Kamis, 5 Nov 2026
Trending Tags

DPRD Kabupaten Madiun Gelar RDP Bersama Dinsos, DTSEN dan Tagana Ditelisik

  • account_circle Mandor
  • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
  • visibility 317
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Tampak belakang gedung DPRD Kab Madiun yang baru dibangun, (11/3/2026), Foto : Ndor

Sinergia | Kab Madiun – DPRD Kabupaten Madiun serentak menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) terhadap materi Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Madiun tahun anggaran 2025.

Selama dua hari ini RDP diagendakan untuk memanggil semua OPD Pemkab Madiun. Setiap OPD dibagi sesuai jadwal dengan masing masing komisi yang membidangi.

Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Madiun Wahyu Widayat mengakui selama dua hari bakal memanggil sejumlah OPD. “Hari ini kita panggil tiga OPD, yaitu Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, dan Bagian Kesra,” ujar Wahyu, Rabu (11/03/2026).

Menurutnya, Dinas Sosial dipanggil lebih awal untuk mengungkap tabir gelap Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Pemutakhiran data sangat vital karena setiap saat harus dilakukan update terkini.

Penerima manfaat harus sesuai fakta yang sudah dilakukan tim survey. Jangan sampai terjadi kembali gejolak penerima manfaat karena terjadi kesalahan data.

“Kami wajib tahu update data DTSEN yang terkini, karena setiap kali pasti dinamis dan selalu terjadi perubahan. Makanya kami pingin tahu laporanya seperti apa,” tegas politikus PKB dari dapil 1 tersebut.

Komisi B juga mendesak untuk segera ada penambahan anggota tim Tagana. Saat ini jumlah Tagana hanya 62 orang. Wahyu melihat jumlah ini dirasa tidak mencukupi.

“Sangat kurang, apalagi ada daerah yang memang dinilai cukup rawan bencana justru anggota Tagana tidak ada,” katanya.

Sedangkan data Dinas Kesehatan turut dibuka jumlah penerima manfaat layanan kesehatan. Hal ini ada benang merah karena belum lama ini Pemkab Madiun diganjar reward Universal Health Coverage ( UHC).

Wahyu mengungkap cakupan UHC harus bisa maksimal. Masyarakat harus mampu mengakses layanan kesehatan melalui BPJS Kesehatan dengan mudah dan cepat.

“Target UHC kita kan sudah cukup jelas, yaitu di kisaran 80,20 persen atau kurang lebih ada 122 ribu penerima manfaat,” pungkas Wahyu. (Ndor/kris)

Bagikan
  • Penulis: Mandor
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Udara Dingin di Magetan Bukan Karena Apelion, BMKG Jelaskan Penyebab Sebenarnya

    Udara Dingin di Magetan Bukan Karena Apelion, BMKG Jelaskan Penyebab Sebenarnya

    • calendar_month Kamis, 10 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 327
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Udara dingin yang menyelimuti Kabupaten Magetan dan sejumlah wilayah di Selatan Indonesia dalam beberapa hari terakhir menarik perhatian warga. Suhu udara terasa jauh lebih sejuk dibandingkan bulan-bulan sebelumnya, bahkan pada siang hari. Sementara saat malam dan dini hari, hawa dingin semakin menusuk tulang. Banyak masyarakat mengaitkan fenomena ini dengan Apelion, yaitu […]

    Bagikan
  • Nikmatnya Nasi Menok, Kuliner Warisan Raja yang Kini Jadi Santapan Rakyat

    Nikmatnya Nasi Menok, Kuliner Warisan Raja yang Kini Jadi Santapan Rakyat

    • calendar_month Rabu, 11 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 527
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Dahulu menjadi menu santapan para raja Mataram, kini Sego Menok justru menjadi favorit masyarakat di sudut pelataran Pasar Penampungan Sayur Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Adalah Mbah Rubinah, seorang nenek berusia 83 tahun, yang mempertahankan kuliner klasik ini agar tetap hidup dan akrab di lidah rakyat. Setiap sore, Mbah Rubinah […]

    Bagikan
  • Kejari Buka Peluang Tersangka Baru Kasus Korupsi Tunjangan DPRD Ponorogo

    Kejari Buka Peluang Tersangka Baru Kasus Korupsi Tunjangan DPRD Ponorogo

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo membuka peluang munculnya tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi tunjangan perumahan pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Ponorogo tahun anggaran 2023–2026. Hingga saat ini, penyidik baru menetapkan Kepala Bagian Keuangan Sekretariat DPRD Ponorogo, Fuad Safrowi (FS), sebagai tersangka dan langsung menahannya selama 20 hari di Rutan Kelas IIB […]

    Bagikan
  • Gerakan Pangan Murah Jajaran Korem 081/DSJ Diserbu Warga

    Gerakan Pangan Murah Jajaran Korem 081/DSJ Diserbu Warga

    • calendar_month Sabtu, 30 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang diselenggarakan oleh Koramil 0803/03 Balerejo di halaman Kantor Kecamatan Balerejo, Sabtu (30/08/2025), mendapat sambutan hangat dari warga. Sejak pagi, masyarakat tampak memadati lokasi untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Meski ramai, antrean tetap berlangsung tertib dan kondusif. Warga mengaku sangat terbantu dengan adanya […]

    Bagikan
  • Upacara Hari Kesaktian Pancasila di Monumen Kresek, Pemkab Madiun Ingin Generasi Muda Pahami Sejarah Lokal

    Upacara Hari Kesaktian Pancasila di Monumen Kresek, Pemkab Madiun Ingin Generasi Muda Pahami Sejarah Lokal

    • calendar_month Kamis, 1 Okt 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Pemerintah Kabupaten Madiun  berupaya meluruskan stigma sejarah yang selama ini melekat pada daerahnya. Pesan itu disampaikan Bupati Madiun Hari Wuryanto saat memimpin upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Monumen Kresek, Kecamatan Wungu, Kamis (1/10/2026). Di lokasi yang menjadi pengingat Peristiwa Madiun 1948 itu, Hari Wuryanto menegaskan bahwa masyarakat Kabupaten Madiun bukan […]

    Bagikan
  • Selama Nataru Pemkot Melarang Keras Penggunaan Sound Horeg

    Selama Nataru Pemkot Melarang Keras Penggunaan Sound Horeg

    • calendar_month Selasa, 17 Des 2024
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 211
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Jelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru) menjadi atensi Pemkot Madiun. Mulai dari pola pengamanan, kebutuhan pokok, hingga event telah disiapkan. Konvoi menggunakan knalpot brong dan sound horeg dilarang melintas di jalanan Kota Pendekar. Pemkot akan menyiapkan sejumlah tempat yang bisa digunakan masyarakat untuk menyambut tahun baru 2025. Meliputi, […]

    Bagikan
expand_less