Rabu, 21 Okt 2026
Trending Tags

Cegah Insiden Serupa Al-Khoziny, Pemkab Ponorogo Siapkan Asesmen Bangunan Pesantren

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
  • visibility 211
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
DPUPKP ajak komunikasi dengan kemenag, ( foto: istimewa – sinergia)

Sinergia | Ponorogo – Pemerintah Kabupaten Ponorogo mulai menindaklanjuti langkah pencegahan terhadap potensi insiden bangunan roboh di lingkungan pesantren. Hal ini menyusul peristiwa robohnya gedung di salah satu pondok pesantren di Sidoarjo beberapa waktu lalu.

Melalui Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPKP), Pemkab Ponorogo menggelar pertemuan bersama Kementerian Agama (Kemenag) serta perwakilan pondok pesantren di Aula DPUPKP Ponorogo. Pertemuan tersebut membahas rencana asesmen terhadap kondisi fisik bangunan pesantren di wilayah Ponorogo.

Kepala Dinas PUPKP Ponorogo, Jamus, mengatakan asesmen akan difokuskan pada aspek kekuatan struktur bangunan, ventilasi, sistem kelistrikan, hingga kesiapsiagaan bencana. Menurutnya, langkah ini penting agar seluruh pondok pesantren di Ponorogo memenuhi standar keselamatan yang memadai.

 “Tujuan kami memastikan bangunan pesantren aman dan layak digunakan. Tidak hanya dari sisi struktur, tapi juga dari sistem pendukung keselamatan lainnya,” ujar Jamus.

Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Al-Mutawakkil, K. Sunartip Fadlan, menyambut baik rencana tersebut. Ia menilai asesmen dari pemerintah menjadi bentuk kepedulian terhadap keselamatan para santri sekaligus membantu pesantren yang belum memahami standar teknis pembangunan.

“Langkah ini sangat positif. Banyak pesantren yang membangun dengan swadaya, kadang tanpa pendampingan teknis. Dengan adanya asesmen ini, kami bisa lebih memahami aspek keselamatan bangunan,” ujarnya.

Ke depan, hasil asesmen ini akan dijadikan dasar bagi pemerintah daerah untuk memberikan rekomendasi teknis pembangunan maupun perbaikan gedung pesantren di Ponorogo. Langkah tersebut diharapkan dapat mencegah terulangnya insiden serupa seperti yang terjadi di Sidoarjo.

Ega Patria – Sinergia 

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wah ! Ditemukan Spesies Baru Cecak Bernama Cyrtodactylus Pecelmadiun

    Wah ! Ditemukan Spesies Baru Cecak Bernama Cyrtodactylus Pecelmadiun

    • calendar_month Kamis, 13 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 270
    • 0Komentar

    Sinergia – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengidentifikasi dan mendeskripsi spesies baru cecak jarilengkung genus Cyrtodactylus dari Jawa Timur. Cecak itu diberi nama Cyrtodactylus pecelmadiun lantaran terinspirasi dari kuliner pecel Madiun di Jawa Timur. Hal itu tak lepas karena spesies ini ditemukan di sekitar Madiun, yakni di Maospati dan Mojokerto.  Dikutip dari siaran pers […]

    Bagikan
  • Kejari Ponorogo Sita Lagi Rp1,049 Miliar, Total Uang Capai Rp3,037 Miliar

    Kejari Ponorogo Sita Lagi Rp1,049 Miliar, Total Uang Capai Rp3,037 Miliar

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo kembali menyita uang dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi penyimpangan dana tunjangan perumahan pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Ponorogo tahun anggaran 2023–2026. Penyitaan pada Rabu (12/8/2026) menjadi penyitaan yang ketiga dalam perkara tersebut. Kali ini, uang yang diamankan mencapai Rp1,049 miliar. Dengan penyitaan tahap ketiga tersebut, total […]

    Bagikan
  • PMK Serang Ratusan Sapi, Disnakkan Magetan Beri Imbauan Penting

    PMK Serang Ratusan Sapi, Disnakkan Magetan Beri Imbauan Penting

    • calendar_month Senin, 30 Des 2024
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 212
    • 0Komentar

    KAB. MAGETAN – Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Magetan bergerak cepat usai menerima laporan terkait ratusan sapi yang dimiliki warga terinfeksi virus penyakit mulut dan kuku (PMK). Sesuai laporan, setidaknya ada 33 ekor sapi mati hingga Senin (30/12/2024). Sementara, tahun 2024 ini tercatat sudah 781 kasus PMK yang telah dilaporkan. “Jadi dari ratusan yang dilaporkan, […]

    Bagikan
  • 25 Perlintasan Sebidang di Daop 7 Madiun Belum Terjaga, KAI Lakukan Normalisasi Jalur Bertahap

    25 Perlintasan Sebidang di Daop 7 Madiun Belum Terjaga, KAI Lakukan Normalisasi Jalur Bertahap

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 219
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat terdapat 216 perlintasan sebidang di wilayah operasionalnya. Dari jumlah tersebut, sebanyak 25 titik masih belum terjaga sehingga dinilai memiliki risiko tinggi terhadap keselamatan perjalanan kereta api maupun pengguna jalan. Sebagai upaya meningkatkan keselamatan, KAI Daop 7 Madiun melakukan normalisasi jalur […]

    Bagikan
  • Pemkab Ponorogo Tekan Kasus PMK Dengan Vaksinasi 500 Ternak

    Pemkab Ponorogo Tekan Kasus PMK Dengan Vaksinasi 500 Ternak

    • calendar_month Rabu, 8 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Sinergia – Kab. Ponorogo | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo berupaya menekan kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak. Setidaknya 500 ekor ternak, terdiri atas sapi dan kambing, menjadi sasaran program vaksinasi PMK tahun ini. Kepala Bidang Peternakan, Kesehatan Hewan, dan Perikanan Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan Ponorogo, Siti Barokah, menjelaskan bahwa pengadaan […]

    Bagikan
  • Flavors in Motion 2025: Aston Madiun Dorong Kreativitas Kuliner Warga Kota Madiun

    Flavors in Motion 2025: Aston Madiun Dorong Kreativitas Kuliner Warga Kota Madiun

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Aston Madiun Hotel & Conference Center kembali menghadirkan program kuliner bertajuk Flavors in Motion – Cooking & Baking Class 2025, sebagai langkah inovatif dalam merespons minat masyarakat yang semakin tinggi terhadap kegiatan memasak dan pengembangan usaha kuliner rumahan. Gelaran ini menyasar para pecinta baking, ibu rumah tangga, hingga pelaku UMKM […]

    Bagikan
expand_less