Senin, 12 Okt 2026
Trending Tags

THM di Kota Madiun Tutup Total Selama Bulan Ramadhan

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
  • visibility 413
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Satpol PP dan Damkar Kota Madiun memanggil 22 pengelola THM untuk diberikan sosialisasi. Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Madiun – Pemerintah Kota Madiun menutup Tempat Hiburan Malam (THM) di Kota Madiun selama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriyah. Penutupan dimulai 18 Februari hingga 21 Maret 2026.

Kepala Satpol PP dan Damkar Kota Madiun, Agus Purwowidagdo mengatakan bahwa pihaknya telah memanggil 22 pengelola THM untuk diberikan sosialisasi mengenai aturan tersebut. Satpol PP akan melakukan pengawasan ketat terhadap kebijakan tersebut.

“Tutup total mulai tanggal 18 Februari sampai dengan 21 Maret. Kami teman-teman Satpol PP akan bergerak ke seluruh kelurahan, sehari tiga kali. Penutupan ini dalam menghormati bulan Ramadhan,” tegas Agus, Jumat (13/2/2026).

Kebijakan tersebut tertuang dalam Keputusan Wali Kota Madiun Nomor 451.13-401.012/14/2026 tentang Petunjuk Pelaksanaan Kegiatan Menghormati Bulan Suci Ramadhan dan Perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriyah Tahun 2026, yang ditetapkan pada 9 Februari 2026 oleh Plt Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun.

Dalam keputusan tersebut, diskotik, karaoke, game online, dan jenis hiburan lain yang berpotensi menimbulkan kerumunan wajib tutup selama periode Ramadhan. Tempat usaha biliar juga ditutup, kecuali yang memiliki izin usaha dengan jam operasional maksimal hingga pukul 21.00 WIB. Sementara itu, rumah makan dan PKL yang berjualan pada siang hari wajib menggunakan penutup.

Masjid dan mushola diimbau mengumandangkan adzan tepat waktu sesuai siaran RRI Madiun. Terkait, pengeras suara luar untuk tadarus Al-Qur’an dibatasi hingga pukul 22.00 WIB, selanjutnya menggunakan pengeras suara dalam. Takbir keliling diperbolehkan secara mandiri dengan tetap menjaga ketertiban dan berkoordinasi dengan aparat keamanan.

“Juga masyarakat dilarang membuat, menjual, maupun menyalakan petasan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum,” pungkas Agus.

Pemkot Madiun berharap masyarakat dan pelaku usaha dapat mematuhi kebijakan tersebut demi terciptanya suasana Ramadhan yang kondusif, tertib, dan aman.(Kris).

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Buyung

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jalani Assesment, Nasib Ratusan Pegawai PDAM Kab. Madiun di Tangan Tim Penguji

    Jalani Assesment, Nasib Ratusan Pegawai PDAM Kab. Madiun di Tangan Tim Penguji

    • calendar_month Sabtu, 26 Jul 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Ratusan pegawai PDAM Tirta Dharma Purabaya Kabupaten Madiun serentak menjalani Assesment di ruang gedung Eka Kapti, Puspem di Kecamatan Mejayan, di mulai hari Sabtu (26/07/2025) pagi hingga Minggu besuk. Total pegawai Perumda yang ikut Assesment sebanyak 183 orang mulai setingkat Kabag, Kasubbag, staf maupun Pegawai Kerja Waktu Tertentu (PKWT). Direktur […]

    Bagikan
  • Hadapi Cuaca Ekstrem, Pemkot Madiun Perketat Kesiapsiagaan Bencana

    Hadapi Cuaca Ekstrem, Pemkot Madiun Perketat Kesiapsiagaan Bencana

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemkot Madiun menyatakan kesiapsiagaannya dalam menghadapi potensi bencana alam yang diprediksi meningkat pada penghujung tahun 2025. Hal itu ditegaskan Wali Kota Madiun, Maidi dalam apel siaga hidrometeorologi yang digelar di Balai Kota Madiun, Senin (08/12/2025). Maidi mengungkapkan bahwa risiko bencana di wilayahnya cukup tinggi ketika curah hujan meningkat. Selain angin […]

    Bagikan
  • Kebakaran Hutan Lereng Gunung Lawu, Diduga Akibat Pembukaan Lahan

    Kebakaran Hutan Lereng Gunung Lawu, Diduga Akibat Pembukaan Lahan

    • calendar_month Sabtu, 5 Sep 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 259
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kebakaran melanda kawasan hutan di lereng Gunung Lawu, tepatnya di wilayah Desa Pacalan, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Sabtu (5/9/2026) siang. Api membakar vegetasi hutan hingga mencapai sekitar satu hektare. Kebakaran diketahui sekitar pukul 14.00 WIB setelah petugas Perhutani yang sedang melakukan patroli melihat kepulan asap dari kawasan hutan di […]

    Bagikan
  • Puluhan Kendaraan Dinas Akan Dilelang, Mayoritas dalam Kondisi Rusak Berat

    Puluhan Kendaraan Dinas Akan Dilelang, Mayoritas dalam Kondisi Rusak Berat

    • calendar_month Kamis, 22 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) bakal melelang puluhan kendaraan dinas yang sudah tak lagi layak pakai. Proses lelang akan digelar secara daring lewat situs resmi milik negara. Total ada 95 unit kendaraan yang akan dilepas, terdiri dari 12 mobil dan 83 sepeda motor. Seluruhnya […]

    Bagikan
  • Bupati Madiun Resmi Buka MPLS Sekolah Rakyat, 260 Siswa Bersiap Ikuti Pendidikan Berasrama

    Bupati Madiun Resmi Buka MPLS Sekolah Rakyat, 260 Siswa Bersiap Ikuti Pendidikan Berasrama

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) di Kabupaten Madiun resmi dimulai pada Jumat (31/7/2026). Pembukaan dilakukan langsung oleh Bupati Madiun Hari Wuryanto di kompleks Sekolah Rakyat Terintegrasi, Kelurahan Nglames, Kecamatan Madiun, sekaligus menandai dimulainya operasional sekolah berasrama bagi ratusan siswa dari keluarga prasejahtera. Sebanyak 260 peserta didik yang […]

    Bagikan
  • DPRD Ponorogo Dukung Tracing HIV di Warung Remang-remang

    DPRD Ponorogo Dukung Tracing HIV di Warung Remang-remang

    • calendar_month Sabtu, 10 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – DPRD Ponorogo mendukung langkah Pemerintah Kabupaten Ponorogo melalui dinas terkait untuk melakukan pelacakan atau tracing kasus HIV dengan menyisir warung remang-remang. Upaya ini dilakukan guna memutus rantai penyebaran virus tersebut. Ketua DPRD Ponorogo, Dwi Agus Prayitno, mengatakan penyisiran hendaknya dilakukan secara berkelanjutan di lokasi-lokasi yang dianggap rawan. Hal ini menyusul ditemukannya […]

    Bagikan
expand_less