Pria Tusuk Istri Siri dan Anak di Madiun, Pelaku Kabur Usai Dihadang Warga
- account_circle Tova Pradana
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 39
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Madiun – Peristiwa penganiayaan terjadi di sebuah rumah di Jalan Munggut Arum, Kelurahan Munggut, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, Selasa (18/8/2026) malam. Seorang pria bernama Totok diduga menusuk istri sirinya, Widya, dan anak perempuan korban yang masih di bawah umur inisial N.
Kedua korban mengalami luka akibat senjata tajam dan langsung dievakuasi warga ke RSUD dr Soedono Kota Madiun untuk mendapatkan penanganan medis.
Informasi yang dihimpun, kejadian bermula ketika Totok dan Widya terlibat cekcok di dalam rumah. Tak lama kemudian, warga sekitar mendengar teriakan meminta pertolongan.
Mendengar teriakan tersebut, warga bergegas keluar rumah dan mendapati Widya bersama anaknya dalam kondisi terluka. Sementara itu, sejumlah warga berupaya menghadang Totok agar tidak kembali mengamuk. Namun, pelaku berhasil melarikan diri dari kerumunan warga.
Salah seorang warga yang ikut membantu mengevakuasi korban, Wahyu Trisayakti, mengaku tidak melihat langsung aksi dugaan penusukan tersebut. Ia mengetahui kejadian setelah mendengar teriakan dan melihat korban sudah berlumuran darah.
“Saya hanya melihat korban sudah berlumuran darah. Saya bawa masuk ke rumah saya. Karena melihat itu sebuah kedaruratan, saya langsung ganti baju dan bawa ke rumah sakit,” kata Wahyu.
Menurut Wahyu, korban dibawa ke RSUD dr Soedono karena mengalami banyak kehilangan darah. Ia mengatakan, luka pada korban perempuan berada di bagian samping perut. Sementara anak korban mengalami luka di bagian perut atas.
“Anak ini menutupi lukanya dengan jilbabnya, menahan darah. Tidak menangis sama sekali,” ujarnya.
Wahyu menyebut dirinya memang pernah mendengar adanya persoalan rumah tangga antara Totok dan Widya. Namun, ia mengaku tidak mengetahui secara pasti persoalan yang memicu cekcok hingga berujung penusukan.
“Hubungannya masih suami istri siri. Tepatnya masalahnya seperti apa saya tidak tahu, yang saya tahu cekcok,” katanya.
Wahyu juga menyebut sebelumnya Widya pernah bercerita kepadanya mengenai persoalan rumah tangga yang dialaminya. Namun, ia tidak mengetahui secara langsung cekcok yang terjadi pada malam kejadian lantaran sedang bekerja.
“Kalau waktu cekcoknya kebetulan kami bekerja, saya tidak melihat langsung. Jadi dari laporan beliau, karena pernah matur ke rumah saya terkait permasalahan cekcoknya,” jelasnya.
Hingga kini, keberadaan Totok belum diketahui. Pelaku disebut masih dalam pencarian pihak kepolisian.
Sementara kondisi kedua korban masih dalam penanganan medis. Terkait detail luka dan penyebab pasti kejadian.
Sementara itu pihak kepolisian dari unit Satreskrim Polres Madiun masih melakukan penyelidikan atas kasus tersebut. (Tov)
- Penulis: Tova Pradana
- Editor: Diez



