Berita Terkini
Trending Tags

3 Nama Calon Sekda Kabupaten Madiun Tunggu Rekomendasi BKN

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
  • visibility 542
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Empat pejabat yang mengikuti seleksi terbuka Sekda Kabupaten Madiun yaitu Didik Harianto, Sigit Budiarto, Suryanto dan Yudi Hartono. Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Madiun – Proses seleksi terbuka Jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Madiun kini memasuki tahap pengusulan rekomendasi tiga besar ke Badan Kepegawaian Negara (BKN). Tahapan ini menjadi krusial karena sesuai regulasi terbaru, penetapan tiga besar calon Sekda harus mendapatkan persetujuan dari BKN sebelum diajukan kepada Bupati Madiun untuk dipilih satu nama dan dilantik sebagai Sekda definitif.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Madiun, Heru Kuncoro, menjelaskan bahwa seluruh nilai peserta seleksi telah dirampungkan oleh panitia seleksi (Pansel).

“Proses seleksi terbuka Sekda Kabupaten Madiun saat ini masuk tahap pengusulan rekomendasi tiga besar ke BKN. Karena aturan sekarang harus ada persetujuan dari BKN untuk tiga besar, nanti setelah itu baru Bupati yang memilih. Kemungkinan minggu ini sudah selesai semuanya,” ujarnya.

Heru mengungkapkan, pansel telah mengumpulkan seluruh nilai hasil seleksi. Sebanyak empat nama peserta telah dikirimkan ke BKN untuk selanjutnya diproses menjadi tiga nama yang akan direkomendasikan kepada Bupati.

Empat pejabat yang mengikuti seleksi terbuka Sekda Kabupaten Madiun tersebut yakni Didik Harianto – Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Madiun, Sigit Budiarto – Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Madiun, Suryanto – Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Madiun dan Yudi Hartono – Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Madiun.

“Nanti tiga di antaranya akan direkomendasikan ke bupati. Kemudian dipilih satu untuk dilantik sebagai Sekda,” jelasnya.

Dalam proses seleksi, para peserta telah melalui sejumlah tahapan. Di antaranya asesmen di Solo yang menguji potensi dan kepribadian. Selain itu, peserta juga mengikuti penyusunan makalah serta wawancara bersama pansel di Surabaya.

Panitia seleksi sendiri terdiri dari unsur akademisi, BKD Provinsi Jawa Timur, Inspektorat Jawa Timur, serta Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Sesuai jadwal, pengumuman hasil seleksi semula direncanakan pada 23 Februari. Namun, terdapat kendala administrasi yang belum rampung sehingga prosesnya mengalami sedikit penyesuaian.

“Sesuai jadwal diumumkan 23 Februari kemarin, karena administrasi belum selesai. Insyaallah akhir Februari ini segera diselesaikan,” tambah Heru.

Setelah rekomendasi tiga besar dari BKN diterbitkan, Bupati Madiun memiliki waktu maksimal tiga bulan untuk melantik Sekda definitif.

Heru berharap, melalui proses seleksi terbuka ini akan terpilih sosok pimpinan terbaik bagi Pemerintah Kabupaten Madiun.

“Harapannya nanti akan ada pimpinan yang terbaik dari Pemkab Madiun. Karena apapun Sekda adalah pendamping bupati dan wakil bupati. Jadi harus bisa bekerja sama dengan semua pimpinan OPD sehingga target visi misi bupati bisa tercapai dengan baik,” tegasnya.

Dengan masuknya tahapan rekomendasi ke BKN, proses seleksi Sekda Kabupaten Madiun kini tinggal menunggu persetujuan pusat sebelum penetapan dan pelantikan dilakukan.(Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Buyung

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ricuh di Puncak Lawu Gegara Berebut Spot Foto, Pendaki Diminta Jaga Etika

    Ricuh di Puncak Lawu Gegara Berebut Spot Foto, Pendaki Diminta Jaga Etika

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 293
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Suasana di puncak Gunung Lawu mendadak ricuh setelah dua rombongan pendaki terlibat cekcok yang berujung aksi saling dorong. Peristiwa tersebut terekam video dan viral di media sosial pada Senin (27/4/2026). Informasi yang dihimpun, keributan terjadi di kawasan puncak Hargo Dumilah, titik tertinggi Gunung Lawu yang menjadi favorit pendaki untuk berfoto. Insiden […]

    Bagikan
  • Kejati Jatim Tegaskan Isu Pemerasan Kades oleh Jaksa Madiun Tidak Terbukti

    Kejati Jatim Tegaskan Isu Pemerasan Kades oleh Jaksa Madiun Tidak Terbukti

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Sinergia | Surabaya — Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur menegaskan isu dugaan pemerasan terhadap kepala desa se-Kabupaten Madiun oleh jaksa Kejaksaan Negeri (Kejari) Madiun tidak terbukti. Wakil Kepala Kejati Jawa Timur Saiful Bahri Siregar menyampaikan hasil klarifikasi yang dilakukan terhadap Kasi Intel Kejari Madiun, menyusul kabar operasi tangkap tangan (OTT) yang sempat ramai diberitakan. “Berita […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Tambah Armada untuk Layanan Balik Gratis Tujuan Jakarta

    Pemkab Madiun Tambah Armada untuk Layanan Balik Gratis Tujuan Jakarta

    • calendar_month Kamis, 27 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Madiun mendapat tambahan armada untuk layanan balik gratis dengan tujuan Jakarta. Tambahan satu unit bus ini berasal dari program tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR) salah satu BUMD perbankan Jawa Timur. Kepala Dishub Kabupaten Madiun, Supriyadi, mengungkapkan bahwa tambahan armada ini merupakan bagian dari upaya […]

    Bagikan
  • Kepala Desa Sukosari Jadi Tersangka Korupsi Proyek Kolam Renang Rp600 Juta

    Kepala Desa Sukosari Jadi Tersangka Korupsi Proyek Kolam Renang Rp600 Juta

    • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Kejaksaan Negeri Kabupaten Madiun resmi menetapkan Kusno (61), Kepala Desa Sukosari, Kecamatan Dagangan, sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek pembangunan kolam renang yang bersumber dari dana Bantuan Keuangan Khusus (BKK) tahun anggaran 2022. Penetapan status hukum dilakukan usai pemeriksaan intensif selama lebih dari enam jam pada Rabu, 6 Agustus […]

    Bagikan
  • Hadiri Suran Agung PSHW Tunas Muda, Ini Pesan Gubernur Jatim Khofifah

    Hadiri Suran Agung PSHW Tunas Muda, Ini Pesan Gubernur Jatim Khofifah

    • calendar_month Senin, 7 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Ribuan warga Persaudaraan Setia Hati Winongo Tunas Muda (PSHW-TM) dari berbagai daerah di Indonesia memadati Kota Madiun dalam rangka mengikuti Suran Agung Minggu (06/07/2025). Kegiatan yang digelar setiap bulan Muharram ini menjadi momentum spiritual dan kebangsaan yang disambut antusias oleh para pendekar PSHW. Acara Suran Agung tahun ini turut dihadiri […]

    Bagikan
  • Sinkronisasi Program Pusat, Pemkot Madiun Alihkan Anggaran Incinerator dan Prioritaskan TPS 3R

    Sinkronisasi Program Pusat, Pemkot Madiun Alihkan Anggaran Incinerator dan Prioritaskan TPS 3R

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 267
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun memastikan penundaan pengadaan incinerator pada Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) tahun ini. Keputusan tersebut diambil setelah adanya kepastian program pengentasan kawasan kumuh dari Pemerintah Pusat pada tahun depan dengan pagu Rp. 58 miliar. “Ketika finalisasi pembahasan APBD kemarin, kita mendapat kabar bahwa ada kegiatan dari pemerintah pusat yang […]

    Bagikan
expand_less