Gebyar PAUD Kota Madiun Hadirkan Beragam Seni Kreatif dan Permainan Tradisional
- account_circle Kriswanto
- calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
- visibility 24
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Kota Madiun – Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan, Himpunan Pendidikan Anak Usia Dini (HIMPAUDI) Kota Madiun menggelar Gebyar Anak PAUD pada Kamis (27/11/2025) di Taman Ngrowo Bening. Kegiatan meriah ini diikuti oleh 53 lembaga PAUD se-Kota Madiun dengan total peserta mencapai 1.263 anak dari tiga kecamatan Taman, Manguharjo, dan Kartoharjo. Acara dibuka secara resmi oleh Wali Kota Madiun.
Gebyar PAUD tahun ini menghadirkan berbagai kegiatan edukatif dan rekreatif yang bertujuan melestarikan budaya serta meningkatkan keceriaan anak. Mulai dari senam bersama, dongeng, tari, bernyanyi, hingga beragam permainan tradisional yang disebar di enam pos, seperti engklek, ular tangga, dakon, jamuran, dan ular naga.
Ketua HIMPAUDI Kota Madiun, Veskareny Udiya Novitasari, mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi momentum untuk tetap melestarikan permainan tradisional di tengah maraknya penggunaan gawai oleh anak-anak.
“Alhamdulillah hari ini kita memperingati Hari Pahlawan dengan cara mengenalkan kembali permainan tradisional. Anak-anak sekarang lebih banyak bermain HP, jadi melalui kegiatan ini kita ajak mereka bergembira tanpa beban dan tetap mengenal budaya yang mulai jarang ditemui,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa di panggung utama terdapat sembilan penampilan dari anak-anak serta satu sesi dongeng dari pendidik PAUD. Penampilan tersebut meliputi bernyanyi, menari, hingga hafalan. Veskareny berharap kegiatan seperti ini dapat membentuk anak-anak PAUD menjadi generasi yang berkualitas dan berkarakter.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Gebyar Anak PAUD, Astutiningsing, menjelaskan bahwa kegiatan ini rutin dilaksanakan dua tahun sekali. Ia merinci jumlah peserta dari masing-masing kecamatan, yakni Kecamatan Taman sebanyak 500 peserta, Kecamatan Manguharjo 389 peserta, dan Kecamatan Kartoharjo 374 peserta.
“Dengan semangat kepahlawanan, kami ingin mengajak anak-anak tetap menjaga dan mencintai budaya Jawa. Tujuannya agar mereka senang, tanpa paksaan, dan dapat menikmati permainan tradisional sebagai bagian dari pembentukan karakter,” ungkapnya.
Keceriaan anak-anak terlihat sepanjang kegiatan. Salah satu peserta dari PAUD Mutiara Bangsa, Zidni Ilma Annajmu Tsaqib, mengungkapkan rasa antusiasnya mengikuti berbagai permainan. “Tadi main dakon. Seneng banget bisa ikut acara ini. Tadi juga nyanyi, main ular tangga, main engkling. Seneng pokoknya,” ungkapnya.
Dengan semangat kebersamaan dan pelestarian budaya, Gebyar Anak PAUD Kota Madiun 2025 menjadi ruang bagi anak-anak untuk belajar, bermain, dan mengenal kembali nilai-nilai budaya serta karakter bangsa sejak dini. (Sur/Krs).
- Penulis: Kriswanto

