Sabtu, 17 Okt 2026
Trending Tags

Ribuan Jemaah Ikuti Tabligh Akbar 100 Tahun Gontor, Adi Hidayat Dorong Lahirnya Pembaru Umat

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
  • visibility 203
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Ustaz Adi Hidayat ajak lahirkan pembaru umat Islam. Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Lautan manusia memenuhi lapangan Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor, Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo, Kamis (9/7/2026). Mahasiswa, santri, guru, alumni hingga masyarakat umum datang dari berbagai daerah untuk mengikuti tabligh akbar bersama Ustaz Adi Hidayat. Kegiatan tersebut menjadi salah satu agenda terbesar dalam rangkaian peringatan 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor dan Milad ke-63 UNIDA Gontor.

Di hadapan ribuan jemaah, Ustaz Adi Hidayat mengajak seluruh civitas Gontor memaknai usia satu abad sebagai awal lahirnya pembaruan, bukan sekadar mengenang perjalanan panjang lembaga. Menurutnya, sejarah yang telah dibangun selama 100 tahun harus menjadi fondasi untuk menghasilkan karya dan pemikiran yang dibutuhkan masyarakat saat ini.

Ia mengaitkan pesan tersebut dengan hadis Nabi Muhammad SAW mengenai hadirnya seorang mujaddid atau pembaru pada setiap pergantian satu abad. Hadis itu, menurutnya, menjadi pengingat bahwa lembaga pendidikan Islam memiliki tanggung jawab untuk terus melahirkan gagasan, ilmu, dan solusi bagi umat.

“100 tahun Gontor, 100 tahun Darussalam, bukan sekadar pencapaian yang harus disyukuri, bukan sekadar hadiah yang harus dinikmati. Tapi di saat yang sama, 100 tahun itu adalah pijakan dari hadis Nabi untuk menyusun kebaruan-kebaruan yang dibutuhkan masyarakat di era kini,” ujar Adi Hidayat.

Menurutnya, pesantren memiliki peran strategis sebagai tempat lahirnya para pembaru. Karena itu, tradisi keilmuan yang selama ini menjadi ciri khas Gontor harus terus dikembangkan agar mampu menjawab tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar yang diwariskan para pendiri.

Dalam kesempatan tersebut, Adi Hidayat juga menceritakan pengalamannya saat menghadiri forum ulama internasional di Malaysia bersama mantan Mufti Mesir, Syekh Ali Jum’ah. Dari pembahasan mengenai Imam An-Nawawi, ia mengambil pelajaran bahwa sebuah daerah dapat dikenal dunia melalui keberkahan ilmu yang lahir dari tokoh-tokohnya.

Hal serupa, menurutnya, kini terjadi di Ponorogo. Nama Gontor telah melampaui batas wilayah administratif dan dikenal luas oleh masyarakat Muslim di berbagai negara karena kiprah pesantren yang telah berlangsung selama satu abad.

“Hari ini, setelah 100 tahun berdirinya, ada pondok namanya Darussalam. Tapi yang dikenal masyarakat bukan hanya nama pesantrennya, melainkan Gontor, Ponorogo. Itu menunjukkan bagaimana sebuah tempat bisa dikenal karena amal dan ilmu yang lahir darinya,” katanya.

Rektor UNIDA Gontor, Prof. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, mengatakan tabligh akbar menjadi bentuk pengabdian kepada masyarakat dalam rangkaian peringatan 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor dan Milad ke-63 UNIDA Gontor. Ia menyebut menghadirkan ulama nasional telah menjadi tradisi setiap peringatan besar di lingkungan Gontor.

Setelah sebelumnya menghadirkan Ustaz Abdul Somad dan Ustaz Das’ad Latif, kali ini panitia mengundang Ustaz Adi Hidayat sebagai penutup rangkaian syiar menjelang puncak perayaan satu abad Gontor pada September mendatang.

“Malam ini adalah syiar. Kalau sebelumnya ada hidangan untuk kebutuhan jasmani, malam ini adalah hidangan untuk hati dan jiwa kita. Mudah-mudahan pertemuan ini membawa keberkahan bagi semuanya,” kata Hamid.

Hamid juga mengungkapkan apresiasinya kepada Ustaz Adi Hidayat yang tetap memenuhi undangan meski baru kembali dari Jepang. Menurutnya, kehadiran dai nasional tersebut menjadi kehormatan sekaligus penyemangat bagi keluarga besar Gontor.

Ia berharap momentum satu abad tidak berhenti sebagai perayaan sejarah, tetapi menjadi penguat komitmen Gontor dalam mencetak generasi berilmu, berakhlak, dan mampu memberi manfaat bagi bangsa serta umat Islam di tingkat dunia. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Status Tiga Pajero Pemkab Magetan Terungkap, Sekda Pastikan Proses Pengembalian

    Status Tiga Pajero Pemkab Magetan Terungkap, Sekda Pastikan Proses Pengembalian

    • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Keberadaan tiga unit Mitsubishi Pajero milik Pemerintah Kabupaten Magetan yang sempat menimbulkan tanda tanya kini mulai mendapat kejelasan. Sekretaris Daerah (Sekda) Magetan, Welly Kristanto, memastikan bahwa kendaraan dinas lama itu akan segera ditarik kembali ke gudang aset. Hal itu setelah ia meminta klarifikasi langsung kepada instansi terkait. “Saya sudah koordinasikan dengan […]

    Bagikan
  • Unik, Masjid Al Ishaq Coper Sebar Uang Koin Jutaan Rupiah Saat Maulid Nabi

    Unik, Masjid Al Ishaq Coper Sebar Uang Koin Jutaan Rupiah Saat Maulid Nabi

    • calendar_month Jumat, 5 Sep 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Tradisi unik masih lestari di Masjid Al Ishaq, Desa Coper, Kecamatan Jetis, Ponorogo. Dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Jumat (05/09/2025) siang, takmir masjid menyebar uang koin senilai Rp25 juta kepada warga. Tradisi turun-temurun ini menjadi simbol berbagi rezeki sekaligus ajang kebersamaan masyarakat. Sejak siang hari, ribuan warga sudah memenuhi halaman […]

    Bagikan
  • Ratusan Sapi di Ngawi Terjangkit PMK, 13 Ekor Mati

    Ratusan Sapi di Ngawi Terjangkit PMK, 13 Ekor Mati

    • calendar_month Senin, 30 Des 2024
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 202
    • 0Komentar

    KAB. NGAWI – Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Ngawi memberlakukan screening ketat terhadap ternak sapi yang masuk ke pasar hewan setempat. Langkah ini diambil menyusul laporan ratusan sapi di Kabupaten Ngawi yang terjangkit Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Pemeriksaan dilakukan untuk mendeteksi adanya ternak yang terinfeksi PMK sebelum masuk ke pasar. “Dari data kami hingga […]

    Bagikan
  • Ramah Lingkungan, Polsek Ponorogo Bagikan Daging Kurban Pakai Takir Daun Pisang

    Ramah Lingkungan, Polsek Ponorogo Bagikan Daging Kurban Pakai Takir Daun Pisang

    • calendar_month Jumat, 6 Jun 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 228
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Ada cara unik yang dilakukan Polsek Kota Ponorogo dalam merayakan Hari Raya Idul Adha 1446 H. Berbeda dari kebiasaan umum yang menggunakan kantong plastik, kali ini para anggota kepolisian membagikan daging kurban kepada warga menggunakan takir tradisional dari daun pisang. Takir ini dibuat langsung oleh para anggota Polsek dari daun […]

    Bagikan
  • 1.779 PPPK Paruh Waktu Ponorogo Perpanjang Kontrak, 39 Pegawai Tak Lagi Tercatat

    1.779 PPPK Paruh Waktu Ponorogo Perpanjang Kontrak, 39 Pegawai Tak Lagi Tercatat

    • calendar_month Kamis, 15 Okt 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Sebanyak 1.779 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ponorogo memasuki masa perpanjangan kontrak untuk periode kedua. Jumlah tersebut menyusut dari 1.818 pegawai saat pengangkatan pada 2024. Sebanyak 39 pegawai tidak lagi tercatat dalam daftar perpanjangan karena berbagai alasan, mulai dari pensiun, mengundurkan diri, hingga meninggal […]

    Bagikan
  • Dilaporkan Soal Dugaan Penipuan, Ketua–Sekretaris PKB Magetan Ancang-Ancang Balik Menyerang

    Dilaporkan Soal Dugaan Penipuan, Ketua–Sekretaris PKB Magetan Ancang-Ancang Balik Menyerang

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Konstelasi konflik di internal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Magetan makin memanas. Setelah sempat dilaporkan atas dugaan penipuan dokumen, jajaran Ketua dan Sekretaris DPC PKB Magetan kini menyatakan siap melakukan langkah hukum tandingan. Kuasa hukum keduanya, Ahmad Setiawan, menyampaikan bahwa kliennya siap mengikuti seluruh proses penyelidikan yang tengah ditangani Polres Magetan. Ia […]

    Bagikan
expand_less