Minggu, 11 Okt 2026
Trending Tags

Tragis, Bocah 9 Tahun di Ponorogo Meninggal Tertimpa Tembok Saat Bermain Petak Umpet

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
  • visibility 155
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Polisi memeriksa lokasi kejadian tembok roboh di Ponorogo. (6/9/2026), Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Nasib tragis dialami R, bocah berusia sembilan tahun di Desa Ketonggo, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo. Korban meninggal dunia setelah tertimpa reruntuhan tembok kamar mandi yang sudah lama tidak digunakan saat bermain petak umpet, Minggu (6/9/2026) siang.

Peristiwa tersebut bermula ketika R bersama tiga temannya bermain petak umpet. Saat permainan berlangsung, korban berlari dan bersembunyi di belakang tembok kamar mandi yang sudah lama tidak terpakai.

Tanpa disadari korban, tembok yang kondisinya telah lapuk tiba-tiba roboh dan menimpa tubuhnya.

Image Not Found
Bocah 9 tahun meninggal tertimpa tembok usang di Bungkal. Foto : Ega-Sinergia

Salah seorang warga, Nuryanto, mengatakan dirinya mengetahui kejadian tersebut setelah diberitahu cucunya bahwa ada temannya yang tertimpa tembok. Ia kemudian bersama cucunya bergegas menuju lokasi.

Setibanya di lokasi, Nuryanto mendapati korban sudah tertimpa reruntuhan tembok. Bersama orang tua korban dan warga lainnya, tubuh korban kemudian dievakuasi dari reruntuhan.

“Lukanya di kepala. Kepalanya belakang, sepertinya ndak sadar,” kata Nuryanto.

Korban selanjutnya dibawa ke puskesmas untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, nyawa korban tidak berhasil diselamatkan dan korban dinyatakan meninggal dunia.

Bangunan kamar mandi tersebut diketahui milik warga setempat dan sudah lama tidak digunakan. Rumah yang menjadi bagian dari bangunan tersebut juga telah lama kosong. Kondisi tembok yang sudah lapuk diduga menjadi penyebab bangunan roboh.

Warga menyebut saat kejadian tidak terjadi angin kencang maupun cuaca buruk yang dapat memicu robohnya tembok.

“Ndak, ndak ada. Ndak ada angin,” ungkap Nuryanto.

Kanit Reskrim Polsek Bungkal AIPDA Hermansyah membenarkan kejadian tersebut. Polisi menerima laporan dari masyarakat terkait seorang anak yang tertimpa reruntuhan tembok bangunan yang sudah usang dan rusak.

“Ya, tadi memang benar kami mendapatkan informasi dari masyarakat tentang adanya anak yang tertimpa reruntuhan tembok karena temboknya sudah usang dan rusak,” ujar Hermansyah.

Hermansyah menjelaskan, saat kejadian empat anak sedang bermain petak umpet. Salah seorang anak kemudian bersembunyi di dekat kamar mandi yang kondisi temboknya sudah tidak layak.

“Tembok tersebut roboh. Dengan adanya kejadian tersebut, kemudian keluarga bersama masyarakat untuk korban dibawa ke puskesmas dan akhirnya meninggal dunia,” jelasnya.

Akibat tertimpa reruntuhan, korban mengalami sejumlah luka, di antaranya pada bagian kaki, tangan, kepala, dan pelipis.

Pihak kepolisian menyebut keluarga korban telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan tidak menuntut pihak mana pun.

“Dari pihak keluarga tidak menuntut dari pihak mana pun dan sudah menerima dengan adanya kejadian tersebut dianggap sebagai musibah,” pungkas Hermansyah. (Ega) 

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Petani Milenial Sayangkan KP3 Vakum, Kran Potensi Penyimpangan Distribusi Pupuk Subsidi Bocor

    Petani Milenial Sayangkan KP3 Vakum, Kran Potensi Penyimpangan Distribusi Pupuk Subsidi Bocor

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun – Komisi Pengawas Pupuk dan Pestisida (KP3) di Kabupaten Madiun yang vakum selama beberapa tahun terakhir dinilai memperlemah pengawasan distribusi pupuk bersubsidi. Kondisi ini membuka peluang terjadinya penyimpangan harga maupun alokasi di tengah ketatnya kebijakan pupuk dari pemerintah pusat. Wakil Ketua Petani Milenial Kabupaten Madiun, Husain Fata Mizani, mengatakan ketiadaan KP3 membuat […]

    Bagikan
  • Kasus DB di Ponorogo Masih Tinggi, RS Sempat Kewalahan

    Kasus DB di Ponorogo Masih Tinggi, RS Sempat Kewalahan

    • calendar_month Selasa, 14 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Sinergia – Kab Ponorogo | Kasus demam berdarah (DB) di Ponorogo, Jawa Timur, terus menunjukkan tren peningkatan memasuki awal tahun 2025. Lonjakan pasien yang signifikan membuat RSU Aisyiyah, Ponorogo, sempat kewalahan menangani pasien hingga beberapa kali menolak pasien baru karena ruang perawatan penuh. Menurut Muh Arbain, Humas RSU Aisyiyah, peningkatan jumlah kasus sudah terlihat sejak […]

    Bagikan
  • BEM Madiun Tolak Pengesahan UU KUHAP, Nilai Banyak Pasal Multitafsir

    BEM Madiun Tolak Pengesahan UU KUHAP, Nilai Banyak Pasal Multitafsir

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 364
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Aliansi Mahasiswa yang tergabung dalam BEM Madiun menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Alun-Alun Kota Madiun pada Rabu (26/11/2025). Aksi tersebut merupakan bentuk penolakan atas disahkannya Undang-Undang Kitab Hukum Acara Pidana (UU KUHAP) oleh DPR RI beberapa waktu lalu. Koordinator lapangan aksi, Maikel Jeksen, menyampaikan bahwa demonstrasi ini merupakan hasil […]

    Bagikan
  • 910 Prajurit TNI Siap Berlatih Operasi Pertahanan Udara di Lanud Iswahyudi dengan Alutsista Canggih

    910 Prajurit TNI Siap Berlatih Operasi Pertahanan Udara di Lanud Iswahyudi dengan Alutsista Canggih

    • calendar_month Senin, 17 Feb 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Berbagai alutsista canggih milik TNI Angkatan Darat, Angkatan Udara, dan Angkatan Laut kini hadir di Lanud Iswahyudi. Alutsista itu akan unjuk gigi dalam Latihan Perkasa Bravo Tahun 2025. Lanud Iswahyudi ditunjuk sebagai lokasi latihan Operasi Pertahanan Udara. Panglima Komando Operasi Udara Nasional (Pangkoopsudnas) TNI AU, Marsdya Tedi Rizalihadi, usai membuka […]

    Bagikan
  • Hore!! Jembatan Gantung Patihan – Sogaten Bisa Dilewati

    Hore!! Jembatan Gantung Patihan – Sogaten Bisa Dilewati

    • calendar_month Rabu, 1 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 199
    • 0Komentar

    KOTA MADIUN – Kabar gembira bagi masyarakat, khususnya bagi warga Kelurahan Patihan dan Kelurahan Sogaten Kecamatan Manguharjo Kota Madiun. Bagaimana tidak, jembatan gantung yang telah lama ditunggu-tunggu akhirnya selesai dibangun dan kini sudah dapat difungsikan. Masyarakat bisa melintasi jembatan gantung tersebut namun harus tetap memperhatikan ketentuan. Jembatan gantung yang dibangun Pemerintah Kota Madiun dengan nilai […]

    Bagikan
  • Satyalancana Karya Satya, Apresiasi Negara untuk 139 ASN Kota Madiun

    Satyalancana Karya Satya, Apresiasi Negara untuk 139 ASN Kota Madiun

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Sebanyak 139 Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Madiun menerima Satyalancana Karya Satya dari Presiden Republik Indonesia sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian mereka selama 10, 20, hingga 30 tahun. Kepala BKPSDM Kota Madiun, Haris Rahmanuddin, menjelaskan bahwa penghargaan tersebut tidak diberikan sembarangan. ’’ASN penerima Satyalancana harus memenuhi syarat, di antaranya […]

    Bagikan
expand_less