Berita Terkini
Trending Tags

Soal Viral Pedagang Tegur Wisatawan di Telaga Sarangan, Disbudpar Magetan: Miskomunikasi

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
  • visibility 206
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Screenshot video yang memperlihatkan teguran dari seorang pedagang kepada wisatawan di kawasan wisata Telaga Sarangan, Foto : Istimewa

Sinergia | Magetan – Sebuah video yang memperlihatkan teguran dari seorang pedagang kepada wisatawan di kawasan wisata Telaga Sarangan, Magetan, viral di media sosial. Video tersebut memicu perhatian publik terkait aturan jual beli di destinasi wisata unggulan Jawa Timur tersebut.

Dalam video berdurasi singkat itu, terlihat sekelompok wisatawan perempuan yang tengah menyantap nasi pecel di tepi danau. Tiba-tiba, seorang diduga pedagang menghampiri mereka dan mempertanyakan asal-usul makanan yang mereka beli.

Meski waktu kejadian tidak disebutkan secara pasti, percakapan dalam bahasa Jawa mengindikasikan adanya keberatan dari pedagang karena wisatawan membeli makanan dari penjual keliling, bukan dari kios resmi.

Menanggapi kejadian ini, Kepala Bidang Pariwisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Magetan, Eka Raditya, mengonfirmasi bahwa insiden itu memang terjadi di kawasan Telaga Sarangan. Ia menyebut bahwa situasi tersebut merupakan dampak dari kompleksitas sosial-ekonomi yang ada di kawasan wisata tersebut.

“Telaga Sarangan ini kawasan yang kompleks. Di dalamnya ada wisata, pemukiman, dan ribuan pelaku usaha. Jadi wajar jika terjadi gesekan,” ungkap Eka saat dihubungi pada Senin (04/08/2025).

Menurut Eka, lebih dari 4.000 orang bergantung pada sektor ekonomi di Sarangan, baik sebagai pedagang tetap, pedagang keliling, maupun pelaku jasa wisata lainnya. Namun, tidak semua aktivitas ekonomi diatur melalui regulasi pemerintah daerah. Banyak aturan yang hanya berdasar pada kesepakatan komunitas.

“Kejadian kemarin itu lebih karena miskomunikasi. Setiap pelaku usaha punya kebutuhan masing-masing. Kami akan menindaklanjutinya dengan musyawarah antar paguyuban supaya tidak mengganggu kenyamanan pengunjung,” tegasnya.

Disbudpar Magetan berkomitmen melakukan mediasi melalui musyawarah rutin yang melibatkan seluruh elemen pelaku usaha di kawasan Telaga Sarangan. Ini termasuk pedagang, pengelola perahu wisata, hingga jasa transportasi lokal.

Tujuannya, lanjut Eka, agar seluruh pihak memahami perannya masing-masing dan kejadian serupa tak terulang kembali. “Kami ingin menciptakan iklim wisata yang nyaman untuk semua pihak, terutama bagi wisatawan yang datang ke Sarangan,” tutupnya.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Relokasi Pasar Hewan, Ini Jeritan Supartini, Tukang Pijat Lansia di Totog Maospati Terancam Tergusur

    Relokasi Pasar Hewan, Ini Jeritan Supartini, Tukang Pijat Lansia di Totog Maospati Terancam Tergusur

    • calendar_month Senin, 16 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Rencana pemindahan Pasar Hewan Pahingan Maospati ke area belakang Puskesmas Maospati, Kelurahan Maospati, Kabupaten Magetan, menyisakan sejumlah pertanyaan dan kekhawatiran dari warga yang terdampak. Sekitar 23 bangunan yang telah lama ditempati oleh 18 kepala keluarga (KK) di kawasan Totog terancam dibongkar seiring dengan pemanfaatan lahan oleh pemerintah setempat. Program relokasi […]

    Bagikan
  • Angka Stunting Turun Tapi Lambat, Bupati Madiun Soroti Akurasi Pendataan

    Angka Stunting Turun Tapi Lambat, Bupati Madiun Soroti Akurasi Pendataan

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Upaya Pemerintah Kabupaten Madiun menekan angka stunting menunjukkan tren positif, tetapi penurunannya masih berjalan lambat. Hingga Juli 2026, prevalensi stunting di Kabupaten Madiun tercatat 5,02 persen, turun tipis dari 5,14 persen pada 2025. Data tersebut menunjukkan prevalensi stunting hanya turun sekitar 0,12 persen dalam setahun. Sebelumnya, angka stunting juga turun dari […]

    Bagikan
  • Jelang Tahun Baru Imlek 2576 Kongzili, Bersihkan Rupang di TITD Hwie Ing Kiong

    Jelang Tahun Baru Imlek 2576 Kongzili, Bersihkan Rupang di TITD Hwie Ing Kiong

    • calendar_month Minggu, 26 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2576 Kongzili, umat Tionghoa di Kota Madiun membersihkan rupang atau patung dewa-dewi di Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Hwie Ing Kiong Madiun, Minggu (26/1/2025). Ritual yang biasa disebut Kimsin itu rutin dilakukan setiap tahun. Cara membersihkan rupang dari kotoran dan debu menggunakan air diberi bunga […]

    Bagikan
  • Pusaran Angin Terekam Warga Sebelum Puting Beliung Menerjang, Puluhan Rumah Rusak

    Pusaran Angin Terekam Warga Sebelum Puting Beliung Menerjang, Puluhan Rumah Rusak

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 274
    • 0Komentar

    Sinergia Ngawi – Puluhan rumah warga di Desa Tambakromo, Kecamatan Padas, Kabupaten Ngawi, mengalami kerusakan setelah angin puting beliung menerjang wilayah tersebut pada Senin (2/3/2026) sore. Peristiwa itu terjadi hanya beberapa menit setelah warga menyaksikan fenomena pusaran angin di langit, yang mereka sebut sebagai Cleret Tahun. Dalam rekaman video milik warga, terlihat pusaran angin berada […]

    Bagikan
  • Tragis! Ledakan Petasan Balon Udara Tewaskan Remaja 15 Tahun, Rumah Hancur Porak Poranda photo_camera 2

    Tragis! Ledakan Petasan Balon Udara Tewaskan Remaja 15 Tahun, Rumah Hancur Porak Poranda

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 419
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Nasib tragis menimpa tiga pemuda di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, saat meracik petasan yang diduga akan diterbangkan menggunakan balon udara tanpa awak untuk persiapan tradisi menjelang Lebaran. Ledakan hebat yang terjadi pada Minggu (1/3/2026) sore mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan dua lainnya mengalami luka bakar serius. Peristiwa tersebut terjadi sekitar […]

    Bagikan
  • Hari Disabilitas Internasional, Pemkab Madiun Dorong Kesetaraan dan Kesetiakawanan Sosial

    Hari Disabilitas Internasional, Pemkab Madiun Dorong Kesetaraan dan Kesetiakawanan Sosial

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Peringatan Hari Disabilitas Internasional yang dipadukan dengan momentum Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional berlangsung meriah di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Mojopurno, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, Selasa (09/12/2025). Acara tersebut digelar oleh Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Dinas Sosial sebagai bentuk komitmen untuk memperkuat inklusivitas dan kebersamaan. Bupati Madiun, Hari Wuryanto, menegaskan bahwa […]

    Bagikan
expand_less