Berita Terkini
Trending Tags

Berulang Kali Mangsa Ternak, Damkar Kabupaten Madiun Evakuasi Ular Piton 3 Meter

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
  • visibility 392
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Seekor ular piton berhasil dievakuasi oleh tim Damkar Kab Madiun dari kandang milik warga Munggut Kecamatan Wungu Usai melilit seekor ayam. Foto : Tov-Sinergia

Sinergia | Madiun — Seekor ular piton sepanjang kurang lebih tiga meter dievakuasi petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Madiun setelah berulang kali memangsa hewan ternak warga di Kelurahan Munggut, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, Sabtu (14/2/2026) pagi.

Kemunculan ular tersebut membuat warga sekitar resah. Hewan melata itu ditemukan berada di dalam kandang ayam milik warga dan diketahui telah memangsa satu ekor ayam.

Petugas Damkar Kabupaten Madiun, Gatot Suwarno, mengatakan laporan diterima sekitar pukul 07.00 WIB. Satu armada beserta personel langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan.

“Jenis ular yang berhasil kami evakuasi yakni ular piton dengan perkiraan panjang sekitar tiga meter. Kondisi perutnya terlihat membesar karena telah memangsa hewan ternak warga,” ujar Gatot saat dikonfirmasi.

Selain satu ayam yang sudah dimakan, petugas juga mendapati dua ekor ayam kampung lainnya dalam kondisi mati setelah dililit ular dalam waktu cukup lama.

Menurut Gatot, proses evakuasi berlangsung sekitar 30 menit. Ular berhasil diamankan tanpa menimbulkan korban jiwa.

Berdasarkan keterangan warga, kemunculan ular tersebut bukan kali pertama terjadi. Hewan itu diduga sudah beberapa kali memangsa ternak dan meresahkan warga sekitar.

“Informasi dari warga, ular ini sudah cukup lama meneror hewan ternak. Bukan hanya sekali kejadian,” katanya.

Damkar Kabupaten Madiun mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat musim penghujan. Pada periode ini, ular kerap keluar dari habitatnya dan berpotensi masuk ke permukiman, dapur, maupun kandang ternak.

Warga diminta segera melapor ke Damkar apabila menemukan ular atau satwa liar berbahaya di sekitar rumah.

“Jika menemukan ular, segera lapor ke Damkar Kabupaten Madiun dan jangan mencoba menangani sendiri,” tegas Gatot.(Tova).

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Buyung/Kris

Rekomendasi Untuk Anda

  • Di Tengah Ancaman Dampak Konflik Global, Korem 081/DSJ Gelar Doa Bersama untuk Negeri

    Di Tengah Ancaman Dampak Konflik Global, Korem 081/DSJ Gelar Doa Bersama untuk Negeri

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Konflik global, khususnya antara Iran dengan Israel dan Amerika Serikat yang terjadi saat ini memberikan dampak luas bagi banyak negara di dunia, tak terkecuali Indonesia. “Dinamika lingkungan strategis global yang semakin kompleks saat ini memberikan dampak signifikan terhadap berbagai negara, termasuk kondisi di dalam negeri,” kata Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro […]

    Bagikan
  • Danrem 081/DSJ Rangkul Perguruan Silat Jaga Kondusifitas Masyarakat

    Danrem 081/DSJ Rangkul Perguruan Silat Jaga Kondusifitas Masyarakat

    • calendar_month Selasa, 4 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Danrem 081/DSJ, Kolonel Arm Untoro Hariyanto kembali bergerilya dalam upayanya membangun komunikasi dengan seluruh komponen bangsa di Madiun Raya. Setelah kemarin berkunjung ke para tokoh agama, kali ini giliran menyambangi 2 perguruan silat terbesar di Madiun, Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) dan Persaudaraan Setia Hati Winongo Tunas Muda (PSHWTM). Setibanya […]

    Bagikan
  • Ratusan Anak TK Semarakkan Lomba Membatik Peringati Hari Batik Nasional 2025

    Ratusan Anak TK Semarakkan Lomba Membatik Peringati Hari Batik Nasional 2025

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 223
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Suasana ceria tampak mewarnai kawasan Ngrowo Bening Edupark, Kota Madiun, saat ratusan anak TK mengikuti lomba membatik dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional 2025. Kegiatan yang digelar Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) Kota Madiun ini diikuti sekitar 400 anak dari berbagai TK se-Kota Madiun. Sejak pagi, anak-anak terlihat antusias […]

    Bagikan
  • Rem Blong di Turunan Nguwolo, Mahasiswa Asal Jombang Tewas di Tempat

    Rem Blong di Turunan Nguwolo, Mahasiswa Asal Jombang Tewas di Tempat

    • calendar_month Jumat, 15 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kecelakaan maut kembali terjadi di jalur lama Sarangan–Plaosan. Jumat (15/08/2025), sebuah sepeda motor matic mengalami rem blong di turunan tajam Nguwolo, Desa Dadi, Kecamatan Plaosan, dan menabrak kendaraan dari arah berlawanan. Peristiwa ini menewaskan seorang mahasiswa asal Jombang. Insiden terjadi sekitar pukul 09.00 WIB, tepat di depan Masjid Nguwolo. Saat itu […]

    Bagikan
  • Komisi IV DPR RI Kunjungi PG Rejo Agung Baru, Soroti Masalah Petani dan Produksi Gula

    Komisi IV DPR RI Kunjungi PG Rejo Agung Baru, Soroti Masalah Petani dan Produksi Gula

    • calendar_month Jumat, 4 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Komisi IV DPR RI melakukan kunjungan kerja ke Pabrik Gula (PG) Rejo Agung Baru di Kota Madiun Kamis (03/07/2025). Rombongan dipimpin oleh anggota DPR RI Abdul Kharis Almasyhari dan diikuti oleh sejumlah perwakilan dari berbagai stakeholder, mulai dari pihak BUMN hingga petani tebu. Dalam pertemuan yang dikemas dalam rapat kerja […]

    Bagikan
  • 38 SDN di Madiun Bakal Diregrouping Pada Tahun Ajaran Baru 2026/2027, Dindikbud Tunggu Terbitnya SK

    38 SDN di Madiun Bakal Diregrouping Pada Tahun Ajaran Baru 2026/2027, Dindikbud Tunggu Terbitnya SK

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 275
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun akan melakukan regrouping atau penggabungan 38 Sekolah Dasar (SD) negeri menjadi 19 lembaga pendidikan mulai tahun ajaran 2026/2027. Kebijakan tersebut diambil karena sejumlah sekolah berada dalam lokasi yang berdekatan dan memiliki jumlah peserta didik yang tidak seimbang. Salah satu sekolah yang terdampak adalah SDN 1 Wayut, Kecamatan Jiwan, […]

    Bagikan
expand_less