Rabu, 21 Okt 2026
Trending Tags

Hujan Lebat Picu Banjir dan Longsor di Ngawi, Puluhan Rumah Terendam

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
  • visibility 404
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
banjir terjang puluhan rumah di Desa Kedunggalar, Kecamatan Kedunggalar. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Ngawi — Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Ngawi pada Selasa siang hingga sore (20/1/2026) memicu serangkaian bencana alam di beberapa kecamatan. Banjir, tanah longsor, hingga robohnya tiang listrik dilaporkan terjadi hampir bersamaan. Daerah paling terdampak berada di Desa Kedunggalar, Kecamatan Kedunggalar.

Sungai setempat tak mampu menahan debit air dan meluap, merendam sedikitnya 50 rumah warga. Ketinggian air di dalam permukiman mencapai setengah meter. Sejumlah rumah warga mengalami kerusakan. Air yang masuk dengan arus kuat bahkan mengakibatkan tembok rumah jebol dan menyeret perabotan keluar. Satu unit truk milik warga yang diparkir di pinggir jalan terbawa arus hingga terseret ke area perkebunan.

Seorang warga, Darni, menuturkan bahwa banjir terjadi begitu cepat. “Air datangnya tiba-tiba. Sejak siang hujan tidak berhenti, tembok rumah saya ambruk dan banyak barang terhanyut,” ungkapnya.

Image Not Found
banjir terjang puluhan rumah di Desa Kedunggalar, Kecamatan Kedunggalar. Foto : Kus-Sinergia

Di Kecamatan Ngrambe, tepatnya Desa Wakah, hujan deras menyebabkan tebing setinggi sekitar empat meter longsor. Material tanah menutup separuh badan Jalan Raya Ngrambe sehingga arus lalu lintas tersendat. Untuk sementara, jalur ini hanya dapat dilalui kendaraan roda dua.

Kerusakan juga terjadi di Desa Ketanghung, Kecamatan Sine. Hujan deras dan angin kencang merobohkan beberapa pohon serta tiang listrik. Salah satu tiang dilaporkan menimpa sepeda motor warga, namun tidak ada laporan korban jiwa.

Kepala Pelaksana BPBD Ngawi, Prila Yudha Putra, menyebut hujan intensitas tinggi menjadi pemicu utama berbagai peristiwa tersebut. Petugas gabungan dari BPBD, TNI-Polri, perangkat desa, dan warga masih melakukan pembersihan di lokasi-lokasi terdampak.

“Curah hujan yang sangat tinggi memicu banjir besar di Kedunggalar, kemudian longsor dan tumbangnya tiang listrik di wilayah Sine. Saat ini pembersihan material terus dilakukan,” jelas Prila.

BPBD meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan susulan, terutama warga yang bermukim di daerah rawan seperti bantaran sungai dan lereng perbukitan.(Kus/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gerak Cepat Satreskrim Polres Madiun Kota Bekuk Pelaku Curanmor

    Gerak Cepat Satreskrim Polres Madiun Kota Bekuk Pelaku Curanmor

    • calendar_month Kamis, 30 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Sinergia|Kota Madiun – Kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) di Jalan Sikatan Kelurahan Nambangan Lor Kecamatan Manguharjo Kota Madiun pada Minggu (26/01/2025) yang sempat viral di media sosial berhasil diungkap jajaran Satreskrim Polres Madiun Kota. Pelaku curanmor yang terekam CCTV warga berhasil dibekuk Desa Cukir Kecamatan Diwek Kabupaten Jombang pada Senin (27/01/2025) dan Selasa (28/01/2025). Pelaku […]

    Bagikan
  • Kursi Ketua Askot PSSI Kota Madiun Masih Lowong, Persiapan Liga Terancam Tersendat

    Kursi Ketua Askot PSSI Kota Madiun Masih Lowong, Persiapan Liga Terancam Tersendat

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 225
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Jabatan Ketua Asosiasi Kota (Askot) PSSI Kota Madiun hingga kini belum terisi setelah ditinggal almarhum Andi Raya Bagus Miko Saputra. Belum adanya figur yang siap memimpin organisasi sepak bola tertinggi di tingkat kota itu dikhawatirkan berdampak pada persiapan liga yang dijadwalkan bergulir 7 Desember mendatang. “Benar, sementara ini kursi ketua […]

    Bagikan
  • Peran Pendamping Dewan Disorot, Diduga Jadi Penghubung Skema Korupsi Pokir

    Peran Pendamping Dewan Disorot, Diduga Jadi Penghubung Skema Korupsi Pokir

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 236
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Peran tenaga pendamping dewan dalam kasus dugaan korupsi dana hibah pokir DPRD Magetan menjadi perhatian serius penyidik. Tiga dari enam tersangka dalam perkara ini diketahui berasal dari unsur pendamping dewan. Kepala Kejari Magetan, Sabrul Iman, mengungkapkan bahwa pendamping dewan diduga memiliki peran strategis dalam menjalankan skema penyimpangan. “Mereka berada pada posisi […]

    Bagikan
  • Layanan Adminduk di Kecamatan Kembali Dibuka, Akses Warga Kini Lebih Mudah

    Layanan Adminduk di Kecamatan Kembali Dibuka, Akses Warga Kini Lebih Mudah

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Setelah terhenti sejak Maret 2025, pelayanan administrasi kependudukan (Adminduk) di tingkat kecamatan di Kabupaten Magetan akhirnya kembali berjalan. Mulai November 2025, warga di sejumlah wilayah dapat kembali mengurus berbagai dokumen tanpa harus mendatangi Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Magetan. Disdukcapil Magetan memastikan bahwa dari 18 kecamatan, 10 diantaranya kembali […]

    Bagikan
  • Puluhan Siswa Sakit, Pihak SMKN 1 Sine Tunggu Pemeriksaan Lab dari Dinkes Ngawi

    Puluhan Siswa Sakit, Pihak SMKN 1 Sine Tunggu Pemeriksaan Lab dari Dinkes Ngawi

    • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Suasana upacara Hari Kesaktian Pancasila di SMKN 1 Sine, Kabupaten Ngawi, Rabu (01/10/2025), berubah panik ketika puluhan siswa tiba-tiba mengalami gejala sakit perut, pusing, hingga sesak napas. Sejumlah siswa harus mendapatkan perawatan intensif di Puskesmas Sine, Puskesmas Ngrambe, dan RS Aisyiyah. Kepala SMKN 1 Sine, Agus Setyabudi, menjelaskan bahwa awalnya hanya […]

    Bagikan
  • Awal 2026, Magetan Dilanda 50 Kejadian Bencana, Cuaca Ekstrem Jadi Pemicu Utama photo_camera 3

    Awal 2026, Magetan Dilanda 50 Kejadian Bencana, Cuaca Ekstrem Jadi Pemicu Utama

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 454
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Awal tahun 2026, Kabupaten Magetan kembali menghadapi tingginya frekuensi kejadian bencana. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Magetan mencatat 50 kejadian bencana dan peristiwa sepanjang 1–31 Januari 2026. Mayoritas di antaranya dipicu oleh cuaca ekstrem. BPBD melaporkan bahwa kejadian bencana terjadi hampir merata di seluruh kecamatan. Kecamatan Magetan menjadi wilayah dengan jumlah […]

    Bagikan
expand_less