Minggu, 11 Okt 2026
Trending Tags

Hari Batik Nasional 2026, Regenerasi Pembatik di Kota Madiun Masih Jadi Tantangan

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Jumat, 2 Okt 2026
  • visibility 92
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Motif batik khas Madiun terus dikembangkan oleh para perajin lokal. Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun — Peringatan Hari Batik Nasional setiap 2 Oktober menjadi momentum untuk melihat perkembangan industri batik sekaligus tantangan regenerasi perajin. Di Kota Madiun, batik terus berkembang dengan beragam motif khas, namun minat generasi muda untuk menekuni profesi sebagai pembatik masih dinilai rendah.

Kepala Bidang Perindustrian Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disnaker KUKM) Kota Madiun, Anang Wibowo, mengatakan mayoritas pembatik yang mengikuti pelatihan peningkatan kemampuan masih berusia di atas 40 tahun.

Menurut Anang, kondisi tersebut terlihat dalam kegiatan up skill atau peningkatan kemampuan membatik yang digelar pemerintah daerah bulan sebelumnya. Kegiatan itu diikuti sekitar 30 pembatik yang telah memiliki dasar atau menjalankan usaha batik.

“Kemarin ada 30 orang pembatik kita berikan pelatihan selama tiga hari untuk melatih meningkatkan kemampuan membuat pola sampai jadi kain batiknya. Memang rata-rata usia di atas 40 tahun,” kata Anang.

Ia menyebut minat generasi muda untuk terjun langsung menjadi perajin batik masih perlu ditingkatkan. Pemerintah Kota Madiun sebelumnya juga telah berupaya mengenalkan batik dan kerajinan kepada anak muda melalui berbagai kegiatan.

Salah satunya melalui kegiatan di Teras Kriya Gedung Dekranasda. Selain membatik, kegiatan tersebut juga mengenalkan berbagai aktivitas kriya seperti menggambar, membuat manik-manik, dan kerajinan lainnya.

Anang menilai regenerasi pembatik tidak hanya berkaitan dengan keterampilan teknis, tetapi juga ketertarikan terhadap seni.

“Batik itu perlu seni. Memang mungkin dari passion-nya anak-anak muda sekarang untuk menjadi seni masih kurang. Harus menjiwai seni, menumpahkan ide dalam bentuk pola,” ujarnya.

Karena itu, ia mendorong agar pengenalan batik kepada generasi muda dilakukan sejak lingkungan sekolah. Salah satu upaya yang dinilai dapat dilakukan adalah memperbanyak kompetisi menciptakan desain atau motif batik baru.

“Sering mengadakan kompetisi di tingkat sekolahan mungkin perlu kita tingkatkan. Cipta-cipta batik baru,” katanya.

Disnaker KUKM Kota Madiun mencatat terdapat sekitar 30 pembatik yang aktif saat ini. Pembinaan terhadap pelaku batik tidak hanya dilakukan melalui pelatihan. Pemerintah juga memberikan kesempatan mengikuti pameran serta memfasilitasi tempat untuk memajang produk di Gedung Dekranasda Kota Madiun.

Image Not Found
Regenerasi pembatik muda menjadi tantangan di Kota Madiun. Foto : Kris-Sinergia

“Hasil-hasil kreasi pembatik Madiun ada di situ. Hasil kreasi motif-motif pembatik Kota Madiun ada semua di sana,” jelas Anang.

Selain pengembangan sumber daya manusia dan pemasaran, pemerintah juga memberikan dukungan berupa fasilitasi peralatan. Tahun ini, Disnaker KUKM Kota Madiun menyiapkan meja kaca yang digunakan untuk membantu proses pembuatan pola batik.

“Ini sementara baru 10,” kata Anang terkait jumlah meja yang disiapkan.

Di tengah persoalan regenerasi, batik Kota Madiun juga terus dikembangkan melalui penciptaan motif yang merepresentasikan identitas daerah.

Anang mengatakan sejumlah motif batik hasil kreasi pembatik Kota Madiun telah didaftarkan untuk memperoleh perlindungan hak kekayaan intelektual (HAKI). Berdasarkan data yang ia ketahui, terdapat sekitar tujuh motif yang telah didaftarkan.

“Setahu saya tujuh motif. Ada motif pecel hingga motif kereta api juga,” ujarnya.

Plt Kepala Disnaker KUKM Kota Madiun Angga Wahyu Nurcahyo menambahkan, upaya regenerasi pembatik tidak dapat dilakukan oleh satu organisasi perangkat daerah (OPD) saja.

Menurut dia, pemerintah daerah menggandeng OPD lain, termasuk Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora), untuk menggelar kegiatan yang sekaligus menjadi ruang promosi bagi batik Madiun dan pembatik generasi muda.

Salah satunya melalui kegiatan Madiun Batik Heritage hingga Desain Batik Competition.

“Regenerasi itu sebenarnya kita tidak bisa kerja sendiri. Makanya kita selalu menggandeng OPD-OPD terkait. Seperti lewat event-event seperti Madiun Batik Heritage pada Hari Jadi ke-108,” kata Angga.

Ia menjelaskan pembagian peran antar-OPD dilakukan sesuai kewenangan masing-masing. Disnaker KUKM lebih berfokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan, sementara kegiatan yang bersifat promosi dan pengangkatan potensi batik dapat dilakukan melalui OPD lain.

“Kita lebih ke peningkatan kualitas SDM-nya. Tapi event-nya nanti yang membantu mengangkat dari Disparpora,” ujarnya.

Ke depan, Pemerintah Kota Madiun berencana terus mengembangkan batik melalui kegiatan dan event yang mengangkat potensi batik daerah, termasuk pengembangan tema atau karakter batik Madiun.

Dengan demikian, tantangan batik Madiun tidak hanya mempertahankan motif dan produk yang telah berkembang, tetapi juga memastikan keterampilan membatik dapat diteruskan kepada generasi berikutnya. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Batu Nisan Makam Ki Ageng Mageti Hilang, Pemkab Magetan Perketat Pengamanan Situs Sejarah

    Batu Nisan Makam Ki Ageng Mageti Hilang, Pemkab Magetan Perketat Pengamanan Situs Sejarah

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan– Hilangnya salah satu batu nisan di kompleks Makam Ki Ageng Mageti, tokoh yang diyakini sebagai cikal bakal berdirinya Kabupaten Magetan, menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan. Peristiwa tersebut tidak hanya dianggap sebagai kehilangan benda bersejarah, tetapi juga menjadi pengingat pentingnya menjaga warisan budaya daerah. Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti mengungkapkan, berdasarkan […]

    Bagikan
  • Stok BBM Solar di Perusda Aneka Usaha Cepat Menipis, Imbas Lonjakan Permintaan Solar

    Stok BBM Solar di Perusda Aneka Usaha Cepat Menipis, Imbas Lonjakan Permintaan Solar

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Direktur Perusahaan Daerah (Perusda) Aneka Usaha, Sutrisno, memastikan distribusi bahan bakar minyak (BBM) di seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) milik Perusda Kota Madiun berjalan normal dan terkendali. Meski sempat terjadi peningkatan permintaan solar secara signifikan, stok dan layanan tetap aman bagi masyarakat maupun pelanggan industri. “Tidak ada masalah […]

    Bagikan
  • Rumah Sekda Ponorogo di Kota Madiun Digeledah KPK

    Rumah Sekda Ponorogo di Kota Madiun Digeledah KPK

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tak hanya menggeledah rumah milik tersangka dr. Yunus Mahatma yang berada di Kota Madiun. Namun, rumah Agus Pramono Sekretaris Daerah (Sekda) Ponorogo di Jalan Mangku Prajan II No. 08, Kelurahan Demangan, Kecamatan Taman, Kota Madiun pada Kamis (13/11/2025) malam juga diperiksa KPK. Diketahui, Agus Pramono juga […]

    Bagikan
  • Musim Entong Tiba! Warga Banyubiru Berburu ‘Lauk Gurih’, Laris Dijual Rp20 Ribu Segelas

    Musim Entong Tiba! Warga Banyubiru Berburu ‘Lauk Gurih’, Laris Dijual Rp20 Ribu Segelas

    • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 233
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Datangnya musim hujan membawa aktivitas khas bagi warga di sekitar kawasan hutan jati Desa Banyubiru, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi. Tumpukan daun jati kering yang berserakan di lantai hutan berubah menjadi habitat entong—kepompong ulat jati berwarna cokelat. Tidak hanya sebagai sumber pangan sekaligus rezeki musiman bagi warga. Sejak pagi, para ibu rumah […]

    Bagikan
  • Evaluasi dan Peluncuran Buku Pilkada Serentak 2024 oleh KPU Kota Madiun

    Evaluasi dan Peluncuran Buku Pilkada Serentak 2024 oleh KPU Kota Madiun

    • calendar_month Jumat, 21 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Madiun melaksanakan evaluasi tahapan Pilkada Serentak 2024 serta peluncuran buku yang mengulas perjalanan Pilkada Serentak 2024. Kegiatan yang diselenggarakan di Pahlawan Business Center (PBC) pada, Jumat (21/03/2025) dihadiri oleh Wali Kota Madiun, Maidi yang didampingi oleh Wakil Walikota Madiun serta para jajaran OPD dan KPU […]

    Bagikan
  • RSUD Kota Madiun Kini Dilengkapi Poli Jiwa, Dukung Kesehatan Mental Masyarakat

    RSUD Kota Madiun Kini Dilengkapi Poli Jiwa, Dukung Kesehatan Mental Masyarakat

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 344
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Madiun terus mewujudkan layanan kesehatan yang menyeluruh bagi masyarakat. Salah satunya, layanan kesehatan jiwa. Per Januari 2026 ini, RSUD Kota Madiun sudah dilengkapi dengan dokter spesialis jiwa. “Jadi ragam pelayanan kesehatan terus kita lengkapi untuk masyarakat. Salah satunya dengan keberadaan Poli Kejiwaan yang sudah […]

    Bagikan
expand_less