Berita Terkini
Trending Tags

IPB University Sosialisasikan Desinfeksi Kandang Cegah PMK di Magetan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 20 Jun 2025
  • visibility 145
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
IPB University Sosialisasikan Desinfeksi Kandang Cegah PMK di Magetan, Foto : Istimewa

Sinergia | Kab. Magetan – Dalam upaya mencegah penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak, tim dosen dari IPB University menggelar sosialisasi pentingnya desinfeksi kandang di Kabupaten Magetan. Kegiatan ini menjadi bagian dari program tahunan Dosen Pulang Kampung yang kini memasuki tahun ketiga pelaksanaannya. Dipimpin oleh Dr. Tekad Urip PS, tim menyasar peternak binaan CV Tani Ternak Muda Farm serta masyarakat sekitar untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan kandang menggunakan desinfektan yang aman dan ramah lingkungan.

“Desinfeksi kandang wajib dilakukan sebelum dan selama proses pemeliharaan ternak, karena virus PMK sangat mudah menyebar,” jelas Dr. Tekad saat memberikan penyuluhan, Jumat (20/06/2025).

Ia juga menyampaikan bahwa cairan desinfektan bisa berasal dari bahan kimia maupun ekstrak bahan alami, yang keduanya efektif menghambat penyebaran virus, bakteri, dan kuman penyebab penyakit. Dalam sesi edukasi tersebut, Dr. Tekad membagikan langkah-langkah desinfeksi kandang yang efektif, antara lain:

– Membersihkan kotoran ternak dari lantai kandang setiap pagi dan sore.

– Menjaga kebersihan tempat makan dan minum.

– Menyemprotkan desinfektan sesuai dosis yang dianjurkan pada kemasan.

– Menerapkan biosekuriti, seperti menyediakan kolam desinfeksi di depan kandang.

– Memisahkan ternak yang sakit dari yang sehat.

Sementara itu, pemilik CV Tani Ternak Muda Farm, Yusuf, menyambut positif kegiatan ini. Ia berharap program Dosen Pulang Kampung IPB University mampu memberi dampak nyata bagi pengembangan sektor peternakan di daerahnya.

“Harapannya program ini bisa menjawab berbagai persoalan peternakan di Magetan, agar ekonomi daerah bisa terus tumbuh, khususnya dari sektor peternakan,” ujar Yusuf.

Kabupaten Magetan diketahui menjadi salah satu daerah yang terdampak PMK, dengan sejumlah kasus kematian pada sapi, kambing, dan domba. Melalui edukasi yang tepat, peternak diharapkan dapat menerapkan langkah pencegahan secara mandiri dan berkelanjutan.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ungkap Kasus Narkotika, Satnarkoba Polres Ponorogo Amankan 7 Tersangka

    Ungkap Kasus Narkotika, Satnarkoba Polres Ponorogo Amankan 7 Tersangka

    • calendar_month Sabtu, 26 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Satuan Reserse Narkoba (Satnarkoba) Polres Ponorogo berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu-sabu dan pil koplo. Tidak tanggung-tanggung, ribuan pil koplo dan belasan gram sabu-sabu diamankan dari tujuh orang tersangka. Wakapolres Ponorogo, Kompol Gandhi Darma Yudanto, mengatakan pengungkapan tersebut dilakukan sepanjang bulan April dan menjadi tangkapan terbesar sejak awal tahun 2025. […]

    Bagikan
  • Polres Ngawi Bakal Tindak Tegas Sound Horeg Jika Meresahkan Masyarakat

    Polres Ngawi Bakal Tindak Tegas Sound Horeg Jika Meresahkan Masyarakat

    • calendar_month Kamis, 24 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Polres Ngawi menyatakan sikap tegas terhadap penggunaan sound horeg yang kerap digunakan dalam hajatan atau konvoi dengan volume ekstrem. Kapolres Ngawi AKBP Charles Pandapotan Tampubolon menegaskan bahwa perangkat audio dengan suara berlebihan yang mengganggu ketertiban umum akan ditindak tegas. “Tak ada ukuran baku soal bentuk atau ukuran sound system, tapi bila […]

    Bagikan
  • Dua Bocah di Ngawi Ditemukan Tewas di Sungai, Diduga Terpeleset Saat Bermain

    Dua Bocah di Ngawi Ditemukan Tewas di Sungai, Diduga Terpeleset Saat Bermain

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Dua anak berusia 4 dan 5 tahun di Desa Ngale, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, ditemukan meninggal dunia di aliran sungai desa, Sabtu (21/2/2026) sore. Keduanya dilaporkan hilang setelah tidak kembali ke rumah seusai bermain. Menurut Kapolsek Paron, AKP Muh. Nur Haris, kedua korban berinisial A dan M tinggal berdekatan […]

    Bagikan
  • Mayat Dalam Koper Dimutilasi, Kapolres Ngawi : Bagian Kaki dan Kepala Tidak Ada

    Mayat Dalam Koper Dimutilasi, Kapolres Ngawi : Bagian Kaki dan Kepala Tidak Ada

    • calendar_month Kamis, 23 Jan 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Satreskrim Polres Ngawi bersama Tim Kedokteran Forensik, terus menelisik penemuan mayat di dalam koper, yang menggemparkan warga Desa Dadapan, Kecamatan Kendal, Kamis (23/01/2025). Bahkan, Kapolres Ngawi AKBP Dwi Sumrahadi Rakhmanto turut memantau proses otopsi di RSUD Dr Soeroto, sekira pukul 14.40 WIB.  Menurut AKBP Dwi Sumrahadi, hasil sementara diketahui beberapa […]

    Bagikan
  • Kendalikan Populasi, Pemkot Madiun Gelar Sterilisasi Kucing

    Kendalikan Populasi, Pemkot Madiun Gelar Sterilisasi Kucing

    • calendar_month Sabtu, 11 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dalam momentum Hari Hewan Sedunia 2025, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Madiun menggelar program sterilisasi gratis untuk kucing jantan domestik, Jumat (10/10/2025). Kegiatan ini menjadi langkah nyata pemerintah kota dalam mengendalikan populasi kucing liar sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kesejahteraan hewan. Program tersebut menargetkan 100 ekor kucing jantan […]

    Bagikan
  • Harga Emas Naik 35 Persen Sejak Awal Tahun, Pegadaian Magetan Catat Antusias Masyarakat Menabung

    Harga Emas Naik 35 Persen Sejak Awal Tahun, Pegadaian Magetan Catat Antusias Masyarakat Menabung

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Sisnergia | Magetan – Harga emas terus meroket sepanjang 2025. Per Kamis (25/9/2025), harga emas 24 karat tercatat naik sekitar 35 persen dibandingkan awal tahun. Saat ini, harga per gram emas berada di kisaran Rp2,1 juta hingga Rp2,2 juta, tergantung jenisnya. Data terkini menunjukkan harga emas batangan: – Antam : Rp. 2.272.000/gram – Galeri 24 […]

    Bagikan
expand_less