Berita Terkini
Trending Tags

3 Nama Calon Sekda Kabupaten Madiun Tunggu Rekomendasi BKN

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
  • visibility 587
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Empat pejabat yang mengikuti seleksi terbuka Sekda Kabupaten Madiun yaitu Didik Harianto, Sigit Budiarto, Suryanto dan Yudi Hartono. Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Madiun – Proses seleksi terbuka Jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Madiun kini memasuki tahap pengusulan rekomendasi tiga besar ke Badan Kepegawaian Negara (BKN). Tahapan ini menjadi krusial karena sesuai regulasi terbaru, penetapan tiga besar calon Sekda harus mendapatkan persetujuan dari BKN sebelum diajukan kepada Bupati Madiun untuk dipilih satu nama dan dilantik sebagai Sekda definitif.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Madiun, Heru Kuncoro, menjelaskan bahwa seluruh nilai peserta seleksi telah dirampungkan oleh panitia seleksi (Pansel).

“Proses seleksi terbuka Sekda Kabupaten Madiun saat ini masuk tahap pengusulan rekomendasi tiga besar ke BKN. Karena aturan sekarang harus ada persetujuan dari BKN untuk tiga besar, nanti setelah itu baru Bupati yang memilih. Kemungkinan minggu ini sudah selesai semuanya,” ujarnya.

Heru mengungkapkan, pansel telah mengumpulkan seluruh nilai hasil seleksi. Sebanyak empat nama peserta telah dikirimkan ke BKN untuk selanjutnya diproses menjadi tiga nama yang akan direkomendasikan kepada Bupati.

Empat pejabat yang mengikuti seleksi terbuka Sekda Kabupaten Madiun tersebut yakni Didik Harianto – Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Madiun, Sigit Budiarto – Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Madiun, Suryanto – Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Madiun dan Yudi Hartono – Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Madiun.

“Nanti tiga di antaranya akan direkomendasikan ke bupati. Kemudian dipilih satu untuk dilantik sebagai Sekda,” jelasnya.

Dalam proses seleksi, para peserta telah melalui sejumlah tahapan. Di antaranya asesmen di Solo yang menguji potensi dan kepribadian. Selain itu, peserta juga mengikuti penyusunan makalah serta wawancara bersama pansel di Surabaya.

Panitia seleksi sendiri terdiri dari unsur akademisi, BKD Provinsi Jawa Timur, Inspektorat Jawa Timur, serta Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Sesuai jadwal, pengumuman hasil seleksi semula direncanakan pada 23 Februari. Namun, terdapat kendala administrasi yang belum rampung sehingga prosesnya mengalami sedikit penyesuaian.

“Sesuai jadwal diumumkan 23 Februari kemarin, karena administrasi belum selesai. Insyaallah akhir Februari ini segera diselesaikan,” tambah Heru.

Setelah rekomendasi tiga besar dari BKN diterbitkan, Bupati Madiun memiliki waktu maksimal tiga bulan untuk melantik Sekda definitif.

Heru berharap, melalui proses seleksi terbuka ini akan terpilih sosok pimpinan terbaik bagi Pemerintah Kabupaten Madiun.

“Harapannya nanti akan ada pimpinan yang terbaik dari Pemkab Madiun. Karena apapun Sekda adalah pendamping bupati dan wakil bupati. Jadi harus bisa bekerja sama dengan semua pimpinan OPD sehingga target visi misi bupati bisa tercapai dengan baik,” tegasnya.

Dengan masuknya tahapan rekomendasi ke BKN, proses seleksi Sekda Kabupaten Madiun kini tinggal menunggu persetujuan pusat sebelum penetapan dan pelantikan dilakukan.(Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Buyung

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ops Zebra Semeru 2025, Polres Magetan Fokus Tekan Pelanggaran dan Kecelakaan

    Ops Zebra Semeru 2025, Polres Magetan Fokus Tekan Pelanggaran dan Kecelakaan

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Polres Magetan melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Semeru 2025 di halaman Mapolres Magetan, Senin (17/11/2025). Agenda tahunan ini menjadi penanda dimulainya operasi keselamatan berlalu lintas yang akan berlangsung selama dua pekan, hingga 30 November 2025. Apel dipimpin Wakapolres Magetan, Kompol Dodik Wibowo, dan dihadiri pasukan gabungan dari TNI, Polri, Satpol […]

    Bagikan
  • 224 Sekolah di Magetan Rusak, Pemkab Hanya Tangani 20 Titik pada 2026

    224 Sekolah di Magetan Rusak, Pemkab Hanya Tangani 20 Titik pada 2026

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 554
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan hanya mampu memperbaiki 20 titik sekolah rusak pada tahun anggaran 2026. Padahal Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dikpora) Magetan mencatat ada 224 lembaga pendidikan yang membutuhkan perbaikan. Kondisi ini menegaskan bahwa keterbatasan anggaran masih menjadi persoalan utama dalam pemenuhan sarana pendidikan di daerah. Pejabat PPID Dikpora, Aulia Ahmad […]

    Bagikan
  • Pengukuhan PAPDESI Dorong Jadi Penggerak Ekonomi Desa, Produk Lokal Disuplai ke SPPG Untuk Program MBG

    Pengukuhan PAPDESI Dorong Jadi Penggerak Ekonomi Desa, Produk Lokal Disuplai ke SPPG Untuk Program MBG

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 236
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Pemerintah pusat mendorong Perkumpulan Aparatur Desa Seluruh Indonesia (PAPDESI) menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat desa sekaligus mempercepat pengentasan kemiskinan. Salah satu strategi yang didorong ialah memperkuat kolaborasi antara aparatur desa, petani, pelaku UMKM, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), hingga Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk mendukung kebutuhan program Makan Bergizi […]

    Bagikan
  • 2 Rumah Tertimbun Longsor di Pulung Ponorogo, Akses Menuju Banaran Lumpuh Total

    2 Rumah Tertimbun Longsor di Pulung Ponorogo, Akses Menuju Banaran Lumpuh Total

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Dua rumah warga di Desa Wagir Kidul, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, rusak berat setelah tertimpa material longsor pada Rabu (19/11/2024) sore. Tebing setinggi kurang lebih 10 meter ambrol setelah wilayah tersebut diguyur hujan deras selama beberapa jam. Rumah milik Marjuki hilang tertimbun tanah liat, sementara rumah milik Jemirin hancur di bagian […]

    Bagikan
  • Bentrok Dua Kelompok Silat di Madiun, 11 Remaja Diamankan Polisi

    Bentrok Dua Kelompok Silat di Madiun, 11 Remaja Diamankan Polisi

    • calendar_month Kamis, 10 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Bentrokan antar dua kelompok perguruan pencak silat pecah di Dusun Bandungan, Desa Klangon, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Rabu malam (9/7/2025). Tidak ada korban jiwa, namun sejumlah rumah warga mengalami kerusakan. Polisi telah mengamankan 11 remaja yang diduga terlibat dalam insiden tersebut. Kericuhan terjadi sekitar pukul 22.00 WIB, ketika […]

    Bagikan
  • DKPP Madiun Antisipasi Hewan Ternak Peliharaan dari Bali dan NTB

    DKPP Madiun Antisipasi Hewan Ternak Peliharaan dari Bali dan NTB

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Sebanyak 120 dosis vaksin rabies disediakan oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Kabupaten Madiun bagi hewan peliharaan dalam rangka memperingati Hari Rabies Sedunia 2025. Kegiatan vaksinasi digelar di Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Jiwan, menyusul masih tingginya kasus rabies di dunia yang mencapai 60 ribu kasus yang menyebabkan khusunya di Asia […]

    Bagikan
expand_less