Berita Terkini
Trending Tags

Damkar Ponorogo Evakuasi Sarang Tawon Vespa Raksasa Di Pekarangan Warga Babadan

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
  • visibility 178
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Petugas Damkar ponorogo evakuasi sarang tawon Vespa, Foto :Ega Patria – Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Warga Desa Lembah, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo, digegerkan dengan temuan sarang tawon vespa berukuran besar di kebun belakang rumah milik Bambang Eko Winarto, Selasa (28/10). Sarang tawon yang menempel di atas pohon mangga itu berpotensi membahayakan warga karena berada di lingkungan padat penduduk.

Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Ponorogo langsung diterjunkan ke lokasi setelah menerima laporan dari warga. Mengingat ukuran sarang yang cukup besar dan letaknya di ketinggian, petugas terpaksa menggunakan foam atau busa khusus untuk melakukan evakuasi.

“Saya pikir ini berbahaya, karena di sekitar sini banyak anak kecil. Mumpung belum ada korban, kami lapor ke damkar,” ujar Bambang Eko Winarto, warga pelapor. Ia mengaku tak berani menurunkan sarang tersebut secara manual karena khawatir tersengat.

Dari hasil pemeriksaan, sarang tawon tersebut diperkirakan sudah ada selama dua hingga tiga bulan. Diameter sarang mencapai 30 sentimeter, dengan tinggi sekitar 60 sentimeter. Menurut petugas, ukuran tersebut tergolong besar dan berpotensi menimbulkan ancaman jika dibiarkan terlalu lama.

“Karena lokasi sarang berada di belakang rumah warga dan dekat dengan pemukiman, kami menggunakan sistem foam atau busa. Kalau pakai obor berisiko tinggi, apalagi cuaca juga lembap,” terang Andi Odang, anggota tim evakuasi Damkar Ponorogo.

Proses evakuasi berjalan aman dan terkendali. Petugas tampak berhati-hati menyemprotkan foam ke arah sarang hingga seluruh tawon berhasil dilumpuhkan. Setelah dipastikan aman, sisa sarang yang hancur kemudian dibersihkan.

Petugas Damkar Ponorogo juga mengimbau warga agar tidak mencoba menurunkan sarang tawon vespa secara mandiri tanpa alat pelindung. Jenis tawon ini dikenal agresif dan sengatannya bisa menyebabkan reaksi alergi berat hingga kematian.

“Kalau menemukan sarang tawon di sekitar rumah, segera lapor ke kami. Jangan nekat menurunkan sendiri karena sangat berbahaya,” tambah Andi Odang.

Evakuasi sarang tawon vespa ini menjadi pengingat bagi warga agar lebih waspada terhadap keberadaan hewan berbahaya di lingkungan padat penduduk.

Ega Patria – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kurangi Kantong Plastik, Yayasan Batu Hijau Gelar Lomba Melukis Tote Bag

    Kurangi Kantong Plastik, Yayasan Batu Hijau Gelar Lomba Melukis Tote Bag

    • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kampanye pengurangan sampah plastik dapat dilakukan dengan berbagai cara. Salah satunya melalui kegiatan kreatif yang melibatkan masyarakat secara langsung. Hal itulah yang dilakukan Yayasan Batu Hijau Ponorogo dengan menggelar lomba melukis tote bag di Pendopo Kabupaten Ponorogo, Sabtu siang. Sebanyak 45 peserta dari berbagai kalangan, mulai pelajar hingga orang dewasa, mengikuti […]

    Bagikan
  • Sidang Tipikor, Pengajuan Siteplan ke BPN Tidak Dari Pemkot Madiun

    Sidang Tipikor, Pengajuan Siteplan ke BPN Tidak Dari Pemkot Madiun

    • calendar_month Kamis, 17 Apr 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Sinergia | Surabaya – Sidang kasus dugaan korupsi penyalahgunaan prasarana, sarana dan utilitas umum (PSU) Perumahan Puri Asri Lestari (PAL) terus bergulir di Pengadilan Tipikor Surabaya. Kali ini, terdakwa mantan Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Madiun, Sudarmadi kembali duduk dikursi pesakitan pada Rabu (16/04/2025). Delapan saksi dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejari Kota […]

    Bagikan
  • Perhutani Tetapkan Puncak Gunung Lawu Zona Merah Karhutla, Patroli Diperketat Selama Musim Kemarau

    Perhutani Tetapkan Puncak Gunung Lawu Zona Merah Karhutla, Patroli Diperketat Selama Musim Kemarau

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Lawu Ds menetapkan kawasan puncak Gunung Lawu sebagai zona merah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama musim kemarau 2026. Status tersebut membuat pengawasan di kawasan hutan diperketat, sekaligus diiringi imbauan kepada masyarakat dan para pendaki untuk tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran. Wakil Administratur […]

    Bagikan
  • Sinkronisasi Program Pusat, Pemkot Madiun Alihkan Anggaran Incinerator dan Prioritaskan TPS 3R

    Sinkronisasi Program Pusat, Pemkot Madiun Alihkan Anggaran Incinerator dan Prioritaskan TPS 3R

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 275
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun memastikan penundaan pengadaan incinerator pada Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) tahun ini. Keputusan tersebut diambil setelah adanya kepastian program pengentasan kawasan kumuh dari Pemerintah Pusat pada tahun depan dengan pagu Rp. 58 miliar. “Ketika finalisasi pembahasan APBD kemarin, kita mendapat kabar bahwa ada kegiatan dari pemerintah pusat yang […]

    Bagikan
  • Siapa Pimpin PKB Kota Madiun? Ini Nama Kandidat Mulai Mencuat Jelang Muscab

    Siapa Pimpin PKB Kota Madiun? Ini Nama Kandidat Mulai Mencuat Jelang Muscab

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 215
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Proses penjaringan calon Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Madiun mulai mengerucut menjelang pelaksanaan musyawarah cabang (Muscab). Sedikitnya lima nama bakal calon telah dipetakan oleh Dewan Pengurus Pusat (DPP) dan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB untuk disiapkan dalam proses seleksi kepemimpinan partai di tingkat kota. Ketua DPC PKB Kota […]

    Bagikan
  • SPMB Hampir Usai, Masih Ada Sekolah Kekurangan Murid, Dikbud Madiun Tetap Optimis

    SPMB Hampir Usai, Masih Ada Sekolah Kekurangan Murid, Dikbud Madiun Tetap Optimis

    • calendar_month Senin, 16 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Menjelang penutupan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang tinggal empat hari lagi, sejumlah sekolah di Kabupaten Madiun masih belum memenuhi kuota siswa. Salah satunya di SDN 01 Wayut Kecamatan Jiwan Kabupaten Madiun. Meski begitu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Madiun tetap optimis kuota akan terpenuhi. Kepala Disdikbud Kabupaten Madiun, […]

    Bagikan
expand_less