Berulang Kali Mangsa Ternak, Damkar Kabupaten Madiun Evakuasi Ular Piton 3 Meter
- account_circle Tova Pradana
- calendar_month 18 jam yang lalu
- visibility 70
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Madiun — Seekor ular piton sepanjang kurang lebih tiga meter dievakuasi petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Madiun setelah berulang kali memangsa hewan ternak warga di Kelurahan Munggut, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, Sabtu (14/2/2026) pagi.
Kemunculan ular tersebut membuat warga sekitar resah. Hewan melata itu ditemukan berada di dalam kandang ayam milik warga dan diketahui telah memangsa satu ekor ayam.
Petugas Damkar Kabupaten Madiun, Gatot Suwarno, mengatakan laporan diterima sekitar pukul 07.00 WIB. Satu armada beserta personel langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan.
“Jenis ular yang berhasil kami evakuasi yakni ular piton dengan perkiraan panjang sekitar tiga meter. Kondisi perutnya terlihat membesar karena telah memangsa hewan ternak warga,” ujar Gatot saat dikonfirmasi.
Selain satu ayam yang sudah dimakan, petugas juga mendapati dua ekor ayam kampung lainnya dalam kondisi mati setelah dililit ular dalam waktu cukup lama.
Menurut Gatot, proses evakuasi berlangsung sekitar 30 menit. Ular berhasil diamankan tanpa menimbulkan korban jiwa.
Berdasarkan keterangan warga, kemunculan ular tersebut bukan kali pertama terjadi. Hewan itu diduga sudah beberapa kali memangsa ternak dan meresahkan warga sekitar.
“Informasi dari warga, ular ini sudah cukup lama meneror hewan ternak. Bukan hanya sekali kejadian,” katanya.
Damkar Kabupaten Madiun mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat musim penghujan. Pada periode ini, ular kerap keluar dari habitatnya dan berpotensi masuk ke permukiman, dapur, maupun kandang ternak.
Warga diminta segera melapor ke Damkar apabila menemukan ular atau satwa liar berbahaya di sekitar rumah.
“Jika menemukan ular, segera lapor ke Damkar Kabupaten Madiun dan jangan mencoba menangani sendiri,” tegas Gatot.(Tova).
- Penulis: Tova Pradana
- Editor: Buyung/Kris


