
Sinergia | Ponorogo – Warga Desa Lembah, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo, digegerkan dengan temuan sarang tawon vespa berukuran besar di kebun belakang rumah milik Bambang Eko Winarto, Selasa (28/10). Sarang tawon yang menempel di atas pohon mangga itu berpotensi membahayakan warga karena berada di lingkungan padat penduduk.
Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Ponorogo langsung diterjunkan ke lokasi setelah menerima laporan dari warga. Mengingat ukuran sarang yang cukup besar dan letaknya di ketinggian, petugas terpaksa menggunakan foam atau busa khusus untuk melakukan evakuasi.
“Saya pikir ini berbahaya, karena di sekitar sini banyak anak kecil. Mumpung belum ada korban, kami lapor ke damkar,” ujar Bambang Eko Winarto, warga pelapor. Ia mengaku tak berani menurunkan sarang tersebut secara manual karena khawatir tersengat.
Dari hasil pemeriksaan, sarang tawon tersebut diperkirakan sudah ada selama dua hingga tiga bulan. Diameter sarang mencapai 30 sentimeter, dengan tinggi sekitar 60 sentimeter. Menurut petugas, ukuran tersebut tergolong besar dan berpotensi menimbulkan ancaman jika dibiarkan terlalu lama.
“Karena lokasi sarang berada di belakang rumah warga dan dekat dengan pemukiman, kami menggunakan sistem foam atau busa. Kalau pakai obor berisiko tinggi, apalagi cuaca juga lembap,” terang Andi Odang, anggota tim evakuasi Damkar Ponorogo.
Proses evakuasi berjalan aman dan terkendali. Petugas tampak berhati-hati menyemprotkan foam ke arah sarang hingga seluruh tawon berhasil dilumpuhkan. Setelah dipastikan aman, sisa sarang yang hancur kemudian dibersihkan.
Petugas Damkar Ponorogo juga mengimbau warga agar tidak mencoba menurunkan sarang tawon vespa secara mandiri tanpa alat pelindung. Jenis tawon ini dikenal agresif dan sengatannya bisa menyebabkan reaksi alergi berat hingga kematian.
“Kalau menemukan sarang tawon di sekitar rumah, segera lapor ke kami. Jangan nekat menurunkan sendiri karena sangat berbahaya,” tambah Andi Odang.
Evakuasi sarang tawon vespa ini menjadi pengingat bagi warga agar lebih waspada terhadap keberadaan hewan berbahaya di lingkungan padat penduduk.
Ega Patria – Sinergia