Berita Terkini
Trending Tags

Pusaran Angin Terekam Warga Sebelum Puting Beliung Menerjang, Puluhan Rumah Rusak

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
  • visibility 85
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Puluhan rumah rusak dan pohon tumbang, (2/3/2026), Foto : Kusnanto

Sinergia Ngawi – Puluhan rumah warga di Desa Tambakromo, Kecamatan Padas, Kabupaten Ngawi, mengalami kerusakan setelah angin puting beliung menerjang wilayah tersebut pada Senin (2/3/2026) sore. Peristiwa itu terjadi hanya beberapa menit setelah warga menyaksikan fenomena pusaran angin di langit, yang mereka sebut sebagai Cleret Tahun.

Dalam rekaman video milik warga, terlihat pusaran angin berada di antara awan gelap sekitar pukul 14.22 WIB. Suasana langit yang mendung membuat sejumlah warga panik saat menyadari adanya fenomena Cleret Tahun, yang diyakini kerap muncul sebelum angin kencang.

Fenomena tersebut disusul angin puting beliung yang berlangsung sekitar lima menit. Sapuan angin kuat langsung merusak atap rumah penduduk dan menumbangkan sejumlah pohon di sekitar permukiman.

Salah satu warga, Susi Suryani, menuturkan bahwa fenomena pusaran angin itu sempat ia lihat di media sosial sebelum akhirnya angin besar menerjang permukiman.

“Kami sempat melihat video pusaran angin di medsos, dan tak lama setelah itu angin besar benar-benar datang dan merusak rumah-rumah warga,” ujarnya

Image Not Found
Tingkat kerusakan rumah warga sedang hingga berat, (2/3/2026), Foto : Kusnanto

Tidak ada laporan korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, puluhan rumah dilaporkan mengalami kerusakan sedang hingga berat. Warga mengaku angin kencang datang tiba-tiba setelah mereka melihat video Cleret Tahun beredar di media sosial.

Warga lainnya, Vilia Nurkholisah, menceritakan kepanikan yang ia alami saat berada di dalam rumah.

“Dari kamar terdengar angin sangat kencang. Mau keluar tidak bisa, dan waktu saya kembali, genting rumah sudah berjatuhan. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa,” katanya.

Sejumlah pohon besar tumbang dan sempat menutup akses jalan warga. Setelah angin mereda, petugas gabungan bersama warga melakukan pembersihan agar jalur bisa kembali dilewati.

Hingga kini, tim dari BPBD Kabupaten Ngawi masih melakukan pendataan kerusakan rumah warga sekaligus menilai dampak keseluruhan dari bencana angin puting beliung tersebut.(Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sebatas Usulkan Lokasi Sekolah Rakyat, Magetan Tunggu Petunjuk Teknis dari Pemerintah Pusat

    Sebatas Usulkan Lokasi Sekolah Rakyat, Magetan Tunggu Petunjuk Teknis dari Pemerintah Pusat

    • calendar_month Kamis, 29 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan melalui Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dindikpora) menyatakan tengah menunggu petunjuk teknis (Juknis) dari pemerintah pusat terkait rencana pendirian Sekolah Rakyat. Program ini merupakan inisiasi Kementerian Sosial yang ditujukan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, dengan konsep sekolah berasrama (boarding school). Kepala Dindikpora Magetan, Suwata, menyampaikan bahwa pihaknya […]

    Bagikan
  • Ini Isi SE Gubernur Jatim Soal Larang Diskriminasi Usia dan Penahan Dokumen Pekerja

    Ini Isi SE Gubernur Jatim Soal Larang Diskriminasi Usia dan Penahan Dokumen Pekerja

    • calendar_month Jumat, 9 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan — Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) terkait larangan diskriminasi usia dalam rekrutmen tenaga kerja. SE bernomor 560/14861/012/2025 tertanggal 2 Mei 2025 itu ditujukan kepada seluruh pimpinan perusahaan di Jawa Timur. Poin penting menekankan dua larangan, yaitu perusahaan dilarang menahan dokumen asli milik pekerja dan dilarang melakukan diskriminasi usia […]

    Bagikan
  • KAI Daop 7 Madiun Mohon Maaf, Sejumlah Perjalanan Terganggu Akibat Cuaca Ekstrem di Semarang

    KAI Daop 7 Madiun Mohon Maaf, Sejumlah Perjalanan Terganggu Akibat Cuaca Ekstrem di Semarang

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 (Daop 7) Madiun menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas gangguan perjalanan yang terjadi akibat cuaca ekstrem di wilayah Daop 4 Semarang. Hujan deras yang mengguyur sejak Selasa pagi (28/10/2025) menyebabkan luapan air di jalur hulu dan hilir kilometer 2+3 hingga 3+0, […]

    Bagikan
  • Menilik Penyulingan Tanaman Nilam, Jadi Bahan Baku Minyak Atsiri Bernilai Tinggi

    Menilik Penyulingan Tanaman Nilam, Jadi Bahan Baku Minyak Atsiri Bernilai Tinggi

    • calendar_month Jumat, 1 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Lahan kosong seluas 500 meter persegi yang dulunya tak terurus di Jalan Halmahera, Kelurahan Oro Oro Ombo, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun kini menjelma menjadi kebun hijau penuh potensi. Di atas tanah itu, ratusan tanaman nilam tumbuh subur dan bersiap dipanen. Siapa sangka, daun-daun kecil ini menyimpan peluang besar untuk menjadi […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Wacanakan Pembangunan Jembatan, Butuh Anggaran Rp. 1 Miliar – Rp. 2 Miliar

    Pemkot Madiun Wacanakan Pembangunan Jembatan, Butuh Anggaran Rp. 1 Miliar – Rp. 2 Miliar

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Madiun tengah mengajukan rencana pembangunan sebuah jembatan baru pada tahun anggaran 2026. Infrastruktur tersebut direncanakan berada di kawasan Ring Road Barat, tepatnya di sisi Masjid Al-Kautsar, sebagai akses masuk menuju aset milik Pemerintah Kota Madiun di Kelurahan Manguharjo. Kepala Bidang Bina Marga […]

    Bagikan
  • 37 Warga Binaan Risiko Tinggi Dipindahkan ke Lapas Super Maksimum Nusakambangan

    37 Warga Binaan Risiko Tinggi Dipindahkan ke Lapas Super Maksimum Nusakambangan

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Sebanyak 37 warga binaan dengan kategori risiko tinggi dari sejumlah lembaga pemasyarakatan di Jawa Timur resmi dipindahkan ke Lapas Super Maksimum Security di Pulau Nusakambangan, Minggu (28/07/2025). Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jawa Timur, Kadiono, mengungkapkan bahwa seluruh warga binaan tersebut dipindahkan setelah melalui proses asesmen, penyidikan, dan […]

    Bagikan
expand_less