Rabu, 21 Okt 2026
Trending Tags

Berulang Kali Mangsa Ternak, Damkar Kabupaten Madiun Evakuasi Ular Piton 3 Meter

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
  • visibility 434
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Seekor ular piton berhasil dievakuasi oleh tim Damkar Kab Madiun dari kandang milik warga Munggut Kecamatan Wungu Usai melilit seekor ayam. Foto : Tov-Sinergia

Sinergia | Madiun — Seekor ular piton sepanjang kurang lebih tiga meter dievakuasi petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Madiun setelah berulang kali memangsa hewan ternak warga di Kelurahan Munggut, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, Sabtu (14/2/2026) pagi.

Kemunculan ular tersebut membuat warga sekitar resah. Hewan melata itu ditemukan berada di dalam kandang ayam milik warga dan diketahui telah memangsa satu ekor ayam.

Petugas Damkar Kabupaten Madiun, Gatot Suwarno, mengatakan laporan diterima sekitar pukul 07.00 WIB. Satu armada beserta personel langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan.

“Jenis ular yang berhasil kami evakuasi yakni ular piton dengan perkiraan panjang sekitar tiga meter. Kondisi perutnya terlihat membesar karena telah memangsa hewan ternak warga,” ujar Gatot saat dikonfirmasi.

Selain satu ayam yang sudah dimakan, petugas juga mendapati dua ekor ayam kampung lainnya dalam kondisi mati setelah dililit ular dalam waktu cukup lama.

Menurut Gatot, proses evakuasi berlangsung sekitar 30 menit. Ular berhasil diamankan tanpa menimbulkan korban jiwa.

Berdasarkan keterangan warga, kemunculan ular tersebut bukan kali pertama terjadi. Hewan itu diduga sudah beberapa kali memangsa ternak dan meresahkan warga sekitar.

“Informasi dari warga, ular ini sudah cukup lama meneror hewan ternak. Bukan hanya sekali kejadian,” katanya.

Damkar Kabupaten Madiun mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat musim penghujan. Pada periode ini, ular kerap keluar dari habitatnya dan berpotensi masuk ke permukiman, dapur, maupun kandang ternak.

Warga diminta segera melapor ke Damkar apabila menemukan ular atau satwa liar berbahaya di sekitar rumah.

“Jika menemukan ular, segera lapor ke Damkar Kabupaten Madiun dan jangan mencoba menangani sendiri,” tegas Gatot.(Tova).

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Buyung/Kris

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dinas Pendidikan Kota Madiun Bakal “Ngantor” di Lembaga Sekolah

    Dinas Pendidikan Kota Madiun Bakal “Ngantor” di Lembaga Sekolah

    • calendar_month Sabtu, 10 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dinas Pendidikan Kota Madiun bakal menggelar program “Ngantor di Lapangan” sebagai bagian dari tindak lanjut program Wali Kota Madiun. Kegiatan ini dilaksanakan selama satu bulan penuh dengan menyasar seluruh sekolah negeri di lingkup Kota Madiun. Program ini yang melibatkan seluruh jajaran Dinas Pendidikan ini ditugaskan secara bergiliran di sekolah-sekolah untuk […]

    Bagikan
  • PBNU Tutup Polemik Risalah Syuriyah, PCNU Magetan Serukan Persatuan Warga Nahdliyin

    PBNU Tutup Polemik Risalah Syuriyah, PCNU Magetan Serukan Persatuan Warga Nahdliyin

    • calendar_month Minggu, 23 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 238
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Ketegangan internal di Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) usai beredarnya Risalah Rapat Harian Syuriyah tertanggal 20 November 2025, kini resmi berakhir. Dokumen yang memuat permintaan agar Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf mengundurkan diri dalam batas waktu 3×24 jam itu sempat memicu kegaduhan di lingkungan Nahdliyin. Hanya dua hari setelah […]

    Bagikan
  • Hujan Deras Guyur Magetan, Lima Desa dan Lahan Persawahan Tergenang Banjir

    Hujan Deras Guyur Magetan, Lima Desa dan Lahan Persawahan Tergenang Banjir

    • calendar_month Sabtu, 19 Apr 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Hujan lebat yang mengguyur wilayah Kabupaten Magetan pada Jumat (18/04/2025) menyebabkan sejumlah ruas jalan utama terendam banjir. Seperti yang terpantau di Jalan penghubung Ngariboyo – Parang dan Ngariboyo – Plaosan, terutama di kawasan Kecamatan Ngariboyo. Genangan air tidak hanya menutupi jalan, tapi juga meluap hingga masuk ke rumah warga. Sejumlah pengguna […]

    Bagikan
  • Tahun 2026, Ratusan Pegawai RSUD Caruban Madiun Disediakan Jaspel Rp. 38 M

    Tahun 2026, Ratusan Pegawai RSUD Caruban Madiun Disediakan Jaspel Rp. 38 M

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
    • account_circle Mandor
    • visibility 448
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Manajemen RSUD Caruban Kabupaten Madiun pada tahun anggaran 2026 tercatat mengelola anggaran sebesar Rp.112 miliar.  Kabar baik datang untuk ratusan pegawai. Dari total anggaran tersebut, pos Belanja Jasa Pelayanan atau Jaspel kesehatan dialokasikan sekitar Rp.38 miliar. Dana ini disiapkan untuk mengapresiasi kinerja tenaga medis dan non medis yang melayani pasien. Rinciannya, […]

    Bagikan
  • Seorang Pekerja di Magetan Ditemukan Meninggal di Area Persawahan Tebu

    Seorang Pekerja di Magetan Ditemukan Meninggal di Area Persawahan Tebu

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Seorang warga ditemukan meninggal dunia di area persawahan tebu Desa Carikan, Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan, pada Rabu (29/10/2025) pagi sekitar pukul 07.05 WIB. Korban diketahui bernama RB (60), warga Desa Pingkuk, Kecamatan Bendo. Peristiwa itu bermula saat korban tengah beristirahat bersama belasan rekannya setelah bekerja di lahan tebu. Menurut keterangan sejumlah […]

    Bagikan
  • Bau Mebeler Senilai Rp 400 Juta Menghangat Seiring Tumpukan Sampah Yang Menyengat

    Bau Mebeler Senilai Rp 400 Juta Menghangat Seiring Tumpukan Sampah Yang Menyengat

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle Mandor
    • visibility 570
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Bau menyengat dari tumpukan sampah di TPS Pasar Sayur Caruban, Kelurahan Krajan, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, dikeluhkan warga dan pelaku usaha. Di tengah persoalan yang tak kunjung terurai, publik justru dihadapkan pada kabar pengadaan mebeler senilai Rp 400 juta di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat. Keluhan itu mencuat pada Selasa (5/5/2026). […]

    Bagikan
expand_less