Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

Realisasi APBD Kabupaten Madiun di Bawah 50 Persen, Sejumlah OPD Dinilai Lamban Serap Anggaran

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Senin, 14 Jul 2025
  • visibility 212
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Madiun, Suntoko, Foto : Tova – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun – Hingga semester pertama 2025 berakhir, Pemerintah Kabupaten Madiun mencatat realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) masih berada di bawah 50 persen. Data per 30 Juni menunjukkan, pendapatan daerah baru mencapai 49,39 persen, sementara realisasi belanja tercatat 40,03 persen.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Madiun, Suntoko, mengatakan bahwa hingga 4 Juli, realisasi pendapatan daerah sedikit meningkat menjadi 49,47 persen. Rinciannya terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar 41,30 persen dan dana transfer dari pusat maupun provinsi sebesar 52,50 persen. Ia mengakui bahwa capaian tersebut masih tergolong rendah mengingat sudah memasuki pertengahan tahun anggaran.

“Untuk sisi belanjanya, per 4 Juli sudah di angka 42,07 persen,” ujar Suntoko saat ditemui Senin (14/7/2025).

Suntoko menyebut efisiensi dan pergeseran anggaran menjadi salah satu penyebab lambatnya realisasi belanja. Ia menjelaskan bahwa perubahan penjabaran peraturan bupati menyebabkan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baru mulai mengoptimalkan serapan anggaran pada pertengahan tahun.

“Setelah dilakukan pergeseran, OPD mulai melakukan percepatan realisasi. Tapi untuk menuju PAK (Perubahan Anggaran Keuangan), tentu akan ada pengalokasian ulang dari sisi belanja,” jelasnya.

Dalam rapat internal bersama pimpinan daerah, Bupati Madiun juga telah menekankan kepada OPD yang realisasinya masih rendah agar segera mengoptimalkan pelaksanaan program dan penyerapan anggaran. Dari pemantauan BPKAD, beberapa OPD yang serapannya di bawah 20 persen antara lain Bagian Hukum, Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim), Bagian Barang dan Jasa (Barjas), Dinas PUPR, serta Kelurahan Bangunsari.

Menurut Suntoko, rendahnya realisasi di beberapa OPD bukan semata akibat rendahnya kinerja, melainkan karena sejumlah kegiatan memang dijadwalkan baru akan dilaksanakan pada semester kedua.

“Memang sebagian kegiatan secara kas anggarannya dialokasikan untuk semester akhir, jadi belum terealisasi hingga pertengahan tahun ini,” katanya.

Meski begitu, Pemkab Madiun tetap menempati posisi cukup baik dalam konteks regional. “Per awal Juni, realisasi pendapatan daerah kita termasuk yang tertinggi di Jawa Timur,” ujar Suntoko.

Evaluasi terus dilakukan untuk memastikan kinerja OPD tidak terganggu akibat lambatnya realisasi. Suntoko menegaskan, pihaknya akan terus memantau dan mendorong percepatan agar target-target pembangunan daerah bisa tercapai sesuai rencana tahun anggaran 2025.

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Unik! Hampers Pempek Jadi Tren Parsel Lebaran di Ponorogo, Dipesan Hingga 500 Paket

    Unik! Hampers Pempek Jadi Tren Parsel Lebaran di Ponorogo, Dipesan Hingga 500 Paket

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 474
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Menjelang Hari Raya Idul Fitri, berbagai jenis hampers mulai diburu masyarakat. Di Ponorogo, Jawa Timur, hampers pempek menjadi salah satu pilihan parsel Lebaran karena dinilai praktis, terjangkau, dan memiliki cita rasa lezat. Tak perlu jauh-jauh ke Palembang untuk menikmati pempek khas Sumatera Selatan. Di Ponorogo, usaha kuliner Pempek Rinenggo yang berlokasi di […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Uji Coba Program MASTER CETE, Dorong Pembelajaran Kontekstual di Luar Kelas

    Pemkab Madiun Uji Coba Program MASTER CETE, Dorong Pembelajaran Kontekstual di Luar Kelas

    • calendar_month Senin, 15 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 826
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan mulai menguji coba Program MASTER CETE (Masyarakat Terdidik, Cerdas, dan Terampil). Program ini sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus mendorong penguatan ekonomi daerah. Uji coba program ini digelar di Madiun Umbul Square, Senin (15/12/2025) yang diikuti ratusan siswa tingkat SD dan […]

    Bagikan
  • Program Bahana Bersahaja Diluncurkan, DPRD Madiun Tekankan Akomodasi Aspirasi Generasi Muda

    Program Bahana Bersahaja Diluncurkan, DPRD Madiun Tekankan Akomodasi Aspirasi Generasi Muda

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 259
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun meluncurkan program Bhakti Harmoni Bersahaja di Desa Karangrejo, Kecamatan Wungu, Rabu (21/1/2026). Program ini menjadi transformasi dari kegiatan bakti sosial terpadu yang telah berjalan belasan tahun di Kabupaten Madiun. Peluncuran Bhakti Harmoni Bersahaja secara resmi dibuka oleh Bupati Madiun Hari Wuryanto bersama Wakil Bupati Purnomo Hadi. Kegiatan tersebut […]

    Bagikan
  • Sering Mengamuk, Keluarga Terpaksa Mengurung Suhananto Sejak 2014

    Sering Mengamuk, Keluarga Terpaksa Mengurung Suhananto Sejak 2014

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 201
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Keputusan keluarga mengurung Suhananto, 45 tahun, warga Desa Sendang, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo, di dalam kandang besi bukan tanpa alasan. Selama lebih dari 25 tahun, keluarga hidup dalam bayang-bayang gangguan jiwa yang dialami Suhananto. Nanto merupakan anak ketiga dari empat bersaudara pasangan Buki dan Damitun. Gangguan kejiwaan yang dialaminya bermula setelah […]

    Bagikan
  • Kabupaten Madiun Raih Predikat Nindya Kabupaten Layak Anak 2025

    Kabupaten Madiun Raih Predikat Nindya Kabupaten Layak Anak 2025

    • calendar_month Senin, 11 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 294
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun meraih penghargaan Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) 2025 untuk kategori Nindya. Penghargaan tersebut diserahkan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI dalam ajang penganugerahan KLA 2025 yang berlangsung di Auditorium K.H. M. Rasjidi, Kementerian Agama RI, Jakarta, Jumat (08/08/2025). Menteri PPPA Arifah Fauzi menyampaikan apresiasi atas […]

    Bagikan
  • Krupuk Upil Goreng Pasir, Efisien di Tengah Kenaikan Harga Minyak Goreng

    Krupuk Upil Goreng Pasir, Efisien di Tengah Kenaikan Harga Minyak Goreng

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 349
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pelaku usaha krupuk upil di Desa Buluharjo, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, terus berinovasi untuk menjaga keberlangsungan produksi di tengah kenaikan harga minyak goreng. Sejak dirintis pada 2022, usaha rumahan ini memilih metode penggorengan menggunakan pasir sebagai alternatif yang dinilai lebih efisien. Pemilik usaha, Rohman, mengungkapkan bahwa ide tersebut berangkat dari keterbatasan […]

    Bagikan
expand_less