Berita Terkini
Trending Tags

Modus Pecah Kaca Mobil di Ponorogo, Uang Rp350 Juta Raib

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Selasa, 6 Mei 2025
  • visibility 104
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Ilustrasi pelaku pemecah kaca di Ponorogo, Ilustrasi by : Surya – Sinergia

Sinergia | Kab. Ponorogo – Aksi pencurian dengan modus pecah kaca mobil terjadi di Jalan Wibisono, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Ponorogo, Senin (05/05/2025). Akibat peristiwa tersebut, uang tunai senilai sekitar Rp350 juta milik RMD, warga Kresek, Kabupaten Madiun, dilaporkan hilang.

Kasat Reskrim Polres Ponorogo, AKP Rudy Hidajanto, menjelaskan korban ke Ponorogo sekitar pukul 09.00 WIB dengan mengendarai mobil pribadi. Ia sempat mencairkan sejumlah uang dari sebuah bank di Jalan HOS Cokroaminoto untuk keperluan usaha.

Usai bertransaksi di bank, korban bertemu rekannya yang kemudian mengantarkannya ke rumah kos. Sesampainya di lokasi, korban memarkirkan mobil di depan rumah kos dan naik ke lantai dua.

Namun sekitar pukul 10.30 WIB, seorang warga berteriak melihat aksi pencurian dengan modus pecah kaca mobil. Korban yang mendengar langsung turun dan mendapati kaca mobilnya telah pecah dan uang ratusan juta rupiah yang disimpan di bawah jok depan telah hilang.

“Pelaku memecah kaca mobil lalu membawa kabur uang dengan mengendarai sepeda motor. Berdasarkan hasil olah TKP dan penyelidikan awal, aksi ini dilakukan oleh dua orang pelaku dan tergolong pencurian dengan pemberatan (curat),” kata AKP Rudy, Selasa (06/05/2025).

Ia menambahkan, uang yang baru dicairkan oleh korban disimpan di bagian bawah jok depan mobil, sehingga terlihat jelas dari luar kendaraan.

Saat ini, pihak kepolisian masih memburu pelaku dan tengah mengumpulkan bukti dari rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian. Sebanyak lima orang saksi telah dimintai keterangan untuk mengungkap kasus ini.

AKP Rudy juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada, terutama usai mengambil uang dalam jumlah besar dari bank.

“Biasanya pelaku memantau dari jauh, baik sebelum korban masuk ke bank, saat di dalam bank, hingga keluar dari bank. Mereka menggunakan alat, namun kami masih menyelidiki alat apa yang dipakai,” pungkasnya.

Ega Patria – Sinergia 

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pasar Murah di Ponorogo Diserbu Warga, Berdesak desakan Demi Pangan Murah

    Pasar Murah di Ponorogo Diserbu Warga, Berdesak desakan Demi Pangan Murah

    • calendar_month Selasa, 25 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Ratusan warga memadati halaman Kantor Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan Kabupaten Ponorogo dalam program Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Selasa (25/03/2025). Mereka saling berdesakan demi mendapatkan bahan pangan murah, di tengah kenaikan harga menjelang Lebaran tahun ini. Dalam GPM ini, harga bawang merah dijual Rp30.000 per kilogram, lebih […]

    Bagikan
  • Reklamasi Sempadan Sungai, Antisipasi Bencana Tambang di Ponorogo

    Reklamasi Sempadan Sungai, Antisipasi Bencana Tambang di Ponorogo

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Upaya mengantisipasi potensi bencana akibat aktivitas pertambangan dilakukan oleh aktivis lingkungan bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo serta warga Desa Plalangan, Kecamatan Jenangan. Kegiatan tersebut diwujudkan melalui aksi reklamasi di sempadan sungai dengan penanaman ratusan bibit pohon, Kamis (18/12/2025). Penanaman pohon ini bertujuan memperkuat struktur tanah serta menekan risiko longsor dan banjir, […]

    Bagikan
  • Tegas ! Ini Peringatan Wali Kota Madiun, Maidi Saat Apel Besar ASN

    Tegas ! Ini Peringatan Wali Kota Madiun, Maidi Saat Apel Besar ASN

    • calendar_month Senin, 3 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Wali Kota Madiun, Maidi memimpin apel besar pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Madiun pada Senin (3/3/2025) di Stadion Wilis. Apel ini diikuti Wakil Wali Kota Madiun, F.Bagus Panuntun, Sekretaris Daerah hingga Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Ini menjadi apel pertama Wali Kota Madiun, Maidi usai pelantikan di Jakarta dan retret […]

    Bagikan
  • Bantuan ATENSI Kemensos Cair di Magetan, Warga Terima Alat Bantu dan Modal Usaha

    Bantuan ATENSI Kemensos Cair di Magetan, Warga Terima Alat Bantu dan Modal Usaha

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sebanyak 107 warga Kabupaten Magetan menerima bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) dari Kementerian Sosial Republik Indonesia melalui Sentra Terpadu Kartini Temanggung. Bantuan tersebut disalurkan kepada para penerima manfaat yang masuk dalam kategori Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS), mulai dari penyandang disabilitas, kelompok rentan, anak, hingga penyintas HIV dan korban penyalahgunaan napza. […]

    Bagikan
  • Razia Rutan Kelas IIB Magetan Temukan HP hingga Sajam

    Razia Rutan Kelas IIB Magetan Temukan HP hingga Sajam

    • calendar_month Kamis, 27 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Magetan melakukan razia di sejumlah blok warga binaan pemasyarakatan pada Kamis (27/03/2025). Razia untuk menjaga keamanan dan ketertiban dalam rutan ini melibatkan jajaran TNI-Polri. Satu per satu blok tahanan dilakukan penyisiran oleh petugas. Razia diawali dengan apel yang dipimpin Kepala Rutan Magetan, Ari Rahmanto ini juga […]

    Bagikan
  • Enam Ribu Santri Ponpes Darul Huda Mayak Dipulangkan Dengan 70 Bus

    Enam Ribu Santri Ponpes Darul Huda Mayak Dipulangkan Dengan 70 Bus

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 731
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Sekitar enam ribu santri dan santriwati Pondok Pesantren Darul Huda Mayak, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, dipulangkan ke daerah asal masing-masing pada Sabtu (7/3/2026). Proses pemulangan dilakukan secara bertahap dengan menyiapkan puluhan armada bus. Sejak pagi hari, para santri tampak bersiap meninggalkan kompleks pondok. Mereka mengemas pakaian serta buku ke dalam tas […]

    Bagikan
expand_less