Magetan telah mencapai sekitar 90 persen. Hingga pertengahan April, seluruh proses berjalan lancar tanpa kendala berarti, meski masih ada beberapa kelengkapan yang belum dibagikan. Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Magetan, Ida Dwi Martini, menjelaskan bahwa salah satu yang masih ditunggu adalah distribusi […]

    Bagikan
expand_less