Berita Terkini
Trending Tags

3 Nama Calon Sekda Kabupaten Madiun Tunggu Rekomendasi BKN

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
  • visibility 488
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Empat pejabat yang mengikuti seleksi terbuka Sekda Kabupaten Madiun yaitu Didik Harianto, Sigit Budiarto, Suryanto dan Yudi Hartono. Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Madiun – Proses seleksi terbuka Jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Madiun kini memasuki tahap pengusulan rekomendasi tiga besar ke Badan Kepegawaian Negara (BKN). Tahapan ini menjadi krusial karena sesuai regulasi terbaru, penetapan tiga besar calon Sekda harus mendapatkan persetujuan dari BKN sebelum diajukan kepada Bupati Madiun untuk dipilih satu nama dan dilantik sebagai Sekda definitif.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Madiun, Heru Kuncoro, menjelaskan bahwa seluruh nilai peserta seleksi telah dirampungkan oleh panitia seleksi (Pansel).

“Proses seleksi terbuka Sekda Kabupaten Madiun saat ini masuk tahap pengusulan rekomendasi tiga besar ke BKN. Karena aturan sekarang harus ada persetujuan dari BKN untuk tiga besar, nanti setelah itu baru Bupati yang memilih. Kemungkinan minggu ini sudah selesai semuanya,” ujarnya.

Heru mengungkapkan, pansel telah mengumpulkan seluruh nilai hasil seleksi. Sebanyak empat nama peserta telah dikirimkan ke BKN untuk selanjutnya diproses menjadi tiga nama yang akan direkomendasikan kepada Bupati.

Empat pejabat yang mengikuti seleksi terbuka Sekda Kabupaten Madiun tersebut yakni Didik Harianto – Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Madiun, Sigit Budiarto – Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Madiun, Suryanto – Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Madiun dan Yudi Hartono – Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Madiun.

“Nanti tiga di antaranya akan direkomendasikan ke bupati. Kemudian dipilih satu untuk dilantik sebagai Sekda,” jelasnya.

Dalam proses seleksi, para peserta telah melalui sejumlah tahapan. Di antaranya asesmen di Solo yang menguji potensi dan kepribadian. Selain itu, peserta juga mengikuti penyusunan makalah serta wawancara bersama pansel di Surabaya.

Panitia seleksi sendiri terdiri dari unsur akademisi, BKD Provinsi Jawa Timur, Inspektorat Jawa Timur, serta Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Sesuai jadwal, pengumuman hasil seleksi semula direncanakan pada 23 Februari. Namun, terdapat kendala administrasi yang belum rampung sehingga prosesnya mengalami sedikit penyesuaian.

“Sesuai jadwal diumumkan 23 Februari kemarin, karena administrasi belum selesai. Insyaallah akhir Februari ini segera diselesaikan,” tambah Heru.

Setelah rekomendasi tiga besar dari BKN diterbitkan, Bupati Madiun memiliki waktu maksimal tiga bulan untuk melantik Sekda definitif.

Heru berharap, melalui proses seleksi terbuka ini akan terpilih sosok pimpinan terbaik bagi Pemerintah Kabupaten Madiun.

“Harapannya nanti akan ada pimpinan yang terbaik dari Pemkab Madiun. Karena apapun Sekda adalah pendamping bupati dan wakil bupati. Jadi harus bisa bekerja sama dengan semua pimpinan OPD sehingga target visi misi bupati bisa tercapai dengan baik,” tegasnya.

Dengan masuknya tahapan rekomendasi ke BKN, proses seleksi Sekda Kabupaten Madiun kini tinggal menunggu persetujuan pusat sebelum penetapan dan pelantikan dilakukan.(Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Buyung

Rekomendasi Untuk Anda

  • Eskalator Pasar Baru Magetan Kembali Dikeluhkan, Sepasang Lansia Jadi Korban

    Eskalator Pasar Baru Magetan Kembali Dikeluhkan, Sepasang Lansia Jadi Korban

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Fasilitas eskalator di Pasar Baru Magetan kembali menuai sorotan. Kali ini, sepasang lansia, Suhartoyo (66) dan istrinya Kartini Eko Wati (61), terjatuh saat hendak menuju Mal Pelayanan Publik (MPP), Senin (15/09/2025) lalu.  Menurut informasi, warga KPR Asabri 1, Kelurahan Tawanganom Magetan, awalnya hendak naik ke lantai atas untuk mengurus BPJS. Namun […]

    Bagikan
  • 842 Pekerja PT Global Way Indonesia Terancam PHK Bertahap

    842 Pekerja PT Global Way Indonesia Terancam PHK Bertahap

    • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 338
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — PT Global Way Indonesia (GWI) yang berlokasi di Desa Kedungrejo, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, akan memangkas 842 pekerja secara bertahap mulai Agustus hingga Oktober 2025. Keputusan ini disampaikan melalui surat pemberitahuan bernomor 29/P/GWIM/VIII/2025 yang diterima Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Madiun. Manajemen GWI menyebut pemutusan hubungan kerja (PHK) […]

    Bagikan
  • Tim Banggar DPRD Minta Efisiensi Anggaran Tidak Pengaruhi Pelayanan Publik

    Tim Banggar DPRD Minta Efisiensi Anggaran Tidak Pengaruhi Pelayanan Publik

    • calendar_month Selasa, 11 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – DPRD Kabupaten Madiun menyepakati rencana pemerintah pusat terkait dengan efisiensi anggaran sesuai Inpres nomor 1/2025. Salah satunya meminimalisir acara seremonial dan perjalanan dinas. Selain itu, dana transfer daerah yang berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang dialokasikan untuk daerah yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana […]

    Bagikan
  • Meriahnya Lomba Masak Nasi Goreng Berkostum Unik di Ponorogo

    Meriahnya Lomba Masak Nasi Goreng Berkostum Unik di Ponorogo

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Meskipun bulan Agustus telah berakhir, semarak perayaan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia masih terasa di Kabupaten Ponorogo. Warga di Kelurahan Tonatan, Kecamatan Ponorogo, menggelar lomba memasak nasi goreng dengan tema pejuang, Senin (01/09/2025) malam. Kegiatan yang diinisiasi pemuda-pemudi lingkungan Mayak itu diawali dengan atraksi drama perjuangan kemerdekaan. Kemudian dilanjutkan dengan […]

    Bagikan
  • Pemasungan ODGJ Masih Terjadi, Dinkes Magetan Lakukan Pendekatan Keluarga

    Pemasungan ODGJ Masih Terjadi, Dinkes Magetan Lakukan Pendekatan Keluarga

    • calendar_month Jumat, 25 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Praktik pemasungan terhadap orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) masih terjadi di Kabupaten Magetan. Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat mencatat, hingga Juli 2025 terdapat sepuluh ODGJ yang dipasung oleh keluarganya karena dianggap membahayakan lingkungan sekitar. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Magetan, Suwantiyo, menjelaskan sepuluh ODGJ tersebut berada di enam kecamatan, […]

    Bagikan
  • Pasar Murah Polres Ponorogo, Beras dan Minyak Goreng Diburu Warga

    Pasar Murah Polres Ponorogo, Beras dan Minyak Goreng Diburu Warga

    • calendar_month Jumat, 8 Agt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Suasana halaman Mapolres Ponorogo, Jumat (08/08/2025) pagi, mendadak berubah layaknya pasar rakyat. Sejak matahari baru merangkak naik, ratusan warga sudah berdatangan membawa kantong belanja demi mendapatkan sembako dengan harga miring. Kegiatan ini merupakan bagian dari Gerakan Pangan Murah yang digagas pemerintah pusat melalui Bulog, dan kali ini digelar oleh Polres Ponorogo. […]

    Bagikan
expand_less