Berita Terkini
Trending Tags

Pertamina Pastikan Pasokan LPG dan BBM Aman Saat Libur Panjang Maulid Nabi

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Jumat, 5 Sep 2025
  • visibility 110
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pasokan LPG Pertamina Patra Niaga, Foto : Surya – Sinergia

Sinergia| Kota Madiun – Pertamina Patra Niaga memastikan ketersediaan energi, khususnya LPG dan BBM, dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama libur panjang Maulid Nabi 2025 di wilayah Madiun dan sekitarnya.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menyampaikan bahwa seluruh infrastruktur dan armada distribusi telah disiagakan guna menjaga kelancaran penyaluran. Pihaknya juga tetap menempatkan petugas siaga di lapangan agar masyarakat bisa memperoleh energi dengan mudah.

“LPG selalu menjadi kebutuhan utama masyarakat saat momen libur panjang. Untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi, Pertamina menyalurkan tambahan pasokan melalui skema fakultatif di luar distribusi reguler. Hal ini dilakukan agar kebutuhan tetap terpenuhi, termasuk di libur panjang Maulid Nabi,” jelas Ahad.

Image Not Found
Build up stock untuk langkah antisipasi pada sektor BBM, Foto: Surya – Sinergia

Selain LPG, Pertamina juga menyiapkan langkah antisipasi pada sektor BBM dengan melakukan build up stock sesuai kebutuhan serta pengecekan intensif sarfas SPBU, baik dari sisi kuantitas maupun kualitas produk.

Untuk wilayah Jawa Timur, Pertamina telah menyediakan tambahan hingga 60 persen dari rata-rata distribusi harian, setara dengan 915.960 tabung LPG. Jumlah ini diyakini mampu mencukupi kebutuhan masyarakat selama libur berlangsung.

Ahad menegaskan, masyarakat tidak perlu khawatir akan ketersediaan energi. Ia mengimbau agar masyarakat tetap membeli sesuai kebutuhan dan tidak melakukan panic buying.

“Kami pastikan stok BBM maupun LPG dalam kondisi aman. Masyarakat sebaiknya tidak terpengaruh isu-isu yang belum jelas kebenarannya, apalagi sampai membeli secara berlebihan. Mari gunakan energi dengan bijak,” pungkasnya.

Surya Wibawa – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kejari Ponorogo Musnahkan Puluhan Ribu Barang Haram dari 26 Perkara Narkotika

    Kejari Ponorogo Musnahkan Puluhan Ribu Barang Haram dari 26 Perkara Narkotika

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo mengeksekusi pemusnahan ribuan barang bukti dari perkara tindak pidana umum yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht). Kegiatan berlangsung di halaman kantor kejaksaan, Kamis (27/11/2025). Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) turut dilibatkan dalam prosesi pemusnahan. Barang bukti narkotika dimusnahkan dengan cara diblender, sementara perangkat elektronik dihancurkan secara […]

    Bagikan
  • Puluhan Siswa SDN Sidorejo 01 Wungu Mulai Terima MBG

    Puluhan Siswa SDN Sidorejo 01 Wungu Mulai Terima MBG

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Siswa SDN Sidorejo 01 Wungu, Kabupaten Madiun menjadi salah satu penerima manfaat program makanan bergizi gratis (MBG) yang terkover Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Madiun. Sebanyak 91 siswa telah menikmati menu sehat setiap hari.  Pihak sekolah berharap program ini berjalan lancar sesuai harapan. “Secara resmi program dimulai bersamaan dengan launching […]

    Bagikan
  • Harga Cabai dan Tomat Melonjak di Pasar Sayur Magetan, Pedagang Keluhkan Sepinya Pembeli

    Harga Cabai dan Tomat Melonjak di Pasar Sayur Magetan, Pedagang Keluhkan Sepinya Pembeli

    • calendar_month Senin, 8 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Harga sejumlah komoditas pangan di Pasar Sayur Magetan, Jawa Timur, dalam sepekan terakhir mulai merangkak naik. Harga cabai keriting, cabai rawit, dan cabai merah besar nyaris seragam, berada di kisaran Rp40–45 ribu per kilogram. Padahal, sebelumnya masih di level Rp30–35 ribu per kilogram. “Sekarang cabai semua rata-rata Rp40 sampai Rp45 ribu […]

    Bagikan
  • Perhutani Madiun Bagikan 600 Bibit Tanaman, Hijaukan Negeri Pulihkan Bumi

    Perhutani Madiun Bagikan 600 Bibit Tanaman, Hijaukan Negeri Pulihkan Bumi

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Mengawali tahun 2026, Perum Perhutani Kesatuan Pemangku Hutan (KPH) Madiun melaksanakan pembagian bibit tanaman kepada masyarakat pada Senin (05/01/2026) di Simpang Lima Patung Pendekar Kota Madiun. Upaya ini sebagai langkah untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam melestarikan lingkungan. Jumlah yang dibagikan sebanyak 600 bibit. ​”Ini sesuai instruksi dari Kadivre Jawa Timur […]

    Bagikan
  • Satnarkoba Polres Madiun Kota Bekuk Dua Pengedar, Amankan 300 Gram Sabu-Sabu

    Satnarkoba Polres Madiun Kota Bekuk Dua Pengedar, Amankan 300 Gram Sabu-Sabu

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Satuan Reserse Narkoba (Satnarkoba) Polres Madiun Kota mengungkap dua kasus peredaran narkotika jenis sabu-sabu pada Februari 2026. Dari dua lokasi berbeda, polisi mengamankan total barang bukti sekitar 300 gram atau 3 ons sabu dan menetapkan dua tersangka sebagai pengedar. Hal itu disampaikan dalam konferensi pers oleh Kasatnarkoba Polres Madiun Kota, […]

    Bagikan
  • Pasar Janti di Ponorogo Dibongkar, Diduga Jadi Tempat Praktik Esek-esek

    Pasar Janti di Ponorogo Dibongkar, Diduga Jadi Tempat Praktik Esek-esek

    • calendar_month Selasa, 26 Agt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Puluhan bangunan di Pasar Janti, Desa Ngrupit, Kecamatan Jenangan, Ponorogo dibongkar pemerintah desa setempat pada Selasa (26/8/2025) pagi. Pembongkaran menggunakan alat berat tersebut dilakukan karena bangunan pasar diduga beralih fungsi menjadi tempat praktik esek-esek. Sejumlah pedagang yang menempati lapak di depan pasar ikut terdampak. Mereka hanya bisa pasrah, meski sempat berusaha […]

    Bagikan
expand_less