Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

Enam UMKM Magetan Tembus Pasar Internasional, Ekspor Perdana Dilepas ke Maladewa

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
  • visibility 361
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti lepas ekspor produk UMKM, (5/3/2026), Foto : Kusnanto

Sinergia | Magetan – Enam pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) asal Kabupaten Magetan resmi menembus pasar internasional setelah berhasil mengekspor produk mereka ke Maladewa. Pelepasan ekspor dilakukan di lokasi produksi Keripik Tempe H&G di Kelurahan Tebon, Kecamatan Barat, pada Kamis (5/3)2026) sekitar pukul 10.30 WIB.

Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti menyatakan bahwa keberhasilan ini menjadi bukti bahwa UMKM lokal mampu bersaing di pasar global. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus memperkuat dukungan agar jumlah UMKM yang masuk pasar ekspor terus meningkat.

“Ini capaian yang sangat membanggakan. UMKM dari Magetan kini bisa meluncurkan ekspor secara mandiri. Pemerintah akan terus memberikan motivasi dan dukungan supaya makin banyak pelaku usaha yang bisa mengikuti langkah ini,” ujarnya.

Menurutnya, enam UMKM yang terlibat seluruhnya berasal dari Magetan. Ia berharap jumlah tersebut akan terus bertambah melalui peningkatan kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha.

“Semua pelaku yang mengekspor kali ini adalah UMKM kita sendiri. Tentu kami berharap jumlahnya bertambah, sehingga semakin banyak yang bisa naik kelas,” tuturnya.

Dukungan terhadap perluasan pasar internasional juga datang dari Jalian Setiarsa, Tenaga Teknis Bidang Standardisasi Produk, Akses Pasar, Promosi, Pemasaran, dan Kurasi Produk Ekspor pada Export Center Surabaya Kementerian Perdagangan. Ia mengatakan pihaknya terus mengembangkan program pendampingan bagi UMKM yang sudah memiliki pengalaman ekspor.

“Kami terus mendorong perluasan pasar dan bekerja sama dengan pemerintah daerah, termasuk Pemkab Magetan. Program ini memang kami tujukan bagi UMKM yang sudah pernah melakukan ekspor,” jelasnya.

Ia menambahkan, Export Center Surabaya hampir setiap bulan membantu UMKM dari berbagai daerah di Jawa Timur untuk menembus pasar internasional, dengan jumlah yang bervariasi.

“Setiap bulan selalu ada UMKM yang berhasil masuk pasar luar negeri. Jumlahnya berbeda-beda di tiap daerah,” ungkapnya.

Image Not Found
Produk unggulan lokal sebagai langkah perluasan pasar global, Foto : Kusnanto

Produk makanan olahan, minuman serbuk, kerajinan, batik, dan fashion disebut sebagai komoditas yang memiliki peluang besar untuk ekspor. Selain itu, Kementerian Perdagangan juga memanfaatkan jaringan promosi melalui 19 Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) serta 24 atase perdagangan di 33 negara untuk memperluas pasar produk Indonesia.

Pada momen tersebut, pelaku UMKM Magetan juga diundang mengikuti One to Many Business Meeting yang digelar pada 7 April di Grand City Surabaya. Satu pelaku usaha nantinya akan dipertemukan dengan sembilan calon pembeli, baik secara daring maupun luring.

“Kami akan berkoordinasi dengan Pemkab Magetan untuk menentukan UMKM yang dapat bertemu langsung dengan para buyer,” tambahnya.

Pemilik makanan olahan keripik tempe dan sambel pecel H&G, Ita Listiana, mengaku ekspor dari Magetan ini merupakan impian yang terselesaikan. Sebelumnya, ekspor produk biasanya harus digabung dengan daerah lain.

“Selama ini ekspor kami masih ikut daerah lain seperti Situbondo, Surabaya, atau Mojokerto. Momen ini seperti mimpi, karena Magetan akhirnya bisa melepas produknya sendiri,” katanya.

Dalam pengiriman kali ini, keripik tempe dipasok dalam jumlah besar hingga memenuhi satu kontainer. Ita berharap pencapaian tersebut dapat memacu keberanian UMKM lain di Magetan untuk melangkah ke pasar internasional.

“Saya berharap teman-teman UMKM lainnya tidak ragu. Beranilah mencoba, karena peluang selalu ada,” pungkasnya. (kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Sayutan Desak Tambang Ditutup Permanen, Bupati Magetan Diminta Cek Lokasi

    Warga Sayutan Desak Tambang Ditutup Permanen, Bupati Magetan Diminta Cek Lokasi

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 215
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Penolakan terhadap aktivitas pertambangan di Desa Sayutan, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, kembali menguat. Sejumlah warga yang selama ini menolak keberadaan tambang mendatangi Kantor Bupati Magetan, Jumat (19/6/2026), untuk menyampaikan langsung aspirasi mereka agar kegiatan penambangan dihentikan secara permanen. Didampingi tim kuasa hukum dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) No Viral No Justice […]

    Bagikan
  • Arnowo Widjaja Terpilih Sebagai Ketua KONI Kabupaten Madiun Secara Aklamasi, Dapat Dukungan 30 Cabor.

    Arnowo Widjaja Terpilih Sebagai Ketua KONI Kabupaten Madiun Secara Aklamasi, Dapat Dukungan 30 Cabor.

    • calendar_month Minggu, 23 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Madiun menggelar Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) tahun 2025. Hasil rapat Musorkab Arnowo Widjaja terpilih sebagai Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Madiun periode 2025-2029 secara aklamasi Minggu Siang (23/02/2025). Mantan Kepala Dinas Perkim tersebut mendapat dukungan penuh dari sebanyak 30 Cabang Olahraga (Cabor) […]

    Bagikan
  • Vaksinasi PMK di Madiun Terkendala Penolakan Peternak

    Vaksinasi PMK di Madiun Terkendala Penolakan Peternak

    • calendar_month Senin, 3 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Capaian vaksinasi PMK di Kabupaten Madiun terus berlangsung. Dalam kurun waktu tiga pekan terakhir Dinas Ketahanan Pangan Dan Peternakan ( DKPP) setempat telat berhasil menyuntikkan vaksin ke sebanyak 1.304 ternak warga.  Kabid Peternakan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Madiun, drh Bagus Sri Yulianta mengungkapkan vaksinasi penyakit mulut dan […]

    Bagikan
  • Dalam Sehari BPBD Kota Madiun Lakukan Pembersihan Sarang Tawon Vespa 2 Lokasi

    Dalam Sehari BPBD Kota Madiun Lakukan Pembersihan Sarang Tawon Vespa 2 Lokasi

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 268
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Personil Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Madiun kembali melakukan penanganan bencana non alam berupa animal rescue. Kali ini BPBD melakukan pembersihan sarang tawon vespa yang meresahkan warga. Kasi Kegawatdaruratan dan Logistik BPBD Kota Madiun, Heter Hidayati mengungkapkan jika dalam sehari menerima 2 laporan terkait tawon vespa. “Untuk kejadian kemarin di […]

    Bagikan
  • Kebakaran Hutan Rakyat Landa Gunung Dloko dan Gunung Gede di Ponorogo

    Kebakaran Hutan Rakyat Landa Gunung Dloko dan Gunung Gede di Ponorogo

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 312
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kebakaran hutan rakyat melanda dua kawasan perbukitan di Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo, Selasa (30/6/2026) sore. Kobaran api membakar kawasan hutan rimba campur di Gunung Dloko, Desa Tatung, serta Gunung Gede, Desa Muneng. Cuaca kering dan tebalnya serasah daun membuat api cepat menjalar. Warga bersama petugas harus berjibaku mencegah api merembet ke […]

    Bagikan
  • Waduh ! Anggota DPRD Jatim Terjerat Narkotika, Tetapi Tak Jadi Tersangka

    Waduh ! Anggota DPRD Jatim Terjerat Narkotika, Tetapi Tak Jadi Tersangka

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 225
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Nama seorang anggota DPRD Jawa Timur berinisial AH terseret dalam kasus narkoba setelah disebut oleh seorang pengedar berinisial MA. Polres Ngawi mengungkap keterlibatan AH usai menangkap MA dan menemukan jejak transaksi sabu yang mengarah ke politisi tersebut. Kapolres Ngawi, AKBP Charles Pandapotan Tampubolon, menjelaskan awal mula kasus ini. “Pada Selasa malam […]

    Bagikan
expand_less