Stasiun Madiun Berbenah, KAI Daop 7 Tingkatkan Fasilitas dan Kenyamanan Penumpang
- account_circle Kriswanto
- calendar_month 6 jam yang lalu
- visibility 56
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Kota Madiun — PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun melakukan penataan dan pengembangan besar-besaran di Stasiun Madiun. Hal itu sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan. Program tersebut meliputi perluasan area parkir, pembangunan peron tinggi, pemasangan overcapping atau atap peneduh peron, hingga pembaruan sejumlah fasilitas pendukung lainnya.
Manajer Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan pengembangan tersebut merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam menghadirkan layanan transportasi publik yang lebih modern, aman, dan nyaman.
“Penataan dan pengembangan di Stasiun Madiun ini merupakan wujud komitmen KAI Daop 7 Madiun untuk terus berinovasi. Kami ingin memastikan setiap aspek pelayanan di stasiun mampu memberikan pengalaman yang aman, nyaman, dan berkualitas bagi seluruh pelanggan,” ujar Tohari dalam keterangannya.
Salah satu fokus utama pengembangan adalah perluasan dan penataan ulang area parkir. Langkah ini dilakukan untuk mengakomodasi peningkatan jumlah kendaraan pengantar dan penjemput penumpang sekaligus mengurangi kepadatan lalu lintas di kawasan stasiun.
Selain itu, KAI Daop 7 Madiun juga membangun peron tinggi yang dirancang sejajar dengan pintu kereta. Fasilitas tersebut diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas bagi seluruh pengguna jasa, termasuk lansia, penyandang disabilitas, anak-anak, serta penumpang yang membawa barang bawaan.
“Keberadaan peron tinggi itu untuk mempercepat proses naik dan turun penumpang. Juga untuk meningkatkan aspek keselamatan dengan mengurangi risiko penumpang terpeleset atau terjatuh akibat perbedaan tinggi antara peron dan kereta,” jelasnya.
Untuk meningkatkan kenyamanan pelanggan saat menunggu kereta, KAI Daop 7 Madiun memasang struktur overcapping modern di area peron. Atap peneduh tersebut berfungsi melindungi penumpang dari paparan sinar matahari maupun hujan serta mendukung integrasi berbagai fasilitas modern, termasuk sistem informasi digital.
“Juga yang dibenahi itu ruang tunggu yang lebih representatif, area bermain anak, dan peningkatan fasilitas sanitasi,” terang Tohari.
Menurut Tohari, seluruh pengembangan tersebut merupakan langkah strategis perusahaan dalam menghadirkan wajah baru Stasiun Madiun sebagai simpul transportasi publik yang modern, inklusif, dan berorientasi pada kepuasan pelanggan.
“Kami akan terus berinovasi untuk menjaga dan meningkatkan standar pelayanan kepada masyarakat,” katanya.
Penataan yang tengah berlangsung itu diharapkan dapat memperkuat peran Stasiun Madiun sebagai salah satu stasiun utama di wilayah Daop 7 sekaligus mendukung peningkatan kualitas layanan transportasi kereta api di Jawa Timur. (Krs)
- Penulis: Kriswanto
- Editor: Diez





