Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

Pantau MPLS SMA/SMK, Dewan Pendidikan Jatim Ingatkan Pentingnya Edukasi Digitalisasi

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Rabu, 16 Jul 2025
  • visibility 170
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Dewan Pendidikan Jawa Timur melakukan pemantauan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMA/SMK di Kota Madiun, Foto : Kriswanto – Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Dewan Pendidikan Jawa Timur melakukan pemantauan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMA/SMK di Kota Madiun. Seperti yang terpantau di SMK Negeri 2 Madiun pada Rabu (16/07/2025) oleh Prof. Parji, Anggota Dewan Pendidikan Jatim didampingi oleh Kepala Sekolah serta Waka Kesiswaan. Pemantauan juga dilakukan di SMA Negeri 1 Kota Madiun pada MPLS di hari ketiga.

Guru Besar UNIPMA tersebut mengungkapkan MPLS di Kota Madiun berlangsung kondusif dan tidak ada masalah. Dirinya juga berbincang langsung dengan siswa termasuk memberikan motivasi bagi anak didik untuk mengembangkan diri di sekolah.

”Prinsipnya MPLS tahun ini itu MPLS Ramah. Pelaksanaannya juga harus dilakukan dengan edukatif, partisipatif, efektif, efisien dan inklusif,” ujar mantan rector UNIPMA tersebut.

Tidak hanya itu, dalam MPLS ini anak tidak ada pembedaan satu dengan lainnya. Selain itu juga harus dipastikan tidak ada perundungan serta tidak ada diskriminasi. Pihak sekolah juga diminta untuk memberikan literasi yang bagus kepada siswa. Khususnya terkait edukasi bermedia social.

“Tadi saya nitip kepada kepala sekolah, terutama untuk literasi teknologi informasi terutama di dalam bermedsos. Supaya dalam bermedsos itu anak-anak punya etika yang bagus. Di era digitalisasi, era teknologi informasi yang kadang-kadang, mohon maaf ya, banyak orang tidak bijak dalam menyikapi itu, sehingga banyak berita hoax, palsu, dan sebagainya,” pungkas Prof. Parji.

Sementara itu, Wakil Kepala SMA Negeri 1 Kota Madiun, Supriyanto menjelaskan pada MPLS ini, pihaknya menggandeng beberapa narasumber seperti dari kepolisian maupun instansi terkait. Termasuk memberikan materi tentang perkembangan teknologi. Materi yang diberikan kaitannya dengan MPLS Ramah.

“MPLS Ramah yang mana, anti bullying, anti judol, anti pinjol. Itu harapannya untuk masyarakat dan anak-anak ini bebas dari itu dan harapannya sebagai tunas bangsa yang sangat baik baigi bangsa Indonesia,” terang Supriyanto.

MPLS di SMA/SMK di Kota Madiun dilaksanakan selama 5 hari. Dewan Pendidikan Jatim akan terus melakukan pemantauan agar MPLS yang dilaksanakan sesuai dengan ketentuan.

Kriswanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Siswa SMP di Ngawi Nekat Bikin Mercon, Ibu Panggil Damkar untuk Beri Pembinaan

    Siswa SMP di Ngawi Nekat Bikin Mercon, Ibu Panggil Damkar untuk Beri Pembinaan

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 289
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Seorang siswa kelas VII SMP Negeri 1 Paron di Kabupaten Ngawi menjadi perhatian publik setelah diketahui enggan berangkat sekolah dan justru sibuk meracik petasan di rumahnya. Aksi berbahaya itu membuat sang ibu panik dan meminta bantuan petugas pemadam kebakaran (Damkar) untuk memberikan pembinaan pada Rabu (11/3/2026) pagi. Peristiwa tersebut terekam dalam […]

    Bagikan
  • Tiket KA Laris Jelang Nataru, KAI Daop 7 Madiun Perkuat Layanan dan Pengamanan

    Tiket KA Laris Jelang Nataru, KAI Daop 7 Madiun Perkuat Layanan dan Pengamanan

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 281
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Menyambut lonjakan penumpang pada libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun menggelar Apel Gelar Pasukan Angkutan Nataru 2025/2026, Kamis (18/12/2025), di Kantor Daop 7 Madiun. Apel dipimpin langsung oleh Vice President Daop 7 Madiun, Ali Afandi, sebagai penanda dimulainya […]

    Bagikan
  • Wabah PMK di Ponorogo, Penjualan Daging Sapi Anjlok

    Wabah PMK di Ponorogo, Penjualan Daging Sapi Anjlok

    • calendar_month Kamis, 23 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang meluas di Kabupaten Ponorogo memberikan dampak signifikan pada para pedagang daging sapi. Penurunan penjualan secara drastis membuat sejumlah pedagang memilih menutup lapak. Namun sebagian lainnya tetap bertahan meski harus menanggung kerugian harian. Seperti yang dirasakan oleh Suprapto, pedagang sekaligus pemilik usaha penggilingan daging […]

    Bagikan
  • Pendataan Siswa Dimulai, Sekolah Rakyat di Madiun Ditargetkan Beroperasi Agustus 2026

    Pendataan Siswa Dimulai, Sekolah Rakyat di Madiun Ditargetkan Beroperasi Agustus 2026

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 655
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Di tengah proses pembangunan gedung Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Madiun, Dinas Sosial (Dinsos) setempat mulai melakukan pendataan awal calon peserta didik. Langkah ini dilakukan agar kegiatan belajar mengajar dapat langsung berjalan saat pembangunan fisik rampung sesuai target pemerintah pusat. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Madiun Supriadi mengatakan, Sekolah Rakyat merupakan program […]

    Bagikan
  • Semarak HUT ke-81 RI, Warga Desa Kuwu Madiun Tampilkan Kreativitas dalam Pawai Budaya

    Semarak HUT ke-81 RI, Warga Desa Kuwu Madiun Tampilkan Kreativitas dalam Pawai Budaya

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 385
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Ratusan warga Desa Kuwu, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, tumpah ruah mengikuti pawai budaya untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Tak sekadar menjadi tontonan, kegiatan ini menjadi ruang bagi masyarakat untuk menunjukkan kecintaan sekaligus menjaga warisan budaya lokal di tengah perubahan Desa Kuwu yang mulai berkembang sebagai kawasan […]

    Bagikan
  • Rumah Burung Hantu di Madiun Tumbuh Pesat, 500 Lebih Hunian Predator Ini Tersebar di 11 Kecamatan

    Rumah Burung Hantu di Madiun Tumbuh Pesat, 500 Lebih Hunian Predator Ini Tersebar di 11 Kecamatan

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle Mandor
    • visibility 254
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun sedang getol melindungi keberadaan burung hantu. Data menyebut lebih dari 500 unit Rumah Burung Hantu (Rubuha) tersebar di 11 kecamatan. Rubuha ini dibangun sebagai upaya pengendalian hama tikus secara alami di lahan pertanian warga. Plt Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Pemkab Madiun, Soedjiono, mengakui program rubuha setiap tahun […]

    Bagikan
expand_less