
Sinergia | Di tengah pesatnya perkembangan industri kreatif berbasis kerajinan tangan, mahasiswa Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas PGRI Madiun (Unipma) menghadirkan inovasi produk gantungan kunci handmade bertema buah dan sayur dengan merek Ringo Kitchen. Produk ini dikembangkan oleh mahasiswa kelas 5C Kelompok 4 sebagai bagian dari proyek pembelajaran pada mata kuliah Manajemen Inovasi dan Kreativitas yang diampu oleh Bapak Hendra Setiawan, S.E., M.M., pada semester gasal Tahun Akademik 2025/2026.
Ringo Kitchen merupakan produk gantungan kunci handmade yang dibuat dengan mengedepankan nilai estetika, kreativitas, dan fungsi. Menggunakan kain flanel sebagai bahan utama, produk ini dirancang dengan bentuk buah dan sayur yang lucu serta penuh warna, sehingga memiliki daya tarik visual yang kuat, khususnya bagi generasi muda yang menyukai aksesori unik dan personal.
Melalui pengembangan produk ini, mahasiswa tidak hanya dituntut untuk berkreasi, tetapi juga memahami proses inovasi secara menyeluruh, mulai dari perancangan desain, pemilihan bahan, hingga strategi pemasaran. Ringo Kitchen menjadi wujud nyata penerapan pembelajaran berbasis praktik yang mendorong mahasiswa untuk menciptakan produk sederhana namun bernilai tambah serta berpotensi dikembangkan sebagai bagian dari industri kreatif lokal.

Dalam proses produksinya, Ringo Kitchen dibuat secara handmade menggunakan kain flanel sebagai bahan utama, dengan tambahan dakron silikon sebagai isian serta manik-manik sebagai aksen dekoratif. Proses pembuatan dilakukan dengan teknik jahit manual membentuk berbagai pola buah dan sayur, seperti apel, tomat, dan jamur. Hasilnya adalah gantungan kunci yang ringan, empuk, aman digunakan, dan memiliki tampilan visual yang menarik.
Keunikan Ringo Kitchen terletak pada desainnya yang lucu, penuh warna, serta detail jahitan yang rapi. Karena diproduksi secara handmade, setiap produk memiliki kesan eksklusif dan tidak sepenuhnya sama satu dengan lainnya. Selain itu, produk ini juga dapat dipersonalisasi melalui pilihan warna dan kombinasi aksesoris sesuai dengan keinginan konsumen.
Dari segi fungsi, Ringo Kitchen tidak hanya digunakan sebagai gantungan kunci, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai aksesori tas, souvenir acara, maupun merchandise kreatif. Produk ini ditawarkan dengan harga terjangkau, mulai dari Rp12.000 per unit, tergantung pada desain, ukuran, serta tingkat personalisasi produk. Penetapan harga tersebut disesuaikan dengan biaya bahan baku dan proses produksi handmade, sehingga tetap ramah di kalangan pelajar dan mahasiswa.
Dalam hal pemasaran, Ringo Kitchen dipromosikan melalui media online, yaitu Instagram @ringokitchen.id, TikTok @ringokicen.id, serta Story WhatsApp. Pemanfaatan media sosial dipilih karena dinilai efektif dalam menjangkau target pasar yang luas dan sesuai dengan karakter konsumen yang aktif di platform digital. Konten promosi yang disajikan berupa foto produk, video proses pembuatan, serta tampilan desain gantungan kunci yang menarik untuk meningkatkan minat beli konsumen.
Sistem penjualan Ringo Kitchen menerapkan metode open order, di mana produk akan dibuat setelah adanya pesanan dari konsumen. Metode ini dipilih untuk meminimalkan risiko kerugian akibat penumpukan stok dan mencegah produk tidak laku jika dilakukan restock dalam jumlah besar. Dengan sistem open order, jumlah produksi dapat disesuaikan dengan permintaan, sehingga lebih efisien dan tepat sasaran.
Selain itu, penerapan sistem open order juga memungkinkan produsen untuk menjaga kualitas produk. Setiap gantungan kunci dibuat secara khusus dengan memperhatikan detail dan kerapian, sehingga kualitas produk tetap terjaga meskipun diproduksi dalam skala kecil. Melalui proyek Ringo Kitchen, mahasiswa diharapkan mampu memahami penerapan inovasi dan kreativitas dalam menciptakan produk sederhana yang bernilai tambah. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa ide kreatif mahasiswa dapat diwujudkan menjadi produk nyata yang berdaya saing, sekaligus mendukung perkembangan industri kreatif lokal berbasis handmade di Indonesia.(Istimewa).