Dindik Kota Madiun Cek Kesiapan TKA 2026 SMP, 3.044 Siswa Ikuti Ujian Berbasis Online
- account_circle Kriswanto
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 49
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Senergia | Kota Madiun – Dinas Pendidikan Kota Madiun memastikan kesiapan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMP yang akan digelar pada 8–9 April 2026. Kepala Dinas Pendidikan Kota Madiun, Lismawati, turun langsung melakukan pengecekan kesiapan di SMP Negeri 6 Kota Madiun, Selasa (7/4/2026).
Total terdapat 3.044 siswa SMP se-Kota Madiun yang akan mengikuti TKA tahun ini. Ujian dilaksanakan selama dua hari dengan mata pelajaran yang berbeda.
Pada hari pertama, siswa akan mengerjakan Matematika dan Survei Karakter, sedangkan hari kedua meliputi Bahasa Indonesia dan Survei Lingkungan Belajar.
Lismawati menjelaskan, tim dari Dinas Pendidikan telah melakukan pengawalan sejak tahap persiapan hingga menjelang hari pelaksanaan. Pengecekan dilakukan untuk memastikan seluruh sarana dan prasarana yang dibutuhkan telah siap.
“Tim dari Dinas Pendidikan sudah mengawal mulai dari persiapan awal sampai dengan H-1 pelaksanaan TKA. Sebelum hari H, kami melakukan pengecekan langsung ke sekolah-sekolah untuk memastikan sarana dan prasarana sudah siap,” ujarnya.
Ia menambahkan, setiap ruang ujian harus memenuhi standar pelaksanaan TKA berbasis online. Di antaranya penataan tempat duduk siswa, kesiapan perangkat laptop atau Chromebook, hingga pemasangan kamera yang dapat menjangkau seluruh peserta dan pengawas di dalam ruangan.
“Kamera di setiap ruang sangat penting karena nantinya ada pengawas dari luar daerah yang memantau pelaksanaan TKA,” jelasnya.
Sistem pengawasan juga dilakukan secara silang antar sekolah. Penempatan pengawas tidak diatur oleh sekolah maupun dinas daerah, melainkan melalui aplikasi milik Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
“Pengawasnya diacak oleh aplikasi kementerian, sehingga sekolah tidak bisa menentukan sendiri. Ini untuk menjaga objektivitas pelaksanaan TKA,” katanya.
Selain kesiapan teknis, Dindik juga memastikan kondisi psikologis siswa siap menghadapi ujian. Mengingat TKA baru pertama kali dilaksanakan, berbagai persiapan seperti tryout dan uji coba telah dilakukan di seluruh sekolah.
“Anak-anak juga sudah dipersiapkan secara psikis dan materi. Tryout dan simulasi sudah dilaksanakan sebelumnya di semua sekolah,” tambahnya.
Karena ujian dilaksanakan sepenuhnya secara online, Dindik Kota Madiun juga menggandeng sejumlah instansi untuk memastikan kelancaran pelaksanaan. Dukungan jaringan internet diperkuat melalui koordinasi dengan Dinas Kominfo, sementara kestabilan listrik dijamin melalui koordinasi dengan PLN.
“Kami sudah bersurat ke Kominfo untuk mem-backup Wi-Fi agar jaringan tetap kuat. Kami juga berkoordinasi dengan PLN supaya tidak ada pemadaman listrik saat pelaksanaan TKA,” tegas Lismawati.
Dalam pengecekan di SMP Negeri 6 Kota Madiun, ia memastikan sarana prasarana telah disiapkan dengan baik. Ruang kelas ditata sesuai standar ujian dan alat peraga pembelajaran yang berpotensi membantu siswa menjawab soal telah ditutup.
“Tempatnya sudah bersih dan rapi. Gambar atau materi pembelajaran yang ada di kelas juga sudah ditutup semua sesuai aturan,” jelasnya.
Lismawati menegaskan, tujuan utama TKA adalah untuk mengukur kemampuan literasi dan numerasi siswa. Hasil tes nantinya akan menjadi bagian dari rapor pendidikan mulai dari tingkat sekolah, kota, provinsi hingga nasional.
“Tujuan TKA untuk mengukur kemampuan literasi dan numerasi siswa. Hasilnya nanti menjadi rapor pendidikan bagi sekolah, Kota Madiun, provinsi hingga nasional,” katanya.
Melalui pelaksanaan TKA tahun ini, Dinas Pendidikan Kota Madiun berharap kemampuan literasi dan numerasi siswa SMP dapat terus meningkat.
“Target kami tentu meningkatkan literasi dan numerasi siswa SMP di Kota Madiun,” pungkasnya. (Krs)
- Penulis: Kriswanto
- Editor: Diez






