Berita Terkini
Trending Tags

Karangrejo Jadi Lokasi Alternatif Sekolah Rakyat Magetan, Nilai Proyek Diperkirakan Senilai Rp. 200 Miliar

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Sabtu, 26 Jul 2025
  • visibility 83
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Lahan seluas 8 hektare yang diajukan sebagai kandidat lokasi baru proyek pendidikan skala nasional, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Magetan mengalami pergeseran lokasi. Setelah proposal pembangunan di lahan bekas SDN Selosari 4 ditolak pemerintah pusat, Pemkab Magetan kini menyiapkan opsi baru di Kecamatan Karangrejo.

Lahan seluas 8 hektare di wilayah ini kini diajukan sebagai kandidat lokasi baru proyek pendidikan skala nasional tersebut. Lokasinya tak jauh dari fasilitas layanan publik seperti Puskesmas dan Polsek Karangrejo, dengan status sebagai aset daerah berupa kebun tebu dan lapangan.

“Awalnya disyaratkan minimal 5 hektare. Tapi setelah kajian pusat, dibutuhkan antara 6,7 hingga 7,6 hektare,” ungkap Kepala Dinas Sosial Magetan, Parminto Budi Utomo, saat dikonfirmasi, Sabtu (26/07/2025).

Menurut Parminto, Sekolah Rakyat akan menjadi pusat pendidikan terpadu dari jenjang SD hingga SMA, dilengkapi asrama dan fasilitas pendukung. Proyek ini digadang-gadang bakal menjadi mega proyek pendidikan terbesar di Magetan, dengan anggaran mencapai Rp200 miliar yang seluruhnya dibiayai oleh APBN.

Penolakan sebelumnya terhadap lahan di Selosari 4 disebabkan oleh luasan tanah yang dianggap tidak mencukupi. Proposal awal tersebut melibatkan sejumlah OPD lintas sektor, di antaranya Dinas PUPR, Dikpora, Bappeda, BPKAD, serta Bagian Hukum Setda.

Kini, hasil rapat tingkat kabupaten telah menyepakati pengajuan lahan Karangrejo sebagai solusi yang lebih memenuhi syarat. Tahapan selanjutnya tinggal menunggu survei kelayakan dari Kementerian Pekerjaan Umum (KemenPU).

“Kita di daerah hanya menyediakan lahannya. Untuk pembangunan infrastruktur dan rekrutmen tenaga pendidik semuanya menjadi kewenangan Pemerintah Pusat,” tambah Parminto.

Jika proposal disetujui, pembangunan Sekolah Rakyat di Karangrejo ditargetkan bisa dimulai pada tahun 2026. Pemerintah daerah berharap proyek ini mampu memberikan akses pendidikan berkualitas yang merata, terutama bagi masyarakat pedesaan.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • PMK Serang Ratusan Sapi, Disnakkan Magetan Beri Imbauan Penting

    PMK Serang Ratusan Sapi, Disnakkan Magetan Beri Imbauan Penting

    • calendar_month Senin, 30 Des 2024
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 106
    • 0Komentar

    KAB. MAGETAN – Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Magetan bergerak cepat usai menerima laporan terkait ratusan sapi yang dimiliki warga terinfeksi virus penyakit mulut dan kuku (PMK). Sesuai laporan, setidaknya ada 33 ekor sapi mati hingga Senin (30/12/2024). Sementara, tahun 2024 ini tercatat sudah 781 kasus PMK yang telah dilaporkan. “Jadi dari ratusan yang dilaporkan, […]

    Bagikan
  • Momen Pergantian Tahun, Pemkot Madiun Ajak Masyarakat Galang Dana untuk Korban Bencana Sumatera

    Momen Pergantian Tahun, Pemkot Madiun Ajak Masyarakat Galang Dana untuk Korban Bencana Sumatera

    • calendar_month Jumat, 26 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Perayaan pergantian tahun baru menjadi momen yang ditunggu-tunggu masyarakat. Tidak terkecuali di Kota Madiun. Namun, perayaan tahun baru 2026 di Kota Madiun bakal digelar dengan cara yang berbeda. Wali Kota Madiun, Maidi mengatakan pergantian tahun ini, pihaknya mengajak masyarakat untuk menjadi aksi kepedulian terhadap sesama. Lebih khusus bagi para korban […]

    Bagikan
  • Pengendara Motor Tewas Mengenaskan Tertabrak Bus di Sukomoro Magetan

    Pengendara Motor Tewas Mengenaskan Tertabrak Bus di Sukomoro Magetan

    • calendar_month Minggu, 8 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Kecelakaan maut terjadi di ruas jalan Twinroad Sukomoro, tepatnya di Kelurahan Tinap, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, pada Sabtu malam (07/06/2025) sekitar pukul 23.30 WIB. Seorang pemuda berusia 19 tahun tewas setelah sepeda motornya tertabrak dan terlindas bus. Korban diketahui bernama Given Dimas Ara Dea, warga Desa Bogoarum, Kecamatan […]

    Bagikan
  • Jumlah Warga Miskin Tahun 2025 Menurun, Dinsos Gencar Verval di Lapangan

    Jumlah Warga Miskin Tahun 2025 Menurun, Dinsos Gencar Verval di Lapangan

    • calendar_month Jumat, 7 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Jumlah masyarakat miskin di Kabupaten Madiun per tahun 2025 alami penurunan. Ini seiring dengan jumlah warga yang terdaftar pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) alami penurunan tiga tahun berturut-turut. Plt. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Madiun, Hendro Suwondo melalui Kabid Perlindungan Jaminan Sosial, Dedy Anggoro menyebutkan pada 2024 jumlah DTKS wilayah […]

    Bagikan
  • Tiket Kereta Api Libur Nataru 2025/2026 Sudah Bisa Dipesan, KAI Terapkan Sistem Antrean Online

    Tiket Kereta Api Libur Nataru 2025/2026 Sudah Bisa Dipesan, KAI Terapkan Sistem Antrean Online

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Menyambut musim libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), PT Kereta Api Indonesia (KAI) mulai membuka pemesanan tiket perjalanan jarak jauh, termasuk untuk wilayah Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun. Untuk mengantisipasi lonjakan pemesanan, KAI kini menerapkan sistem antrean online yang berlaku di seluruh kanal resmi penjualan tiket. Manager Humas […]

    Bagikan
  • 33.730 Warga Ponorogo Kaget, Kepesertaan PBI BPJS Mendadak Dicabut

    33.730 Warga Ponorogo Kaget, Kepesertaan PBI BPJS Mendadak Dicabut

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Ribuan warga Kabupaten Ponorogo dibuat terkejut setelah mengetahui status kepesertaan Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan yang dinonaktifkan. Padahal, selama ini program tersebut menjadi tumpuan utama masyarakat kurang mampu untuk mengakses layanan kesehatan. Penonaktifan mendadak tanpa sosialisasi memadai dinilai menambah beban psikologis warga, terutama mereka yang tengah berjuang melawan penyakit. Di […]

    Bagikan
expand_less