Berita Terkini
Trending Tags

Awal 2026, Magetan Dilanda 50 Kejadian Bencana, Cuaca Ekstrem Jadi Pemicu Utama

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
  • visibility 190
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pohon robih akibat diterjang Angin kencang. Foto : Tim sinergia

Sinergia | Magetan – Awal tahun 2026, Kabupaten Magetan kembali menghadapi tingginya frekuensi kejadian bencana. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Magetan mencatat 50 kejadian bencana dan peristiwa sepanjang 1–31 Januari 2026. Mayoritas di antaranya dipicu oleh cuaca ekstrem.

BPBD melaporkan bahwa kejadian bencana terjadi hampir merata di seluruh kecamatan. Kecamatan Magetan menjadi wilayah dengan jumlah kejadian tertinggi, yakni 17 kejadian. Disusul Kecamatan Ngariboyo (10 kejadian), Plaosan (7 kejadian), serta kecamatan lain seperti Karangrejo (1 kejadian), Lembeyan (1 kejadian), Panekan (3 kejadian), Sidorejo (2 kejadian), dan Kawedanan, Poncol, serta Karas masing-masing 3 kejadian.

Meski frekuensi bencana cukup tinggi, BPBD Magetan memastikan belum menerima laporan adanya banjir luapan maupun kebakaran selama periode tersebut.

Dampak bencana tidak hanya menimbulkan gangguan aktivitas warga, tetapi juga menyebabkan korban luka serta kerusakan fasilitas.

BPBD mencatat 6 warga mengalami luka-luka, salah satunya setelah tertimpa pohon tumbang. Pada sektor infrastruktur, terdapat 13 rumah rusak, empat titik jalan mengalami kerusakan, serta sembilan unit sepeda motor dilaporkan rusak akibat tertimpa pohon.

Kalaksa BPBD Magetan, Eka Radityo, menjelaskan bahwa cuaca ekstrem masih menjadi faktor dominan.

“Sebagian besar insiden terjadi karena hujan deras yang memicu pohon tumbang hingga menyebabkan kerusakan ringan dan sedang pada rumah warga,” jelasnya, Jumat (6/2/2026).

Dokumen peringatan dini cuaca dari BMKG Juanda menunjukkan bahwa Magetan masih berada dalam status waspada pada periode 5–7 Februari 2026. Dalam rentang tersebut, wilayah Magetan berpotensi diguyur hujan intensitas sedang hingga lebat secara berkelanjutan.

Mengenai situasi tersebut, Eka Radityo menegaskan bahwa pihaknya terus memantau perkembangan cuaca.

“Ada enam orang yang terluka akibat dampak cuaca ekstrem. Kondisi ini menjadi perhatian kami karena kejadian paling banyak dipicu hujan lebat dan pohon tumbang,” ujar Eka.

BPBD meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di luar rumah serta saat melintasi kawasan rawan bencana seperti lereng rawan longsor dan area dengan banyak pohon besar.

“Kami mengimbau warga untuk memangkas pohon yang berisiko tumbang dan segera melapor ke BPBD apabila terjadi situasi darurat,” pungkasnya.(Kusnanto).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Kris

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lima Peserta PPPK Asal Magetan Gugur, Tak Hadir Saat Ujian Tahap II

    Lima Peserta PPPK Asal Magetan Gugur, Tak Hadir Saat Ujian Tahap II

    • calendar_month Rabu, 14 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Proses seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) formasi tahun 2024 tahap kedua masih berlangsung dan menjadi ajang perebutan ketat para peserta. Namun, sebanyak lima peserta asal Kabupaten Magetan, Jawa Timur, dinyatakan gugur lantaran tidak hadir saat ujian. Ujian dilaksanakan di Asrama Haji, Kota Madiun, pada Rabu (14/05/2025). Ketidakhadiran lima […]

    Bagikan
  • Damkar Evakuasi Ular Sanca Pemangsa Ternak Warga

    Damkar Evakuasi Ular Sanca Pemangsa Ternak Warga

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Sinergia – Ponorogo | Seekor ular sanca kembang sepanjang sekitar tiga setengah meter dievakuasi petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Pemkab Ponorogo setelah masuk ke kandang itik milik warga di Desa Plalangan, Kecamatan Jenangan, Minggu (2/11). Ular tersebut diduga telah memangsa puluhan itik milik pemilik kandang. Petugas Damkar mendatangi lokasi setelah menerima laporan adanya ular besar yang […]

    Bagikan
  • Puluhan Ribu Kendaraan Melintas di Tol Madiun, Puncak Arus Mudik Diprediksi Malam Ini

    Puluhan Ribu Kendaraan Melintas di Tol Madiun, Puncak Arus Mudik Diprediksi Malam Ini

    • calendar_month Jumat, 28 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – H-3 Lebaran 2025, arus lalu lintas di Tol Madiun mengalami lonjakan signifikan. Hingga Jumat (28/03/2025) pukul 11.00 WIB, tercatat sekitar 120 ribu kendaraan telah melintas melalui Gerbang Tol Madiun, Caruban, dan Nganjuk. Mayoritas kendaraan berasal dari kota-kota besar seperti Jakarta, Semarang, dan Surabaya. Direktur Utama PT Jasa Marga Ngawi Kertosono […]

    Bagikan
  • Jasad Sosok Pria Ditemukan Hanyut di Sungai Bengawan Madiun

    Jasad Sosok Pria Ditemukan Hanyut di Sungai Bengawan Madiun

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Warga Kota Madiun digemparkan oleh penemuan sesosok mayat tanpa identitas yang hanyut di aliran Sungai Bengawan Madiun, Minggu (07/12/2025) malam. Penemuan tersebut pertama kali dilaporkan sekitar pukul 22.50 WIB oleh warga yang melihat tubuh mengapung terbawa arus. Mendapat laporan itu, tim gabungan BPBD Kota Madiun bersama TNI dan Polri langsung […]

    Bagikan
  • Masih Banyak Pelanggaran, Pemkot Madiun Gerak Cepat Tertibkan Reklame Liar

    Masih Banyak Pelanggaran, Pemkot Madiun Gerak Cepat Tertibkan Reklame Liar

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun terus memperketat penertiban reklame yang tidak berizin. Hal ini ditegaskan dalam rapat koordinasi lintas OPD yang melibatkan DPMPTSP, Kominfo, Bapenda, dan Dinas Pekerjaan Umum. Kepala DPMPTSP Kota Madiun, Sumarno, menjelaskan bahwa pihaknya bersama tim telah melakukan serangkaian survei lapangan sepanjang Oktober 2025. Dari hasil pengecekan yang dilakukan […]

    Bagikan
  • Kurir Narkotika 1 Kg di Madiun Divonis 15 Tahun Penjara, JPU Pikir Pikir

    Kurir Narkotika 1 Kg di Madiun Divonis 15 Tahun Penjara, JPU Pikir Pikir

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Majelis hakim Pengadilan Negeri Kabupaten Madiun menjatuhkan vonis 15 tahun penjara kepada terdakwa kasus peredaran narkotika, Ika Indah Rahmawati (41), warga Kelurahan Kejuron, Kecamatan Taman, Kota Madiun, dalam sidang pembacaan putusan yang digelar Rabu (18/2/2026). Putusan dibacakan dalam persidangan di ruang sidang Candra yang dipimpin Ketua Majelis Hakim Erwin Ardian bersama […]

    Bagikan
expand_less