Berita Terkini
Trending Tags

Manfaatkan Pekarangan, Pasutri di Magetan Sukses Budidayakan Cabai Rawit

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Sabtu, 19 Jul 2025
  • visibility 194
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Wawan Mariadi menyulap lahan kosong menjadi kebun cabai rawit menggunakan metode greenhouse (rumah tanaman), Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Di tengah upaya pemerintah mendorong program ketahanan dan swasembada pangan nasional, pasangan suami istri di Desa Banyudono, Kecamatan Ngariboyo, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, berhasil membudidayakan tanaman cabai rawit secara mandiri. Budidaya dilakukan di lahan pekarangan rumah yang sebelumnya tak produktif.

Pasangan Wawan Mariadi dan Fitri Rahmawati awalnya prihatin melihat lingkungan sekitar yang banyak dibiarkan terbengkalai. Beberapa kebun milik warga tampak seperti lahan tidur, dipenuhi semak belukar hingga tumpukan sampah.

Berangkat dari keprihatinan itu, mereka berinisiatif mengajak warga sekitar untuk bergotong royong membersihkan dan mengolah pekarangan tidak terpakai. Lahan tersebut kemudian disulap menjadi kebun cabai rawit menggunakan metode greenhouse (rumah tanaman).

“Dulunya di sini itu lahan kosong, banyak semak dan juga jadi tempat buang sampah. Akhirnya kami ajak warga kerja bakti untuk membersihkan. Kami olah lahannya, awalnya tanam terong, lalu beralih ke cabai rawit. Lalu kami bangun green house dengan bantuan dari kas RT dan pemerintah desa,” ujar Wawan Mariadi.

Image Not Found
Fitri Rahmawati, menyiram tanaman cabai. Foto : Kusnanto – Sinergia

Menurut Wawan, metode green house terbukti mampu menekan risiko serangan hama dan penyakit tanaman seperti jamur. Cabai yang ditanam pun tumbuh lebih sehat dan produktif. Meski luas lahannya terbatas, setiap panen yang dilakukan tiga hari sekali mampu menghasilkan 2,5 hingga 3 kilogram cabai.

Dengan harga cabai rawit yang saat ini melambung tinggi, keuntungan yang didapat pun kian terasa. Di tingkat petani, harga cabai rawit bisa mencapai Rp. 50 ribu hingga Rp. 55 ribu per kilogram. Sementara di pasar, harga bisa menyentuh Rp. 60 ribu hingga Rp. 65 ribu per kilogram.

“Alhamdulillah, harganya sekarang lumayan. Selain bisa menambah penghasilan harian, hasil panen juga kami gunakan untuk kas lingkungan,” tambah Wawan.

Kisah sukses Wawan dan Fitri tak hanya berdampak secara ekonomi, tapi juga menginspirasi warga sekitar untuk mulai memanfaatkan lahan pekarangan rumah masing-masing. Di tengah melonjaknya harga pangan dan dorongan pemerintah terhadap swasembada pangan, upaya pasangan ini menjadi contoh nyata bagaimana ketahanan pangan bisa dimulai dari rumah.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bulog Madiun Targetkan Serapan Gabah 100.120 Ton dan Jagung 10.105 Ton di Tahun 2026

    Bulog Madiun Targetkan Serapan Gabah 100.120 Ton dan Jagung 10.105 Ton di Tahun 2026

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 243
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Perum Bulog Cabang Madiun mulai melakukan penyerapan terhadap gabah dan beras hasil panen petani. Tidak hanya komoditi padi, Bulog juga menyerap untuk komoditi jagung di wilayah Kota/Kabupaten Madiun serta Ngawi. Tahun 2026 ini, target serapan gabah Bulog Madiun mencapai 100.120 ton serta jagung 10.105 ton. “Target Kantor cabang Madiun ini […]

    Bagikan
  • Diterpa Hujan dan Angin Kencang, Tenda Jambore Anak Sholeh Ambruk

    Diterpa Hujan dan Angin Kencang, Tenda Jambore Anak Sholeh Ambruk

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Kabupaten Madiun, pada Jumat sore (17/10/2025), menyebabkan sejumlah tenda dalam kegiatan Jambore Anak Sholeh Santri TPA dan TPQ di Lapangan Reksogati, Desa Sidomulyo, Kecamatan Sawahan. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.30 WIB saat peserta bersiap mengikuti upacara pembukaan. Angin kencang datang secara […]

    Bagikan
  • Antisipasi Kemarau Panjang, Pemkab Madiun Siapkan 30 Pompa Air untuk Petani di 15 Kecamatan

    Antisipasi Kemarau Panjang, Pemkab Madiun Siapkan 30 Pompa Air untuk Petani di 15 Kecamatan

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun mulai menyiapkan langkah konkret menghadapi ancaman kemarau panjang yang berpotensi mengganggu produktivitas pertanian. Sebanyak 30 unit pompa air lengkap dengan pembangunan sumur bor dan saluran irigasi akan didistribusikan ke 15 kecamatan guna menjaga ketersediaan air bagi lahan pertanian. Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah mengantisipasi dampak […]

    Bagikan
  • Dapat Penghargaan  Gubernur, Bupati Madiun dan Mbah Suyatno Sumringah

    Dapat Penghargaan  Gubernur, Bupati Madiun dan Mbah Suyatno Sumringah

    • calendar_month Kamis, 17 Apr 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Sinergia |Kab Madiun – Entah bermimpi apa, yang jelas Suyatno (60) tidak mengira pengabdiannya sebagai anggota Satuan Perlindungan Masyarakat ( Satlinmas) Kab Madiun selama 30 tahun diganjar sebuah penghargaan oleh Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, Kamis ( 17/04/2025) di Alun Alun Sidoarjo. Mbah Yatno, seorang duda warga Kelurahan Pandean Kec Mejayan itu langsung sumringah dan […]

    Bagikan
  • Gubernur Khofifah Serahkan Bantuan Sosial dan Dorong Kemandirian Warga Rentan

    Gubernur Khofifah Serahkan Bantuan Sosial dan Dorong Kemandirian Warga Rentan

    • calendar_month Rabu, 14 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa  mengunjungi Kabupaten Ponorogo, Rabu (14/05/2025), dalam rangkaian acara SAPA BANSOS. Bertempat di Pendopo Agung Kabupaten Ponorogo pukul 11.30 WIB, Gubernur secara simbolis menyerahkan Bantuan Sosial dan Tali Asih bagi Pilar-Pilar Kesejahteraan Sosial tahun 2025. Dalam sambutannya, Gubernur khofifah menyoroti pentingnya intervensi produktif dalam penanganan […]

    Bagikan
  • Membuka Tabir Proyek TPA Winongo dan Dana CSR, Saksi CV Sekar Arum Ungkap Fakta

    Membuka Tabir Proyek TPA Winongo dan Dana CSR, Saksi CV Sekar Arum Ungkap Fakta

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Sinergia | Surabaya – Sidang perkara dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif Maidi, mantan Kepala DPUPR Kota Madiun Thariq Megah, serta Direktur CV Sekar Arum Rochim Ruhdiyanto di Pengadilan Tipikor Surabaya, Kamis (23/7/2026) turut menghadirkan 3 saksi pegawai CV Sekar Arum. Ketiganya yakni bendahara CV Sekar Arum Salwa, pekerja lapangan […]

    Bagikan
expand_less