Berita Terkini
Trending Tags

Cuaca Panas dan Suhu Tak Menentu, Dinkes Madiun Ingatkan Warga Waspadai ISPA

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
  • visibility 75
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun dr Hery Setyana. Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun — Cuaca panas yang terjadi selama musim kemarau membuat masyarakat Kabupaten Madiun diminta lebih waspada terhadap berbagai gangguan kesehatan. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Madiun mengingatkan salah satu penyakit yang perlu diantisipasi adalah infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

Kepala Dinkes Kabupaten Madiun, dr. Hery Setyana, mengatakan ISPA merupakan penyakit endemis yang dapat muncul sepanjang tahun. Namun, perubahan kondisi cuaca, terutama perbedaan suhu yang cukup terasa antara siang dan malam, dapat berkaitan dengan munculnya gangguan pernapasan tersebut.

“ISPA itu kan endemis, pasti ada di setiap bulan. Yang jelas biasanya ada korelasi dengan cuaca yang kadang malam-malam dingin, kalau siang panas itu,” kata Hery, Selasa (18/8/2026).

Meski demikian, Hery memastikan kondisi ISPA di Kabupaten Madiun saat ini masih terkendali. Hingga kini belum ada laporan mengenai kematian maupun komplikasi akibat ISPA.

“Selama ini masih terkendali. Belum ada laporan tentang kematian atau komplikasi akibat ISPA,” ujarnya.

Selain ISPA, cuaca panas dan kondisi kekeringan juga berpotensi memicu gangguan kesehatan lain. Salah satunya diare, terutama ketika ketersediaan air bersih berkurang sehingga dapat memengaruhi penerapan pola hidup bersih, termasuk kebiasaan mencuci tangan.

Kelompok lanjut usia juga diminta mendapat perhatian lebih selama periode cuaca panas. Terlebih bagi lansia yang memiliki penyakit penyerta seperti hipertensi maupun diabetes. Kondisi cuaca yang ekstrem dikhawatirkan dapat memperburuk penyakit yang sudah diderita.

Untuk menekan risiko gangguan kesehatan, masyarakat diimbau memperbanyak konsumsi air putih dan membatasi paparan langsung terhadap terik matahari. Saat harus beraktivitas di luar rumah, warga dianjurkan menggunakan payung atau topi.

Kebersihan tangan juga perlu tetap dijaga, terutama ketika aktivitas sehari-hari dilakukan di tengah keterbatasan air akibat musim kemarau.

Jika mulai mengalami keluhan kesehatan, masyarakat dianjurkan memperbanyak minum, beristirahat cukup, serta memenuhi kebutuhan nutrisi. Namun, warga tidak disarankan mengabaikan gejala yang berlangsung terus-menerus.

Hery meminta masyarakat segera mendatangi puskesmas apabila mengalami demam tinggi atau batuk yang tidak kunjung membaik. Pemeriksaan diperlukan untuk memastikan penyebab keluhan dan menentukan apakah pasien membutuhkan penanganan lebih lanjut.

“Kalau panas tinggi atau batuk yang enggak sembuh-sembuh, ya segera periksa,” tegas Hery. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • RRI Peringati HUT ke-80 dengan Semangat Digitalisasi

    RRI Peringati HUT ke-80 dengan Semangat Digitalisasi

    • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI) memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80, Kamis (11/09/2025). Peringatan yang digelar di Auditorium RRI Madiun ini ditandai dengan penyulutan Obor Tri Prasetya yang dilakukan serentak antara RRI pusat dan seluruh daerah pada pukul 10.00 WIB. Tradisi penyulutan obor yang dibawa oleh pasangan […]

    Bagikan
  • Menteri KKP Targetkan Indonesia Hasilkan 2,25 Juta Ton Garam Pada 2025

    Menteri KKP Targetkan Indonesia Hasilkan 2,25 Juta Ton Garam Pada 2025

    • calendar_month Kamis, 20 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia, Sakti Wahyu Trenggono, menargetkan produksi garam nasional mencapai 2,25 juta ton pada 2025. Target ini sejalan dengan program pemerintah di bidang ketahanan pangan dan sebagai langkah menuju swasembada garam pada 2027. Untuk memastikan distribusi dan ketersediaan garam di pasaran, Menteri KKP melakukan inspeksi mendadak […]

    Bagikan
  • Senyum Ceria Anak Yatim Piatu Diajak Belanja Baju Lebaran di Pasar Legi Ponorogo

    Senyum Ceria Anak Yatim Piatu Diajak Belanja Baju Lebaran di Pasar Legi Ponorogo

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 218
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Menjelang Hari Raya Idul Fitri, suasana bahagia tampak di Pasar Legi Songgolangit Ponorogo, Sabtu pagi. Sebanyak 60 anak yatim, piatu dan duafa diajak berbelanja baju muslim serta pakaian harian untuk menyambut Lebaran. Anak-anak dari berbagai wilayah di Ponorogo itu tampak antusias saat berkeliling pasar. Mereka bebas memilih sendiri baju yang diinginkan, […]

    Bagikan
  • Viral di Media Sosial, Sekelompok Pemuda Tak Dikenal Berbuat Keributan di Magetan

    Viral di Media Sosial, Sekelompok Pemuda Tak Dikenal Berbuat Keributan di Magetan

    • calendar_month Minggu, 22 Des 2024
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Sebuah video berdurasi pendek viral di media sosial, menayangkan aksi kekerasan yang dilakukan sekelompok pemuda tidak dikenal. Informasi yang beredar, peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (20/12/2024), sekira pukul 23.00 WIB,di Kelurahan Lembeyan Kulon dan Desa Pupus, wilayah Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan. Kejadian itu menyebabkan 2 pemuda dibawah umur inisial R […]

    Bagikan
  • Sopir Mengantuk, Mobil Expander Tabrak Truk Box

    Sopir Mengantuk, Mobil Expander Tabrak Truk Box

    • calendar_month Rabu, 25 Des 2024
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Kab. Ponorogo – Insiden kecelakaan lalu lintas melibatkan mobil Mitsubishi Expander dengan nomor polisi AB 1026 SP terjadi di Desa Ngampel, Kecamatan Balong, Ponorogo, pada Rabu pagi (25/12/2024) sekitar pukul 10.00 WIB. Mobil yang dikendarai Joan Wahyu Baswara (35), warga Kelurahan Pucangsewu, Pacitan, bersama istrinya, Yuliana Sis Indrasari (30), bertabrakan dengan truk boks ekspedisi di […]

    Bagikan
  • DPRD Madiun Kritik Kinerja Damkar, Dorong Jadi OPD Mandiri dan Tambah Armada

    DPRD Madiun Kritik Kinerja Damkar, Dorong Jadi OPD Mandiri dan Tambah Armada

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Madiun, Purwadi, mengkritisi penanganan kebakaran di wilayahnya yang dinilai belum maksimal. Evaluasi tersebut mengemuka setelah sejumlah insiden kebakaran terjadi dalam beberapa waktu terakhir. Purwadi menilai, secara kelembagaan, bidang pemadam kebakaran (Damkar) sudah seharusnya berdiri sebagai organisasi perangkat daerah (OPD) tersendiri dan tidak lagi bergabung dengan Satuan […]

    Bagikan
expand_less