Berita Terkini
Trending Tags

3 Nama Calon Sekda Kabupaten Madiun Tunggu Rekomendasi BKN

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
  • visibility 565
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Empat pejabat yang mengikuti seleksi terbuka Sekda Kabupaten Madiun yaitu Didik Harianto, Sigit Budiarto, Suryanto dan Yudi Hartono. Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Madiun – Proses seleksi terbuka Jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Madiun kini memasuki tahap pengusulan rekomendasi tiga besar ke Badan Kepegawaian Negara (BKN). Tahapan ini menjadi krusial karena sesuai regulasi terbaru, penetapan tiga besar calon Sekda harus mendapatkan persetujuan dari BKN sebelum diajukan kepada Bupati Madiun untuk dipilih satu nama dan dilantik sebagai Sekda definitif.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Madiun, Heru Kuncoro, menjelaskan bahwa seluruh nilai peserta seleksi telah dirampungkan oleh panitia seleksi (Pansel).

“Proses seleksi terbuka Sekda Kabupaten Madiun saat ini masuk tahap pengusulan rekomendasi tiga besar ke BKN. Karena aturan sekarang harus ada persetujuan dari BKN untuk tiga besar, nanti setelah itu baru Bupati yang memilih. Kemungkinan minggu ini sudah selesai semuanya,” ujarnya.

Heru mengungkapkan, pansel telah mengumpulkan seluruh nilai hasil seleksi. Sebanyak empat nama peserta telah dikirimkan ke BKN untuk selanjutnya diproses menjadi tiga nama yang akan direkomendasikan kepada Bupati.

Empat pejabat yang mengikuti seleksi terbuka Sekda Kabupaten Madiun tersebut yakni Didik Harianto – Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Madiun, Sigit Budiarto – Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Madiun, Suryanto – Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Madiun dan Yudi Hartono – Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Madiun.

“Nanti tiga di antaranya akan direkomendasikan ke bupati. Kemudian dipilih satu untuk dilantik sebagai Sekda,” jelasnya.

Dalam proses seleksi, para peserta telah melalui sejumlah tahapan. Di antaranya asesmen di Solo yang menguji potensi dan kepribadian. Selain itu, peserta juga mengikuti penyusunan makalah serta wawancara bersama pansel di Surabaya.

Panitia seleksi sendiri terdiri dari unsur akademisi, BKD Provinsi Jawa Timur, Inspektorat Jawa Timur, serta Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Sesuai jadwal, pengumuman hasil seleksi semula direncanakan pada 23 Februari. Namun, terdapat kendala administrasi yang belum rampung sehingga prosesnya mengalami sedikit penyesuaian.

“Sesuai jadwal diumumkan 23 Februari kemarin, karena administrasi belum selesai. Insyaallah akhir Februari ini segera diselesaikan,” tambah Heru.

Setelah rekomendasi tiga besar dari BKN diterbitkan, Bupati Madiun memiliki waktu maksimal tiga bulan untuk melantik Sekda definitif.

Heru berharap, melalui proses seleksi terbuka ini akan terpilih sosok pimpinan terbaik bagi Pemerintah Kabupaten Madiun.

“Harapannya nanti akan ada pimpinan yang terbaik dari Pemkab Madiun. Karena apapun Sekda adalah pendamping bupati dan wakil bupati. Jadi harus bisa bekerja sama dengan semua pimpinan OPD sehingga target visi misi bupati bisa tercapai dengan baik,” tegasnya.

Dengan masuknya tahapan rekomendasi ke BKN, proses seleksi Sekda Kabupaten Madiun kini tinggal menunggu persetujuan pusat sebelum penetapan dan pelantikan dilakukan.(Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Buyung

Rekomendasi Untuk Anda

  • Maling Sepeda Gunung Teror Perumahan di Magetan, Ketua Takmir Masjid Jadi Korban

    Maling Sepeda Gunung Teror Perumahan di Magetan, Ketua Takmir Masjid Jadi Korban

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 201
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Gelombang pencurian sepeda gunung di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, kembali memakan korban. Setelah sebelumnya empat sepeda gunung milik warga Jalan Tripandita, Kelurahan Kebonagung, hilang dalam satu malam, kini aksi serupa terjadi di kawasan Perumahan KPR Selosari Baru RW 08, Kelurahan Selosari, Kecamatan Magetan. Korban terbaru diketahui bernama Hendriyanto, Ketua Takmir Masjid […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Targetkan Relokasi Warga Rawan Banjir dan Tanah Retak Mulai 2026

    Pemkab Madiun Targetkan Relokasi Warga Rawan Banjir dan Tanah Retak Mulai 2026

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 240
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun — Pemerintah Kabupaten Madiun memastikan rencana relokasi bagi warga yang tinggal di kawasan rawan bencana akan mulai direalisasikan pada 2026. Program ini menyasar warga Dusun Kebonduren, Desa Kenongorejo Kecamatan Pilangkenceng, yang menjadi langganan banjir, serta warga Desa Mendak Kecamatan Dagangan, yang terdampak kerusakan tanah atau tanah retak. Bupati Madiun, Hari Wuryanto, mengatakan […]

    Bagikan
  • Ugin Di Kursi Sekda, Awal Pembenahan Atau Sekedar Transisi?

    Ugin Di Kursi Sekda, Awal Pembenahan Atau Sekedar Transisi?

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 215
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Penunjukan Agus Sugiarto sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Ponorogo memunculkan pertanyaan publik. Apakah ini menjadi awal pembenahan birokrasi, atau sekedar langkah transisi di tengah situasi yang belum sepenuhnya pulih? Seperti diketahui, kursi Sekda sempat kosong setelah Agus Pramono tersandung kasus dugaan suap jabatan dan gratifikasi. Kasus yang ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi tersebut […]

    Bagikan
  • Khofifah Tunjuk Bagus Panuntun Sebagai Plt Wali Kota Madiun

    Khofifah Tunjuk Bagus Panuntun Sebagai Plt Wali Kota Madiun

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Sinergia | Surabaya – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menunjuk F. Bagus Panuntun sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun. Langkah itu usai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Wali Kota Madiun, Maidi sebagai tersangka dugaan korupsi beserta 2 tersangka lainnya. Penunjukan Plt Wali Kota Madiun tersebut tertuang dalam Surat Perintah Gubernur Jawa Timur Nomor 100.1.4.2/2312/011.2/2026, […]

    Bagikan
  • Jelang Akhir Musim Giling, Gula Petani Masih Menumpuk di Gudang dan Belum Terbayar

    Jelang Akhir Musim Giling, Gula Petani Masih Menumpuk di Gudang dan Belum Terbayar

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Menjelang musim giling tebu berakhir, ribuan ton gula milik petani masih menumpuk di gudang pabrik gula (PG) wilayah Madiun Raya, seperti di PG Purwodadi Magetan dan PG Pagotan. Kondisi ini membuat pembayaran hasil panen petani tertunda karena gula belum terserap pasar. Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia […]

    Bagikan
  • Geledah Rumah Sekda Ponorogo di Kota Madiun, KPK Sita Sejumlah Dokumen Penting

    Geledah Rumah Sekda Ponorogo di Kota Madiun, KPK Sita Sejumlah Dokumen Penting

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penggeledahan terkait kasus dugaan korupsi yang menjerat sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Ponorogo. Kali ini, rumah milik Sekretaris Daerah (Sekda) Ponorogo, Agus Pramono, yang berada di Jalan Mangku Prajan No. 08, Kelurahan Demangan, Kecamatan Taman, Kota Madiun, menjadi sasaran penggeledahan. Pantauan di lokasi […]

    Bagikan
expand_less